
Meskipun Sean fokus mengamati liontin milik Alexa dia tetap mendengarkan apa saja yang diucapkan oleh gadis itu.
“Oh of like that could you order me just one drink ?”ucap Sean memohon pada Alexa untuk memesankan minuman untuknya.
“Yes of course sir, i will order it for you now...”jawab Alexa yang tidak keberatan lelaki itu meminta tolong pada dirinya.
Alexa terdiri dari tempat duduknya kemudian menuju ke kios dan memesan satu minuman untuk Sean.
Alexa Kembali ke tempat duduk dan menyerahkan minuman yang telah dipesannya pada Sean.
“Oh merci... mademoiselle... emm...thanks a lot.”jawab Sean berterima kasih yang tak sengaja menjawabnya dengan bahasa Perancis.
“Oh... you are from Franche. Bien... de rien.”balas Alexa sambil tersenyum dan membalasnya dengan bahasa yang sama dengan Sean.
Sean sedikit terkejut saat Alexa bisa menjawab perkataannya dalam bahasa Perancis.
“Ternyata gadis ini punya kemampuan lain. Ku rasa dia juga mempunyai kemampuan tersembunyi lainnya yang belum ku ketahui.”batin Sean sambil menerima minuman yang sudah di pesankan oleh Alexa.
Sean kemudian menyerahkan uang pada Alexa sebagai ganti gadis itu sudah membayarnya duluan. Karena Alexa mengerti bahasa Perancis mereka berdua pun mengobrol dalam bahasa Perancis.
“Nona tolong terima ini...”ucap Sean mengeluarkan uang dari dompetnya.
“Oh tidak perlu.. tak masalah anggap saja itu traktiran kecil dariku.”ujar Alexa menolak sambil tersenyum kecil menatap Sean.
__ADS_1
“Terima kasih kalau begitu...”jawab Sean lalu meminum minuman tadi.
Alexa diam dan menatap lelaki yang duduk di depannya saat dia sedang minum.
“Lelaki ini sepertinya bukan orang biasa... dia seperti dari kalangan atas.”batin Alexa saat mengamati pakaian yang dikenakan Sean dan sikapnya yang elegan berbeda dengan turis lainnya yang pernah dia temui.
Alexa sempat merasa kagum dengan paras Sean yang memukau. Namun dia tidak berpikir lebih tentang itu.
Saat Alexa mengeluarkan ponsel yang di bawanya dan menunduk, Sean balas memperhatikan dirinya.
“Liontin itu benar-benar asli bukan imitasi.”gumam Sean setelah mengamatinya kembali dan memastikan barang itu memiliki harga dan nilai tinggi.
Setalah selesai minum Sean kembali mengobrol dengan Alexa.
Alexa memegang liontin nya kemudian menatap Sean kembali.
“Liontin ini adalah pemberian dari almarhum ibuku.”balas Alexa.
“Oh... aku kira itu bisa dibeli di suatu tempat di sini...”balas Sean menanggapi dan pura-pura tak tahu.
“Nona aku tertarik pada liontin mu... apa aku boleh membelinya ?” ucap Sean halus menjalankan rencana A. Jika Alexa bersedia menjual liontin itu padanya, makanya semuanya beres dan cepat selesai. Namun jika Gadis itu tak mau menjual London itu padanya maka dia menjalankan rencana B dan akan mengambilnya dengan paksa.
“Maaf... aku tidak akan menjual barang ini. barang ini sangat berharga bagiku dan tak bisa dinilai dengan materi berapapun itu.”jawab Alexa menolak secara halus.
__ADS_1
Sean tampak kecewa mendengar jawaban gadis itu. meskipun Sebenarnya dia tak tega melakukan pada gadis itu setelah mendengar penjelasannya jika liontin itu merupakan wasiat dari ibunya, namun dia tak bisa pulang kembali ke negaranya dengan tangan hampa.
Alexa lirik arloji di tangan kanannya yang menunjukkan waktu jika sudah saatnya dia kembali untuk mendampingi para turis menuju ke area resort lainnya.
Alexa berdiri dari tempat duduknya kemudian menatap lelaki di depannya.
“Maaf aku mau kembali dulu untuk memandu turis lainnya. Silahkan menikmati waktumu di sini.”ucap Alexa berpamitan pada Sean.
Sean yang tak ingin jauh dari Alexa mencari alasan lain supaya dia bisa tetap berada di dekatnya.
“Nona... kebetulan sekali aku terpisah dari rombongan ku, bisakah aku ikut denganmu untuk mencari rombongan ku ?”ucap Sean setelah menemukan alasan yang tepat.
Alexa diam sejenak dan berpikir sebenarnya dia tidak mau mengajak Sean bersamanya, namun hati nuraninya tidak tega menelantarkan lelaki itu.
“Ya baiklah.... silahkan ikut denganku kembali ke lokasi. Dan aku akan membantumu menemukan rombongan mu nanti.”balas Alexa.
“Terima kasih kau sudah membantuku lagi nona...”jawab Sean senyum kecil menatap Alexa karena gadis itu mengizinkan dirinya untuk mengikutinya.
Alexa berjalan keluar dari kios menuju ke lokasi resort. Sedangkan Sean berjalan di belakang Alexa dan mengikutinya kembali ke pantai.
Setelah sampai di tempat Alexa kembali ke rombongan turis yang di pandunya sedangkan Sean berdiri tak jauh dari Alexa dan memikirkan sebuah cara lagi agar dia bisa mengambil liontin milik Alexa.
BERSAMBUNG....
__ADS_1