Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 35 Balasan Dari Dyana


__ADS_3

Alexa kembali duduk ke tempat tidur dia pun tidak tahu nomor siapa yang meneleponnya dan segera mengangkatnya.


Di lain tempat di perusahaan Sean. Di bagian staff HRD sedang tampak sibuk sekali hari ini. beberapa staf yang ada di sana berkutat dengan telepon yang ada di meja dan tak henti-hentinya menghubungi beberapa nomor.


“Halo benar ini dengan saudara Bella... anda mendapatkan panggilan tes dari Aldric group untuk besok. Di mohon kedatangannya tepat waktu untuk mengikuti tes.” ucap seorang staf menelepon peserta tes sambil membaca berkas lamaran yang dipegangnya.


Di meja lain juga tampak hal yang sama.


“Kring.... kring... kring...”suara telepon masuk.


Arus telepon keluar masuk cukup tinggi hari ini. Telepon berdering silih berganti hingga terkadang tak bisa membedakan telepon mana yang berdering.


“Oh teleponku yang berdering...”ucap seorang staf yang menempati telepon di mejanya terus berdering. Dia kemudian mengangkatnya.


“Maaf nama ini barusan menghubungi nomor teleponku kira-kira ini dari mana ?”ucap seseorang dari telepon.


“Ya nona ini dari Aldric Group. Kami tadi menelpon anda untuk memenuhi panggilan tas yang akan diadakan besok.”jawab staf tadi menjelaskan jadwal panggilan tes kemudian menutup teleponnya setelah selesai menjelaskan.


Staf lain sedang membaca sebuah berkas lamaran dan memegang telepon.


“Halo... benar ini dengan Nona Alexa Deswari ?”ucap seorang staf berbicara di telepon.


“Ya benar... maaf ini dari mana...”balas Alexa bertanya karena jika tidak mengenal suara yang meneleponnya.


“Nona ini dari Aldric Group. Tolong dengarkan baik-baik. Anda mendapatkan panggilan tes untuk besok di perusahaan kami. Mohon datang tepat waktu.”ucap staf itu menjelaskan.


Alexa kelihatan terkejut namun senyum terpancar di wajahnya.

__ADS_1


“Baik terima kasih atas informasinya....”ucap Alexa.


Gadis itu menaruh kembali ponsel ke meja setelah selesai menerima telepon.


“Tak sia-sia aku mengirimkan lamaran ke perusahaan itu. semoga saja aku bisa bertemu dengannya besok.”gumam Alexa tersenyum lebar sambil membayangkan sosok Sean.


Alexa kemudian segera memakai baju dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk tes besok.


Siang hari Alexa duduk di dekat jendela dengan membuka jendela membiarkan angin berhembus masuk ke dalam kamarnya. Gadis itu duduk sambil membawa laptop.


“Oh ya... apakah Dyana sudah membalas pesanku ?”gumamnya saat teringat pada pesan yang sebelumnya sudah dia kirimkan di akun media sosial.


Alexa segera membuka akun media sosialnya dan masuk ke beranda untuk mengecek pesan balasan dari Dyana.


“klik... klik... klik...”Alexa melihat kotak masuknya dan ternyata kosong sama sekali tidak ada pesan yang masuk untuk dirinya.


“Jadi Dyana belum membalasnya... mungkin saja dia sedang bekerja saat ini...”ucap Alexa terlihat kecewa karena belum mendapatkan balasan dari Dyana.


“Oh... kenapa sekarang aku tak bisa melihat semua informasi pada profilnya Sean....”gumam Alexa yang terkejut saat dia tak bisa menemukan aktivitas apapun yang diunggah lelaki itu saat ini.


Dia mencoba masuk ke akun lain untuk membuktikan kecurigaannya. Dia pun masuk ke akun secara random dan coba melihat beranda akun itu. Semua postingan bisa dia lihat.


Alexa kembali melihat akun Sean dan akan tak bisa melihat profil ataupun informasi dan postingan Sean.


“Jadi lelaki ini sengaja memblokir akun lain yang tidak ada di daftar pertemanannya...agar bisa melihat informasi yang dia posting.”gumam Alexa yang akhirnya mengetahui jika Sean memproteksi akun media sosialnya.


Namun Alexa tak kehabisan akal. Dia pun membuat akun media sosial baru dengan nama baru.

__ADS_1


“klik...klik...”Alexa membuat akun media sosial baru dengan nama Potter kemudian memasang foto seorang lelaki yang dianggap ambil secara bebas dari internet.


Langkah selanjutnya Alexa mengajukan permintaan pertemanan pada akun Sean setelah dia selesai membuat akun baru.


“Tinggal menunggu permintaan pertemanan ku dikonfirmasi saja. Semoga saja besok dia sudah menerima permintaan temanku saat aku membuka akun media sosial ku kembali.”batin Alexa sambil tersenyum lebar kemudian keluar dari akun media sosialnya lalu mematikan laptopnya.


Alexa tiba-tiba merasa mengantuk dan dia boleh menaruh laptop tadi ke meja kemudian memberikan dirinya ke tempat tidur.


Malam harinya Alexa kembali membuka laptop dan masuk ke akun media sosialnya.


Dia mengecek permintaan pertemanan yang dikirimkan pada Sean, namun permintaan darinya belum diterima. Dia pun kemudian masuk ke beranda dan melihat ada pesan masuk untuk dirinya dan ternyata itu dari Dyana.


“Dia sudah membalas pesanku. Semoga saja dia online saat ini.”ucap Alexa tersenyum kecuali saat melihat dan membaca balasan dari Dyana ditambah lagi akun itu ternyata saat ini sedang online.


Alexa kembali membalas pesan Dyana.


“Miss Dyana... bisa kita bertemu malam ini sekedar untuk berbincang-bincang ?”ucap Alexa membaca apa yang ditulis kemudian mengirimnya.


Karena akun Dyana sedang aktif dia pun segera mendapatkan balasan darinya.


Alexa membaca pesan balasan dari Dyana yang menanyakan di mana lokasi keberadaannya saat ini.


“Aku berada di Auberge de la lune. Dimana kita bisa bertemu ?”balas Alexa membaca tulisan yang dia ketiknya untuk Dyana.


Ternyata Dyana saat ini berada di sebuah kafe yang berada jauh dari penginapan tempat Alexa berada saat ini.


“Baik jika berkenan aku akan menemui mu di Cafe sekarang juga.”balas Alexa.

__ADS_1


Dan setelahnya gadis itu segera bersiap dan mengambil jaket tebal yang dia gantung di gantungan persiapan untuk bertemu dengan Dyana.


BERSAMBUNG...


__ADS_2