Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 36 Bertemu Dengan Dyana


__ADS_3

Setelah selesai memakai jaket tebalnya, Alexa mematikan laptop dan menyimpannya ke laci yang ada di kamar.


Gadis itu kemudian menyalakan ponselnya dan membuka akun media sosialnya dari sana.


“Baiklah aku berangkat sekarang...” gumamnya lalu membaca lagi alamat dan melihatnya di peta untuk mencari tempat yang disebutkan oleh Dyana.


Alexa terus melihat peta di ponselnya dan mengikuti arah yang ditunjukkan padanya melalui ponsel.


“Cafe Natatoila ada di depan mu.”ucap penunjuk arah dari ponsel Alexa.


Alexa melihat sebuah cafe ada di depannya. Namun dia masih belum yakin karena peta bisa saja salah.


Alexa mematikan layanan peta di ponselnya. Gadis itu kemudian beralih masuk kembali ke akun media sosialnya dan mencoba menghubungi Dyana.


“Tik... tik... tik...”Alexa masuk ke beranda dan mencari akun Dyana. Dia lalu mengetik sebuah pesan untuknya.


Alexa kembali menetap cafe yang ada di depannya sambil menunggu balasan dari Dyana.


“Hmm... kira-kira Dyana yang mana... apa dia orang yang sama dengan foto yang di pasang di profilnya ?”gumam Alexa melihat pelanggan yang ada di cafe itu dan mencari sosok Dyana.


“Ding...”suara pesan masuk dari ponsel Alexa.


Gadis itu pun membuka ponselnya dengan cepat dan membaca balasan dari Dyana.


“Oh jadi aku sudah berada di arah yang benar dan cafe di depan ku benar cafe yang ku tuju.”gumam gadis itu.


Alexa tidak mau apa-apa dan asal masuk meskipun tempat yang ditujunya sudah benar. Dia pun kembali menulis di dinding Dyana.


“Dyana tolong keluar lah, berdiri atau beri tanda aku. Aku memakai baju....bla...bla...”gumam Alexa kemudian menuliskan apa yang dia ucapkan dan menjelaskan ciri-cirinya pada Dyana.


Lima menit setelah menunggu balasan dari Dyana. ada seorang gadis berambut pirang sebahu keluar dari cafe. Gadis itu menatap ke depan dan seolah mencari seseorang.

__ADS_1


Alexa yang melihat seorang gadis yang tampak sedang mencari seseorang, berjalan maju dan menghampirinya.


“Permisi... apa kau Dyana ?”ucap Alexa bertanya pada gadis yang mengenakan sweater coklat susu.


Gadis Itu tampak tersenyum lebar dan memperlihatkan deretan gigi putihnya yang tersusun rapi sebelum membalas pertanyaan Alexa.


“Jadi... apa kau adalah Alexa ?”ucap gadis cantik dan seksi itu balik bertanya pada Alexa.


Alexa mengangguk sambil tersenyum kecil menatapnya.


“Alexa... aku Dyana... akhirnya kita bertemu juga...”ucap Dyana tersenyum lebar menatap dan mengamati Alexa untuk beberapa saat. Gadis itu pun kemudian memeluk Alexa.


“Ayo kita masuk ke cafe dan bicara di sana...”ucap Dyana pada Alexa.


“Ya... ayo...”jawab Alexa.


Alexa mengikuti Dyana berjalan masuk ke cafe. mereka berdua kemudian duduk di kursi kosong yang ada di paling ujung ruangan.


“Tidak usah Dyana... aku hanya ingin bertemu denganmu saja.”jawab Alexa menolak.


“Ah tak apa...” balas Dyana bersi keras dan tetap memesankan Alexa makanan karena tak enak baginya jika makan sendiri.


Mereka berdua pun mengobrol sambil menunggu hidangan yang mereka pesan datang.


“Dyana... kau sangat berbeda dengan foto profil yang kau pasang di akun media sosial mu.. dan membuatku tidak mengenalimu.”ucap Alexa memandangi wajah Diana yang berbeda dengan foto profil di akun media sosial yang memang bukanlah dirinya.


“Ya....aku tak suka memajang foto asliku di akun media sosial untuk menghindari fans gila yang mengejar ku...”balas Dyana sambil tersenyum kecil.


Alexa sedikit berpikir siapa sebenarnya Dyana ini ? Kenapa banyak fans yang mengejarnya ? Dan semua pertanyaan itu akhirnya terjawab sendiri.


“Oh... permisi... ?” balas Alexa yang kurang mengerti pada perkataan Dyana.

__ADS_1


Dyana kemudian menjelaskan jika dirinya adalah seorang model. Dan banyak fans yang mengejarnya. Apabila dia memposting foto aslinya tapi media sosial maka bisa dipastikan dia tak akan bisa menikmati waktunya berteman dengan yang lainnya seperti orang biasa.


“Oh... jadi dia seorang model... pantas saja dia cantik sekali dan modis.”batin Alexa menatap Dyana dan mengagumi kecantikannya.


Tak lama kemudian hidangan yang mereka pesan datang. Alexa dan Dyana menikmati menu makanan itu.


“Alexa... aku senang berkenalan denganmu dan mempunyai teman dari negara lain sepertimu.”ucap Dyana sambil makan steak beef.


“Ya aku juga senang mempunyai teman seseorang yang terkena seperti dirimu...”balas Alexa berterus terang.


“Oh ya... kau bilang kau ke sini untuk jangka waktu tertentu jadi apa kau ada urusan di sini ?”tanya Dyana.


“Ya... sebenarnya aku ke sini...”Alexa menjelaskan kedatangannya ke negeri ini untuk suatu urusan, mengambil liontinnya kembali.


Dyana dan Alexa pun tampak mengobrol dan mereka sepertinya cocok satu sama lain.


Dyana Yang penasaran liontin apa sebenarnya yang dicari oleh gadis itu bertanya padanya.


“Ini liontin milik ku yang kau cari. Apa kau pernah melihatnya di sini ?”ucap Alexa sambil menunjukkan foto terakhir liontin miliknya pada Dyana.


Dyana melihat foto yang ditunjukkan oleh Alexa di ponsel. Dia seperti pernah melihat liontin itu dan mencoba mengingatnya kembali.


“Kenapa liontin ini mirip sekali dengan liontin yang dipakai oleh CEO dari Aldric Group yang dipasang beberapa waktu yang lalu....”batin Dyana selalu ingat pada postingan Sean.


“Tidak... aku belum pernah melihatnya secara langsung...”timpal Dyana.


Karena Dyana seorang model, Alexa berpikir jika dia mungkin saja mengenal Sean.


“Dyana... apa kau kenal dengan sosok Sean Aldric ?”tanya Alexa tiba-tiba.


Dyana tampak terkejut Alexa bisa menyebutkan nama terpopuler di kota itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2