Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 69 Terjebak Dalam Hutan


__ADS_3

Sean menerima liontin yang dikembalikan oleh Alexa padanya dan memakainya kembali setelah menutup sepasang foto kekasih di sana.


Lelaki itu diam dan berpikir bagaimana caranya dia bisa membuka akses menginvestigasi Austin Bertrand.


“Apa yang bisa kulakukan untuk membantu Alexa jika situasinya seperti ini ? Sedangkan aku sudah janji padanya akan membantunya sampai tuntas.”batin Sean berpikir dan terlihat gelisah saat ini mengingat Austin Bertrand bukanlah sembarangan orang dan dia punya armada tempur yang kuat.


Mobil terus meluncur melewati sebuah hutan. Sean dan Alexa terdiam dalam lamunannya masing-masing.


Di tengah jalan tiba-tiba terdengar suara kamu berisik dari sisi jalan.


“Suara apa itu sebenarnya ?”batin Victor yang mengemudi sampai menetap ke sisi jalan dibalik semak-semak yang terus bergerak.


Dari balik dedaunan terlihat sesuatu yang berkilat terkena sorotan cahaya lampu.


“Apa itu sebenarnya... apa itu...”batin Victor tak berani melanjutkannya dan hanya menelan ludah saat melihat sepasang mata yang menatapnya.



Seekor harimau tiba-tiba melompat keluar dari balik sama ke atas mobil yang dikendarai Victor.


“Aargh....!” refleks Victor berteriak karena terkejut dan segera mengerem untuk menghentikan laju mobilnya.


“dugh... !”Kepala Alexa terbentuk kaca jendela mobil dan langsung menatap ke depan.


“Ada apa ini kenapa kau mendadak berhenti ?!”ucap Sean tersadar dari lamunannya lalu menatap ke depan.


Ia pun terkejut saat melihat seekor harimau berada di atas mobilnya.


“Tuan bagaimana ini ?”tanya Victor menatap Sean dan terlihat komentar saat melihat harimau tadi tepat berada di depan kaca dan mengharukan kukunya yang tajam di sana.


Sean menatap ke sekitar dan melihat jalanan itu sepi hanya ada mobilnya.


“Victor terus jalankan mobilnya apapun yang terjadi jangan sampai berhenti dan tambah kecepatan secepat mungkin.”ucap Sean memberi perintah setelah melihat ada liontin di leher harimau yang menyerang mobilnya.

__ADS_1


“Kurasa harimau ini bukan harimau liar namun ada pemiliknya. Apakah dia peliharaan dari... ?”batin Sean tak ingin melanjutkan pikirannya dan penyebab fokus untuk menghadapi masalah saat ini.


Victor mengikuti perkataan Sean. Ia terus melajukan mobilnya dan menambah kecepatan yang membuat harimau tadi terombang-ambing.


Melihat harimau yang hampir jatuh dari mobil Victor semakin menambah kecepatannya.


“bugh.... !”Victor berhasil membuat harimau itu jatuh. Ia lalu mempercepat laju mobilnya sambil menatap kaca spion mobil yang memperlihatkan harimau tadi sudah tidak mengejarnya dan kembali ke semak-semak.


“Fyuuh....kita selamat.”ucap Victor merasa lega dan terus menjalankan mobilnya.


Mobil terus melaju hingga melewati lebih dari separuh hutan. Di tengah jalan di ujung hutan menuju ke jalan umum tiba-tiba mobil berhenti.


“klak...”mobil mendadak mati dan tak bisa dijalankan.


“Ada apa lagi ini ?!”ucap Sean saat mobil berhenti dengan tiba-tiba di tengah jalan.


“Biar aku periksa dulu, tuan.”jawab Victor kemudian turun dari mobil. Ia Halo membuka kap mobil dan memeriksa semua mesinnya.


“Sial kenapa mesin mendadak macet di tempat seperti ini ? Mana hari sebentar lagi akan gelap !”ucap Sean mengumpat kan kekesalannya.


Sementara Victor mencoba mengutak-atik mesin untuk membuatnya berfungsi kembali.


“Aku harus mempunyai rencana lain jika hanya menunggu seperti ini akan memakan waktu.”batin Sean berpikir cepat dan praktis.


Ia segera mengeluarkan ponselnya dan menelepon Sivan agar mengirimkan mobil tambahan untuknya ke lokasi mereka berada saat ini.


“Baik bos kami akan segera menjemput mu.”jawab Sivan lalu segera menutup ponselnya. Ia pun mengerahkan anak buahnya untuk menuju ke lokasi yang ditunjukkan oleh Sean.


Sean menghampiri Victor dan melihat sopirnya itu belum selesai membetulkan mesin.


“Bagaimana apa masih lama ?”tanya Sean menatap Victor yang masih sibuk.


“Aku masih memperbaikinya tuan, mesinnya mati total. Sepertinya akan lama.”jawab Victor menjelaskan keadaannya.

__ADS_1


Alexa ya Dari tadi menunggu sendirian di dalam mobil akhirnya merasa jenuh. Ia pun keluar untuk melihat keadaan.


“Nona Alexa kok sebaiknya duduk di dalam saja kami masih sedang memperbaiki mobil. Di luar berbahaya.”ucap Sean melarang gadis itu keluar dari mobil demi kebaikannya sendiri.


Alexa menghampiri Victor yang masih memperbaiki mesin. Ia melihat.


“Maaf biar aku coba membantumu.”ucap Alexa menawarkan diri untuk membantu.


Alexa yang memang suka dengan otomotif sedikit banyak mengetahui tentang mesin dan permasalahannya serta tahu cara memperbaikinya.


Alexa mencoba membersihkan beberapa kabel yang terhubung ke aki serta mesin yang panas.


“Coba nyalakan mesinnya sekarang.”ucap Alexa pada Victor.


Victor pun langsung menyalakan mesin mobil dan ternyata mesinnya sudah menyala kembali.


“broom....”suara deru mobil yang sudah bisa menyala kembali.


“Nona kau bisa memecahkan masalahnya.”ucap Sean menghampiri Alexa.


“Ya... tapi itu hanya akan bertahan untuk sementara. Maka dari kita harus cepat keluar dari sini sebelum mesinnya mati lagi.”jawab Alexa menjelaskan.


Mereka bertiga pun segera kembali masuk ke mobil. Victor segera mengemudikan mobil dan melanjutkan perjalanan.


Hari tampak semakin gelap sekarang. Setelah tiga puluh menit maju kembali berhenti dan mesin mati lagi.


“klak... !” Alexa dan Sean saling berpandangan saat mobil kembali berhenti.


“Aku sudah tak bisa memperbaikinya lagi dan memang mobil ini harus di servis ke bengkel.”ucap Alexa memberi penjelasan pada Sean.


Dengan terpaksa karena tak ada yang bisa mereka lakukan lagi, mereka hanya Duduk diam di mobil dan menunggu Sivan dan timnya datang untuk menjemput mereka.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2