Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 39 Berhasil Mengambil Liontin


__ADS_3

Sean diam sebentar untuk menata hati dan menenangkan pikirannya. Sementara Alexa sudah tak sabar tes itu segera di mulai.


Sean menatap tepat ke mata Alexa yang tampak tenang sama sekali tidak nampak keraguan di sana.


“Gadis ini kenapa bisa senang ini... apa sebenarnya tujuan dia kemari...”batin Sean masih bertanya-tanya tentang tujuan gadis itu.


“Kenapa interviewnya belum dimulai... apa yang dia pikirkan saat ini...”batin Alexa tak sabar menunggu.


Sean memulai interviewnya dengan Alexa. Dia memulai mengajukan beberapa pertanyaan pada gadis itu.


“Baik nona Alexa... bisa beritahukan padaku apa tujuanmu melamar ke sini ?”ucap Sean mengajukan pertanyaan pertamanya.


“Aku tertarik bekerja di perusahaan nomor satu di kota ini dan mencoba mengadu nasib di sini.”jawab Alexa dengan gamblang tanpa keraguan sedikitpun.


“Lalu bagaimana dengan pekerjaanmu sebelumnya... bukannya kau lebih tertarik dengan pekerjaan mu sebelumnya ?”tanya Sean lagi menyambung pertanyaan pertama.


“Aku memang suka dengan pekerjaanku sebelumnya namun aku berubah pikiran saat tiba di sini dan ingin mencoba bekerja di sini.”jawab gadis itu lagi sambil menatap tepat ke mata Sean.


Sean kembali mengajukan pertanyaan kedua untuk Alexa.


“Nona Alexa bisa kau menceritakan tentang identitas mu padaku... ?”tanya Sean lagi.


Alexa menceritakan biodatanya pada Sean mulia dari nama, tanggal lahir, hobi, dan pengalaman kerjanya sebelumnya.


Sean mendengarkan jawaban Alexa dan memikirkan pertanyaan selanjutnya.


“Nona Alexa bagaimana dengan status mu jika kau diterima kerja di sini... ?”tanya Sean lagi.


“Aku akan menjadi pekerjaan asing di sini dan mengikuti semua peraturan di perusahaan ini.”jawab Alexa dengan mantap tanpa keraguan sedikitpun.


Sean terus mengajukan pertanyaan untuk Alexa hingga sepuluh menit ke depan dan Alexa menjawab semua pertanyaan dari Sean dengan lancar.


“Aku rasa tas interviewnya Cukup sampai di sini. Jika memang Nona Alexa memenuhi standar dan kualifikasi perusahaan ini maka nona akan mendapatkan telepon.”ucap Sean pada Alexa mengakhiri sesi interview kali ini.

__ADS_1


“Terima kasih...”ucap Alexa sambil tersenyum kecil menatap Sean.


Gadis itu kemudian berdiri dan mengulurkan tangan untuk menjabat tangan Sean.


Sean pun mengulurkan tangannya dan menjabat tangan Alexa.


“Senang bisa berjumpa kembali dengan tuan Sean. kuharap aku mempunyai kesempatan besar untuk bisa bekerja di sini.”ucap Alexa mencoba mengulur waktu.


“Ya nona Alexa senang juga bertemu dengan mu.”balas Sean sambil tersenyum kecil membalas senyuman Alexa.


Tangan kiri Alexa dengan sengaja menjatuhkan air mineral yang ada di meja.


“buk...”suara botol air mineral yang jatuh ke lantai.


“Maaf... aku tidak sengaja.”ucap Alexa terlihat panik.


“Tidak apa...”balas Sean.


Sementara itu Alexa segera memanfaatkan kesempatan yang ada. Dia ikut berjongkok dan mengambil batang air mineral yang jatuh ke lantai.


Alexa memegang botol yang jatuh ke lantai dengan tangan kanan. Sedangkan tangan kirinya meraih tangan kiri Sean yang tidak memegang apapun.


Dengan gerakan cepat yang sudah terlatih, Alexa berhasil menemukan gelang di tangan kiri Sean. Dia pun segera mengambilnya dengan cepat lalu memasukkan dalam saku bajunya.


“Oh maaf...”ucap Alexa memegang tangan kanan Sean yang juga ikut mengambil botol mineral yang jatuh ke lantai.


“Oh tak apa... terima kasih.”ucap Sean menatap Alexa.


Gadis itu kemudian melepaskan tangannya setelah asin benar-benar memegang botol air mineral yang jatuh ke lantai dan membawanya kembali.


Alexa pun kemudian segera berjalan keluar dari ruang tes saat melihat peserta tes lainnya yang masuk dan menunggu interview.


Sean kembali duduk sambil menatap punggung Alexa yang akhirnya menghilang dari pandangannya.

__ADS_1


Sean kembali duduk saat melihat seorang peserta tes lain berjalan menuju ke tempatnya.


“Silahkan duduk...”ucap Sean menyambut seorang peserta tes yang barusan datang.


Seorang lelaki berbagai rapi berusia sekitar 23 tahunan duduk di depan meja Sean.


“Baiklah kita mulai interviewnya sekarang.”ucap Sean segera memulai tesnya karena masih banyak peserta tes yang harus di interview.


Sementara itu di luar ruangan, Alexa kembali ke tempat tes sebelumnya. Namun saya tiba di ruangan tas sebelumnya dia mendapatkan informasi jika tes hari ini sudah berakhir dan jika sudah mengikuti tes interview maka boleh pulang dan menunggu panggilan selanjutnya.


Alexa kelihatan senang luar biasa karena dia sudah mendapatkan kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya.


“Aku tak menyangka akan semudah ini mengambil kembali liontin milikku.”gumam Alexa sambil berjalan menuju lift.


Gadis itu segera masuk ke lift saat tiba di depan sebuah lift sebelum pintunya tertutup.


“Ding...” pintu lift terbuka. Alexa segera keluar beramai-ramai dari dalam negeri bersama peserta tes lainnya yang juga turun.


“tap... tap... tap...”Alexa berjalan keluar dari perusahaan Sean dan menuju ke jalan raya.


Tiba tetapi jalan dia menunggu taksi yang lewat.


“Taksi... !”panggil Alexa saat melihat sebuah taksi yang melintas di depannya.


Sebuah taksi berhenti dan Alexa segala masuk ke dalam taksi.


“Tolong ke auberge de la lune.”ucap Alexa pada sang sopir.


Sopir taksi itu mengangguk dan melesat menuju ke penginapan tempat Alexa menginap.


Sementara itu Sean masih belum menyadari jika saat ini gelang yang dia pakai sudah hilang dari tangannya. Lelaki itu masih tampak sibuk melakukan tes interview dengan para peserta tes lainnya.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2