Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 41 Melihat Rekaman CCTV


__ADS_3

Judas sampai ke lantai satu. Dia menuju ke ruang tes interview. Dia melihat satu meja kosong di ruang tes itu.


“Pasti itu tempat tuan Sean mengetes tadi.”gumamnya menebak dengan yakin.


Lelaki itu perjalanan menuju ke meja kosong. Dia lalu mencari gelang milik Sean di meja dan tidak menemukannya. Dia pun mencari di lantai di sekitar meja namun juga masih belum menemukannya.


“Troyes... kau melihat gelang milik tuan Sean tidak ?”ucap Judas menghampiri rekannya yang duduk di meja sebelah Sean dengan berbisik lirih karena rekannya itu sedang menginterview peserta tes.


Troyes menghentikan sejenak wawancaranya dan berdiri karena menyangkut tentang Sean.


“Ada apa... apa tuan Sean kehilangan liontin itu ?”tanya Troyes berbisik.


Judas mengangguk menanggapi rekannya itu.


“Jika aku melihatnya aku akan segera memberitahu mu.”ucap Troyes.


Judas kembali mengangguk. Karena tidak menemukan apa yang dia cari di sana, dia pun segera keluar dari ruang tes dan menyusuri sepanjang jalan yang dia lewati sambil melihat dan mencarinya, mungkin saja terjatuh di jalanan yang dia lewati.


Sementara Sean tampak tidak tenang menunggu Judas yang belum kembali.


“Semoga saja gelang ku ketemu.”gumam Sean terlihat cemas dan tampak menatap pintu ruangannya sendiri tadi.


Beberapa saat kemudian terdengar suara dalam langkah menuju ke ruangan Sean.


“kriek...” suara pintu yang dibuka.


Sean langsung berdiri saat melihat Judas masuk ke ruangannya.


“Judas kau menemukan gelang liontin ku ?”ucap Sean menghampiri sekretarisnya dengan tidak sabar.


“Tuan Sean... maaf aku tidak menemukan gelang milikmu di manapun.”jawab Judas menjelaskan.


Sean tampak kecewa mendengar penjelasan dari sekretarisnya. Padahal dia sangat berharap sekretarisnya itu bisa menemukan gelang milik nya.

__ADS_1


“Lalu di mana gelang ku... cari gelang itu sampai ketemu !”ucap Sean yang masih tak bisa menerima jika liontin berharga koleksinya itu hilang.


“Baik tuan...”jawab Judas.


Sekretaris Sean segera keluar dari ruangan Sean. Lelaki itu kemudian menuju ke ruangan IT dan mencari staf IT di sana.


Judas tiba di ruang IT. Dia lihat para staf di sana sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing, namun dia tak memperdulikannya sama sekali dan tetap mengganggunya.


“Dicky... tolong bantu aku ini masalah penting.”ucap Judas menghampiri salah satu staf IT.


“Sepenting apa masalahmu... kau bisa lihat sendiri aku masih repot begini.”balas Dicky terlihat enggan membantu Judas.


Judas segera duduk di kursi kosong yang ada di sebelah Dicky.


“Tolong kau lihat CCTV di semua ruangan yang ada di perusahaan ini aku ingin mencari sesuatu.”ucap Judas dengan tak sabar.


“Apa sebenarnya yang ingin kau cari... ?”balas Dicky yang masih enggan membantunya.


“Bukan aku... tapi tuan Sean kehilangan gelang liontin Ratu Louis IV.”jelas Judas lagi.


“Tuan Sean.... baiklah aku akan membuka CCTV semua ruangan hari ini.”jawab Dicky.


Dicky membuka satu persatu CCTV yang ada di semua ruangan yang ada di perusahaan itu dan menampilkannya secara bersamaan di sebuah monitor besar secara bersamaan.


Judas melihat tayangan CCTV di monitor dan mengamati satu persatu ruangan dari waktu Sean masuk kantor.


“Coba perbesar yang itu.”ucap Judas menunjuk salah satu tayangan.


Dicky segera memperbesar tayangan. Di sana terlihat jika Sean masih mengenakan gelangnya saat memasuki ruangan tes.


“Coba perbesar tampilan tuan Sean saat berada di ruang tes.”ucap Judas lagi.


Dicky memperbesar tayangan di ruangan tes. Mereka berdua melihat dengan teliti. Di pengen beli itu menampilkan jika Sean masih mengenakan gelangnya saat tes masih berlangsung.

__ADS_1


“Percepat...”ucap Judas.


Dicky mempercepat tayangan hingga Sean berjalan keluar dari ruang tes. Lelaki itu saat berjalan sudah tidak mengenakan gelangnya, dan gelang itu juga tidak jatuh di sana.


“Lalu bagaimana karena itu bisa tiba-tiba hilang secara misterius ? Pasti ada yang tidak beres di sini.Coba putar mundur lagi.”ucap Judas yang berdiri dan terlihat tegang.


Dicky memutar mundur tayangan dan menghentikan tayangan pada saat Alexa selesai interview.


“Gadis ini tampak mencurigakan... coba perlambat tayangan nya...”ucap Judas lagi saat melihat ada seorang gadis yang tampak sengaja menjatuhkan botol air mineral dari meja bos mereka.


Dicky pun menuruti permintaan Judas dan memperlambat tayangan saat Alexa mulai menjabat tangan Sean sampai menjatuhkan botol air mineral.


“Wah.... gadis ini ternyata yang mengambil gelang tuan Sean dengan gerakan cepat. Pantas saja tuan tidak tahu...”ucap Judas setelah melihat tayangan dan mendapati jika gelang itu bukan terjatuh melainkan diambil oleh peserta tes.


“Baiklah... aku sudah menemukannya. Terima kasih.”ucap Judas pada Dicky.


Judas juga meminta agar Dicky mengirimkan tayangan CCTV barusan ke komputer nya sekarang juga.


Judas berlari keluar dari ruangan IT Kembali menuju ke ruangan Sean.


“Tuan... aku sudah menemukannya...”ucap Judas setelah sampai di ruangan Sean dengan terengah-engah.


“Kalau begitu mana gelang ku ?”jawab Sean tersenyum lebar sambil semoga tangannya.


“Bukan tuan... aku belum menemukan benda itu. Tapi aku menemukan seseorang yang telah mengambil barang berharga itu.”jawab Judas menjelaskan.


“Jadi maksudmu ada seseorang yang mengambil benda itu ? Siapa ?”balas Sean terlihat kecewa namun juga terkejut dengan perkataan sekretarisnya.


Judas membuka laptopnya dan masuk ke inbox emailnya lalu menunjuk kan rekaman CCTV pada Sean.


Sean sangat terkejut sekali melihat tayangan yang ditunjukkan oleh Judas.


“Apa... Alexa yang mengambil liontin itu !?”ucapnya tak percaya dan seketika emosi setelah melihat tayangan itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2