Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 32 Bertemu Sean


__ADS_3

Sean masih duduk di kursinya dan mencoba mengingat kembali wajah Alexa yang masih ada dalam ingatannya.


“Alexa... kenapa kau harus mengembalikan cek tunai itu padaku... berapa banyak biaya yang kau habiskan untuk menemui ku ke sini...”batin Sean tersenyum kecil dan heran saja pada tingkah gadis itu dan mengira gadis itu tarik pada dirinya.


Sean yang belakangan ini sangat tertarik pada liontin Ratu Louis IV, Marie Antoinette menjadikan liontin itu sebagai liontin untuk gelangnya dan menyerahkan pada designer untuk membuat desain dan merakitnya. Lelaki itu menjadikan liontin itu sebagai keberuntungannya dan memakainya kemanapun dia berada.


“Ya... aku harus melepas gelang ini dulu jika menemuinya...”ucap Sean saat melihat gelang di tangan kirinya.


Sean kemudian melepas gelang yang dipakainya dari tangan kiri dan memasukkannya ke saku baju.


“Baiklah aku akan menemui gadis itu sekarang. Karena hari ini pekerjaanku banyak.”ucap Sean.


Sean berdiri dari tempat duduknya kemudian keluar dari ruangannya menuju ke lift.


“Ding...”Sean masuk ke lift khusus yang disediakan untuk dirinya dan tak ada staf lain yang menggunakan lift itu. Dia menekan tombol angka satu dan pintu langsung tertutup.


Dalam hitungan detik pintu lift kembali terbuka. Sean keluar dari lift. Pria itu berjalan menuju ke meja resepsionis.


“Judas bilang ada tamu untukku di mana dia sekarang... ?”ucap Sean bertanya pada salah satu petugas resepsionis.


“Tamu tuan Sean ada di ruang tamu soleil.”jawab petugas resepsionis.


“Terima kasih...”jawab Sean singkat lalu berjalan menuju ke ruang tamu yang dimaksud.


Alexa dari kejauhan melihat sosok lelaki yang di kenalnya dengan tampilan berbeda dari yang pernah dia lihat.


“Sean... kau kah itu ?”batin Alexa saat melihat lelaki itu semakin dekat dengan ruang tamu tempatnya berada saat ini. Dia pun segera berpura-pura menyibukkan diri dengan memainkan ponselnya.


“tap... tap... tap...”Sean berhenti di depan pintu ruang tamu soleil. Dia pun segera masuk.

__ADS_1


Sean melihat Alexa sedang sibuk memainkan ponselnya.


“tok... tok... tok...”Sean pintu kaca ruang tamu agar Alexa berhenti bermain ponsel.


“Oh... Mr. Sean...”ucap Alexa pura-pura terkejut. Dia segera memasukkan kembali ponsel ke dalam tasnya.


Alexa berdiri menyambut kedatangan Sean sambil tersenyum kemudian berbicara dengannya dengan bahasa yang sama.


“Tuan Sean... maaf aku tidak menyadari jika kau datang.”ucap Alexa berpura-pura gugup di depan Sean.


“Tak apa... ehem... bagaimana kabar nona Alexa ?”balas Sean sambil tersenyum lebar kemudian duduk di kursi menghadap gadis itu setelah Alexa duduk.


“Nona.... ada perlu apa mencari ku jauh-jauh sampai kemari...?”tanya Sean sambil tersenyum kecil dan membuatnya kelihatan semakin tampan.


Alexa sedikit terpesona dengan penampilan Sean yang membuat lelaki itu lebih berkharisma namun dia tak mau sampai terlena dibuatnya dan misinya gagal.


pada Sean.


secara diam-diam Alexa memperhatikan setiap inchi tubuh Sean untuk mencari liontinnya.


“Jika dugaan ku benar karena orang ini sangat mengagumi liontin milikku, pasti liontin itu ada bersama dengan dirinya saat ini.”batin Alexa yang tajam dan yakin dengan prediksinya.


Sean menerima cek tunai dari Alexa. Dia bingung mau dia apakan cek yang baginya bernilai kecil itu dan menatap cek itu tanpa membuka amplopnya.


“Nona Alexa... tolong simpan kembali cek tunai ini dariku. Pantang bagi ku mengambil kembali apa yang sudah kuberikan pada seseorang.”jawab Sean menyerahkan kembali cek tunai pada Alexa.


“Tapi tuan Sean... ku rasa ini tidak perlu... sungguh...”ucap Alexa menerima cek tunai sambil memegang pergelangan tangan Sean dengan cepat.


“Hanya jam tangan yang ada di pergelangan tangannya...”batin Alexa kemudian memegang cek tunai.

__ADS_1


“Nona tolong mengertilah... itu adalah sedikit tanda terima kasih ku padamu karena kau sudah menolong ku.”jawab Sean mendesak dan memaksa.


“Baiklah... jika tuan Sean bilang begitu aku akan menerimanya. Terima kasih.”jawab Alexa menerima kembali cek tunai itu dan menyimpannya dalam tas.


Sean yang masih banyak urusan yang harus dikerjakan enggan mau bilang jika dirinya sedang sibuk. Dia pun melihat ke arah jam tangan yang ada di pergelangan tangan kanannya.


“Dia mau pergi jadi harus cepat menemukannya. Dimana lelaki ini menyimpannya...”batin Alexa masih memperhatikan setiap inchi tubuh Sean.


Karena Alexa diam maka Sean memutuskan untuk pamit.


Sean berdiri membelakangi Alexa. Dan dengan gerakan cepat gadis itu berhasil mengambil pen milik Sean.


“Nona... maaf jika sudah tak ada yang perlu dibicarakan lagi...aku harus menghadiri meeting beberapa menit lagi.”ucap Sean berbalik menghadap Alexa.


“Baik tuan Sean...”balas Alexa ikut berdiri.


“Buk...”Alexa menjatuhkan pen yang sudah diambilnya ke lantai.


“Tunggu tuan... !”panggil Alexa lalu membungkuk mengambil pen yang dia jatuhkan.


Sean terbalik dan menghampiri Alexa yang sedang mengambil bolpoin miliknya.


Saat Sean berada dekat dengannya dengan cepat gadis itu berdiri kemudian meletakkan bolpoin Sean ke saku baju sambil menyentuh tubuhnya untuk memeriksa apakah liontin nya ada di sana.


Satu tangan Alexa nanya berada di saku celana Sean dan merabanya dengan cepat.


“Ada sesuatu di saku celananya... apa mungkin liontin ku ada di sini ?”batinnya lalu berusaha mengambil nya dari saku celana Sean.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2