Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 46 Kembalinya Gelang Sean


__ADS_3

Alexa yang masih terkejut tak punya waktu untuk kaget, dalam pikirannya saat ini dia harus mencari cara untuk kabur dari Sean.


“tap...”Alexa mundur tiga langkah sambil menoleh ke belakang.


Sementara Sean bicara melalui microphone pada Fantôme.


“Tarik mundur semuanya sekarang dan kembali ke posisi masing-masing untuk menunggu perintahku kembali.”ucap Sean memberi perintah karena baginya dia Sendiri saja cukup untuk mengatasi Alexa.


Sean beralih menatap Alexa yang berusaha kabur darinya.


“Nona Alexa... senang bertemu denganmu lagi di sini.”ucap Sean sambil tersenyum kecil melihatnya sambil berusaha meraih tangan Alexa.


“Tuan Sean... aku tak menyangka kau mengikuti ku sampai ke sini...”balas Alexa juga tersenyum kecil membalas senyumnya sambil mendorong tubuh Sean yang akan mendekat dengannya.


“Nona Alexa kembalikan barang ku yang kau pinjam....”ucap Sean sambil meraih tangan kiri Alexa dan menatap gelang miliknya di pergelangan tangan gadis itu.


“Barang ini milik ku... maaf Aku tak akan mengembalikannya padamu !”balas Alexa memukul tangan Sean dan membuat tangan kirinya terlepas dari cengkramannya.


“Jika aku pergi ke tempat ramai mungkin dia tak akan berani mengambil benda ini.”pikir Alexa dengan cepat mengambil satu langkah.


Gadis itu pun segera berlari kembali menuju ke lokasi menara Eiffel berada. Sesampainya di menara Eiffel dia melihat tempat yang paling ramai dan menuju ke sana. Alexa berdiri tepat di depan menara Eiffel.


“Sial... gadis itu berhasil kabur dariku. Tapi tak semudah itu kau bisa lolos dariku.”ucap Sean tersenyum kecil kemudian segera berlari menyusul Alexa.


Sean menemukan Alexa berdiri di depan menara Eiffel. Dia pun segera berlari menuju ke sana.


“Sial.... dia masih mengikuti ku ke sini. Tapi tak apa Tengah keramaian seperti ini apa yang berani dia lakukan padaku ?”gumam Alexa menatap Sean berlari menuju pada nya.


Sean akhirnya sampai di tempat Alexa berada saat ini dan dia berdiri tepat di samping gadis itu.

__ADS_1


Tanpa bicara Sean langsung meraih tangan Alexa dan berusaha mengambil liontinnya dari sana tanpa me rusaknya.


Alexa menarik tangannya dengan cepat dia kemudian berjalan menjauhi lelaki itu. Namun Sean terus mengikutinya.


“Apa aku harus naik ke atas sini ?”gumamnya berhenti sambil menatap menara Eiffel.


Karena tak bisa lari lagi gadis itu pun mulai naik dan memanjat menara Eiffel.


Sean dari bawah menatap Alexa sambil tersenyum kecil.


“Dasar cewek gila kau Alexa ! Kau menantang ku untuk mengejar Mu ? Baik akan ku ladeni kau !”batin Sean yang merasa gadis itu bertindak nekat. Dia tak menyangka saja Alexa ternyata bukan gadis lembut seperti kebanyakan gadis lainnya.


Sean memanjat menara Eiffel dan dengan cepat dia berada di samping Alexa. Lelaki itu pun dengan cepat memegang tangan kiri Alexa dan berusaha melepaskan gelang miliknya.


Alexa menarik tangannya namun kali ini lelaki itu memegangnya dengan erat ditambah lagi di Medan yang sulit seperti ini dia tak bisa melakukan apapun kata dia akan jatuh dari menara Eiffel.


“Aku sudah sampai sejauh ini jadi apapun yang terjadi aku tak boleh membiarkan ini kembali padanya !”batin Alexa yang berpikir di saat terdesak.


“Tolong... ada pencuri...”ucap Alexa berteriak dengan lantang.


Seketika saja beberapa orang yang ada di sana menatap mereka berdua. Beberapa dari mereka ada yang langsung bergerak dan berniat untuk naik ke menara Eiffel untuk menyelamatkan Alexa.


“Sial jika gadis ini berteriak lagi maka aku akan gagal mengambilnya. Ini tak boleh terjadi...”batin Sean melihat beberapa orang lelaki yang bersiap untuk naik dan menangkapnya.


“Tolong ada pencu...” Sean membekap bibir gadis itu dengan bibirnya.


Dia terpaksa mencium Alexa untuk membuat para lelaki yang akan menangkapnya pergi dari sana.


“Oh... ternyata mereka adalah sepasang kekasih.”ucap seorang lelaki setelah melihat Sean mencium Alexa.

__ADS_1


“Benar jangan ganggu mereka ayo kita pergi dari sini.”ucap lelaki lain yang melihat Sean memeluk Alexa. Dan mereka semua segera pergi dari sana dan membiarkan momen kebersamaan Sean dengan Alexa.


“Sial lelaki ini ternyata lebih nekat daripada aku. Brengsek dia mencuri first kiss ku !”ucap Alexa dalam hati.


Sean segera mengambil gelangnya dari Alexa lalu memasukkan nya ke saku bajunya.


“Tidaak... liontin ku...”batin Alexa tak bisa melakukan apapun saat Sean mengambil liontinnya.


Alexa berontak dan Sean mengakhiri ciumannya. Alexa segera memegang saku Sean untuk mengambil gelang itu kembali, namun Sean memegang tangannya erat dan menghalangi aksinya itu.


“Salaud... merde... tu as fou!”umpat Alexa mengatai Sean.


Sean melihat berapa orang menatap mereka dan seolah akan menyelamatkan Alexa maka dengan terpaksa dia pun kembali memegang pipi Alexa dan mencium bibirnya untuk membungkam gadis itu agar diam.


“Apa... dia mengambil kesempatan lagi dariku ?”umpat Alexa kesal dalam hati.


Dia pun menggigit bibir Sean hingga berdarah agar melepaskannya.


“Kucing kecil ini... melukai bibirku...” Sean yang merasakan bibirnya perih mengakhiri ciuman dan memeluk Alexa dengan erat agar gadis itu tak bisa kabur darinya.


Dia pun segera turun dari menara Eiffel bersama Alexa yang masih dalam pelukannya.


Setelah turun dari menara Sean mengeluarkan ponsel dan menghubungi Fantôme.


“Sivan cepat ke sini dan bawa semua anggota Fantôme untuk mengawal ku kembali. Juga bawakan mobil untuk target.”ucap Sean setelah telepon tersambung.


Tak berapa lama kemudian beberapa lagi berbaju serba hitam mendatangi Sean.


“Bersikaplah baik... dan bekerja samalah dengan baik, maka aku akan mempertimbangkan untuk melepaskan dirimu.”ucap Sean berbisik di telinga Alexa.

__ADS_1


Sedangkan gadis itu hanya menatapnya dengan tatapan kebencian. Alexa semakin tak bisa berkutik dan membebaskan dirinya saat Fantôme datang ke sana mengepung dirinya.


BERSAMBUNG...


__ADS_2