
Sean berjalan kembali bersama Marco menuju ke rombongannya. Mereka kemudian berpindah lokasi ke resort lainnya.
Rombongan Sean tampak menikmati saat melakukan aktivitas di area resort lainnya. Sedangkan Sean dia tidak bergabung bersama rombongannya. Lelaki itu saat ini sedang berdiri dan mengobrol dengan seorang turis wanita yang tadi dia minta tolong.
“Miss thank you very much for helping me. It's for your help, just take it.”ucap Sean terima kasih pada tulis wanita yang telah membantunya tadi sambil memberikan tips untuk wanita tadi.
“Your welcome sir, if you need my help again just ask.”jawab wanita itu sambil menerima tips yang diberikan oleh Sean padanya.
“Sure...”jawab Sean singkat.
Wanita itu kemudian pergi meninggalkan Sean. Sedangkan Sean berjalan menjauh dari keramaian dan menuju ke rest area yang ada di sana.
Di rest area di sediakan tempat duduk yang bisa digunakan untuk melepas lelah atau sekedar melihat pemandangan dari jauh. Sean duduk di sana kemudian mengeluarkan liontin yang sudah didapatnya dari saku bajunya.
“Aku tak menyangka bisa mendapatkan liontin ini dengan mudah dan gadis itu tidak menyadarinya...”gumam Sean tersenyum lebar menatap liontin yang ada di tangannya.
Sean melihat setiap detail liontin yang dipegangnya dan dia merasa beruntung sekali bisa memiliki liontin yang sangat berharga itu. Dia pun merasa lega dan merasa lega dan memasukkan kembali liontin itu ke wadah spesial yang sudah dia siapkan sebelumnya.
Siang hari para turis masih beraktivitas di area resort. sebagian besar para turis berjemur di tepi pantai. Dan sebagian lainnya berbelanja di area resort.
Terlihat beberapa turis wanita berjalan bersama menuju ke pusat suvenir yang ada di sana.
“Aku mau lihat yang itu ayo temani aku...” ucap salah satu tulis pada temannya menunjukkan salah satu tokoh souvenir yang menurutnya menarik.
__ADS_1
“Ya... ayo kita ke sana...”balas turis lainnya.” Mereka pun pergi ke toko souvenir yang menjual barang khas Indonesia sebagai oleh-oleh untuk saudara atau teman mereka.
Di beberapa toko souvenir lainnya pun juga dipenuhi oleh para turis yang membeli souvenir dalam jumlah besar.
Sedangkan Alexa berjalan ke tepi pantai dia melihat suasana cerah sekali serta melihat angin dan ombak yang bersahabat tak bisa menahan dirinya untuk tidak bermain-main di sana.
“Haah... baiklah... aku datang memenuhi panggilan mu !”teriak Alexa menatap ombak yang datang ke arahnya.
Dia pun melemparkan papan surfing yang di bawanya kemudian melompat ke lautan dan mulai bersurfing di sana menaklukkan ombak.
Dari kejauhan Sean berdiri dan menetap ke lautan. Dia melihat Alexa sedang berselancar di lautan.
“Gadis itu... ternyata dia begitu energik. Sayang sekali dia belum menyadari jika liontinnya sudah tidak berada di tempatnya.”gumam Sean tersenyum tipis menatap Alexa.
lelaki itu kemudian berpikir apa yang sebaiknya dia lakukan pada Alexa.
Sore hari sebelum para turis kembali ke hotel masing-masing Alexa segera mengakhiri bermain surfing.
Gadis itu pergi ke toilet untuk berganti baju karena bajunya basah dan kemudian dia kembali ke rombongan para turis yang siap untuk kembali ke hotel masing-masing.
“Okay all of you the tour today is over. See you tomorrow morning.”ucap Alexa mengakhiri sambutannya kali ini.
Alexa ngambil tas yang ditaruh di kantor lalu menuju ke tempat parkir untuk mengambil motornya.
__ADS_1
“Dimana liontin ku... ?”ucapnya saat menghasilkan jaket dan tak sengaja memanggang kalungnya dan tak mendapati liontinnya di sana.
“Astaga liontin ku benar-benar hilang !”pekik Alexa yang terkejut dan dia pun turun dari motornya lalu kembali ke lokasi resort untuk mencari liontinnya.
Di lain tempat Sean menemui Marco dan mereka bicara sebentar. Setelah selesai bicara dan menyerahkan sesuatu pada Marco, lelaki itu kembali ke hotel tempatnya menginap.
Satu jam berlalu Alexa keluar dari resort dengan tangan hampa. Dia sudah mencari di sekitar area resort bahkan sampai menyelam namun tetap tak menemukan liontin nya.
Di tengah jalan dia bertemu dengan Marco.
“Alexa Kebetulan sekali aku bertemu denganmu di sini. Ada sesuatu yang ingin ku sampaikan padamu.”ucap Marco menghampiri Alexa.
“Ya ada apa... ?” jawab Alexa penasaran dan berhenti berjalan.
Marco mengeluarkan sesuatu dari tas yang di bawanya. Dia mengeluarkan sebuah amplop putih kemudian menyerahkannya pada Alexa.
“Ini ada titipan untukmu dari Mr. Sean.”Ucap Marco.
Alexa menerima amplop itu dan memegangnya tanpa melihat isinya.
“Siapa Mr. Sean dan kenapa dia memberiku tips ?”tanya Alexa yang bingung dan tak mengerti.
“Dia adalah turis yang tadi kau bantu menemukan aku.” jelas Marco.
__ADS_1
Alexa menganggukan kepala tanda mengerti dan dia pun memasukkan Amplop yang merupakan tips dari yang lelaki itu ke dalam tasnya. Sedangkan Marco berjalan dan kembali ke kantor untuk mengambil tasnya karena dia juga mau pulang.
BERSAMBUNG...