Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 18 Mengambil Liontin


__ADS_3

Melihat Sean yang masih menunggu dirinya, Alexa hanya memberi pengarahan singkat pada para turis yang di pandunya. Setelah selesai memberi pengerahan pada para turis. Para turis kembali beraktivitas ke resort lainnya dan Alexa segera meninggalkan mereka kemudian kembali ke tempat Sean menunggunya.


“Maaf menunggu lama... apa tuan sudah menemukan rombongan tuan ?”tanya Alexa pada Sean.


“Belum...”jawab Sean sambil menoleh ke arah kiri dan kanannya untuk mencari rombongannya.


Alexa nama diam dan berpikir bagaimana caranya mencari rombongan Sean.


“Apa tuan tahu siapa guide yang memandu mu tadi ? Mungkin aku bisa mencarinya.”ucap Alexa lagi menatap Sean yang berdiri di depannya berharap lelaki itu Ingat siapa nama guide yang memandu rombongannya.


Sean diam dan menerapkan dari mencoba mengingat nama guide yang memandunya tadi.


“Maaf nona... aku tak bisa mengingat namanya. Dia seorang lelaki berusia sekitar 25 tahunan dengan ciri-ciri tinggi 175 cm, berambut hitam, memakai baju atasan berwarna merah dan celana hitam.”jelas Sean mendata karena dia memang tidak tahu siapa nama guide nya tadi.


“Oh... siapa ya...”timpal Alexa setelah mendengar penjelasan detail dari Sean. Dia pun mencoba mengingat-ingat teman guide lelaki satu per satu yang hari ini bekerja.


“Dari ciri-ciri yang anda jelaskan itu mirip dengan temanku bernama Marco. Apa mungkin itu dia ?”ucap Alexa setelah mengingat salah satu temannya yang sesuai dengan deskripsi yang dijelaskan oleh Sean.


“Tuan... tolong tunggu di sini aku akan mencari temanku itu dan kembali lagi ke sini.”ucap Alexa yang berinisiatif untuk segera mencari temannya itu.


Alexa terbalik kemudian berjalan pergi meninggalkan Sean untuk mencari Marco.


Sean tak mau jauh dari Alexa meskipun gadis itu bilang dia akan segera kembali padanya. Dia hanya waspada jika saja Alexa tak kembali padanya.


“Nona... tunggu... nona aku tidak tahu nama mu...tunggu !”teriak Sean sambil berjalan mengejar Alexa.


Alexa berhenti dan berbalik.


“Panggil saja aku Alexa. Tunggu di sini sebentar... hanya sebentar saja dan aku akan segera kembali.”ucap Alexa memberi penjelasan lagi agar lelaki itu tak mengikuti dirinya.


“Nona Alexa... tunggu lebih baik aku ikut denganmu saja. Aku tidak tahu daerah ini dan aku khawatir jika nanti tersesat lagi.”balas Sean beralasan dan merubah raut mukanya menjadi raut muka orang bingung.


“Ya baiklah kau boleh ikut denganku.”balas Alexa dengan terpaksa dan merasa lelaki itu sekarang jadi merepotkan dirinya.

__ADS_1


Alexa kembali berjalan mencari Marco dengan Sean yang berjalan di sampingnya.


Dia mendatangi satu per satu teman guide lelaki yang ditemuinya di area resort.


“Rava... apa kau melihat Marco ?”tanya Alexa pada temannya.


“Ada apa kau mencari dia ?”ucap Rava balik bertanya.


Alexa menjelaskan apa yang terjadi pada Rava jika Sean mencari rombongannya.


“Aku tidak tahu di mana Rafa sekarang tapi beberapa menit yang lalu aku bertemu dia di sana.”jawab Rava sambil menunjuk ke suatu arah.


Alexa pun segera pergi ke arah yang ditunjuk oleh Rava barusan bersama Sean.


Alexa menerobos keramaian para pengunjung resort saat ini untuk mencari Marco. Untung saja dia melihat lelaki yang dicarinya sedang berdiri di tapi pantai mengawasi para turis.


“Marco... akhirnya aku menemukan mu juga.”ucap Alexa sambil menepuk bahu Marco.


“Ada apa Alexa... ?”tanya Marco berbalik menatap Alexa.


“Sial... dimana turis tadi ?”ucap Alexa bingung mencari turis yang dia belum mengetahui namanya.


Sementara Marco hanya dia melihat Alexa yang kebingungan.


Di lain tempat tak jauh dari Alexa berada saat ini Sean sedang mempersiapkan diri untuk mengambil liontin Alexa.


Lelaki itu sedang berbicara pada turis lainnya, seorang turis wanita seolah bekerja sama dengannya.


“Thank you miss for helping me. Let's start now.”ucap Sean pada turis wanita yang baru ditemuinya di sana.


Beberapa menit kemudian setelah mereka selesai berbicara, mereka berdua bergerak menerobos keramaian untuk mencari Alexa.


“That's the target. Help me please, now.”ucap Sean pada turis wanita tadi sambil menunjuk Alexa.

__ADS_1


Sean kemudian keluar dari keramaian menuju ke tempat Alexa berada. Dia melihat gadis itu sedang bingung, mungkin saja mencari dirinya.


“Miss Alexa.... !”teriak Sean sambil melambaikan tangannya.


Alexa berbalik saat mendengar namanya dipanggil. Dia melihat Sean dan segera menghampirinya.


“Tuan aku mencari mu... ku kira kau tersesat lagi.”ucap Alexa yang merasa lega berjumpa lagi dengan Sean.


“Marco... ini turis yang ku bilang tadi hilang dari rombongan mu.”ucap Alexa menatap Marco.


Mereka bertiga kemudian bicara. Di tengah pembicaraan Sean menoleh ke samping kiri dan menatap sepintas turis wanita yang dia mintai tolong tadi.


Seketika turis wanita tadi langsung beraksi. Dia meminta turis lainnya berjalan persamaan menuju ke arah Alexa.


Saat ini di tempat Alexa berada banyak turis yang berjalan dan beraktivitas di sekitarnya.


“buk... !”Seorang turis berlari dan menubruk Alexa hingga gadis itu jatuh.


Baru saja Alexa berdiri seorang turis lainnya melintas di sampingnya dan hampir menubruknya lagi.


“Sekaranglah saatnya.”batin Sean.


Sean menghampiri Alexa dan menariknya dalam pelukannya untuk menghindari terus lainnya akan menubruk Alexa.


Sean mengeluarkan peralatan yang di bawanya, sebuah capit multifungsi. Dia menggunakan alat itu untuk mengambil liontin Alexa saat belum melepas pelukannya.


“Dapat... !”batin Sean sambil tersenyum sambil berhasil mendapatkan liontin yang dicarinya kamu lihat segera memasukkan liontin itu ke saku celananya dan merubah kembali alat yang terakhir digunakannya menjadi sebuah gelang di tangannya.


“Nona... kau tidak apa ?”tanya Sean pada Alexa setelah melepaskan pelukannya.


“Aku tidak apa... terima kasih sudah membantuku.”jawab Alexa menatap Sean.


Alexa kemudian menjelaskan pada Marco yang ada di dekatnya dan menunjukkan Sean padanya.

__ADS_1


Sean kemudian kembali bersama Marco dan rombongannya, sedangkan Alexa perjalanan kembali mencari turis yang di pandunya dan tidak menyadari liontinnya telah hilang.


BERSAMBUNG...


__ADS_2