Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 56 Setuju Saja


__ADS_3

Alexa akhirnya berbicara setelah agak lama berpikir. Dia menatap mata hazel Sean yang bersinar terang.


“Baiklah tuan Sean aku menghargai tawaranmu dan menerima bantuan mu. Tapi aku harus kembali ke tempatku menginap sekarang.”balas Alexa sambil tersenyum kecil.


Gadis itu teringat pada Rey dan dia ingin mengambil ponselnya untuk bicara dengan teman dekat nya itu, selain itu dia juga ingin tinggal di penginapannya sebentar untuk menghindari rasa bosan Selamat tinggal di rumah Sean sebagai tawanan.


Sementara Sean mengira gadis itu akan kabur lagi darinya dan dia tak mau hal itu terjadi lagi.


“Nona apa kau kembali ke penginapan untuk mengambil barang-barang mu ?”tanya Sean mencoba menebak apa yang ada di pikiran gadis itu.


Alexa mengangguk sambil tersenyum kecil menatapnya.


“Jika begitu aku membantumu. Biar orang ku saja yang mengambilkan semua barang mu dan kau menunggu di sini.”jawab Sean menawarkan pilihan lain untuk Alexa.


“prak... !” suara Sean bertepuk tangan.


Seorang lelaki seketika masuk dan menghadap Sean.


“Ya tuan memanggilku ada apa ?”ucap orang lelaki berpakaian serba hitam.


“Kau sekarang pergi ke Auberge de la lune untuk mengambil semua barang nona Alexa lalu bawa ke sini !”jawab Sean memberi perintah.


Alexa terlihat tidak senang setelah mendengar Sean pemerintah orang yang untuk mengambil barangnya yang ada di penginapan.


“Tuan Sean... aku sangat menghargai sekali kebaikanmu. Tapi ku rasa itu tidak perlu. Aku bisa mengambilnya sendiri selain itu aku ingin merasa bebas atau aku menolak tawaran bantuan mu.”ucap Alexa maju sambil Aduh tangannya di bahu Sean.


Meskipun Alexa bilang hanya ingin mengambil barang-barangnya saja namun hal itu tidak membuat dia menurunkan kewaspadaannya pada Alexa.


“Kau kawal nona Alexa selama berada di penginapan !” ucapnya memberikan perintah baru pada anak buahnya.


“Baik tuan...”jawab lagi berbaju hitam dan bersiap mengawal Alexa.


“Sebenarnya apa yang diinginkan lelaki ini... rasanya dia seolah ingin mengurungku kembali di sini...”batin Alexa yang merasa Sean tak percaya pada kata-katanya.


“Tuan Sean... tak perlu repot-repot mengawal ku. Aku bisa menjaga diriku sendiri. Satu hal lagi yang perlu kau tahu. Aku tak ingin kau memperlakukan diriku seperti seorang tahanan lagi.”ucap Alexa sambil menepuk bahu Sean.


Lelaki berbaju hitam tadi bingung dan tak tahu apa yang harus dilakukannya saat ini.

__ADS_1


“Tuan... apa yang harus ku...”ucap lelaki itu ragu bertanya pada Sean.


“Tahan... jangan ikuti dia !”ucap Sean kembali memberikan perintah.


Alexa kemudian berbalik dan berjalan dengan tenang keluar dari rumah Sean. Sementara lo lagi berbaju hitam tadi masih berdiri di sana dan menunggu perintah selanjutnya dari Sean.


“Sampai jumpa lagi tuan Sean...”ucap Alexa berbalik sebentar dan melambaikan tangan padanya.


setelah Alexa tak terlihat lagi di depan rumah Sean. Lelaki itu baru memberikan perintah yang sesungguhnya pada orangnya.


“Sekarang kau awasi gadis itu dari kejauhan. Jika dia berniat untuk kabur maka segera tangkap dia !”ucap Sean.


“Siap tuan !”jawab anak buah Sean singkat.


Lelaki berbaju hitam itu kemudian keluar dari ruangan dan mengikuti Alexa dari kejauhan.


Alexa tiba di depan penginapan tempatnya menginap dan dia berhenti sebentar menatapnya sebelum masuk.


“Haah... akhirnya aku kembali ke sini juga setelah tujuh hari lamanya aku di tawan oleh si gila Sean.”gumam Alexa tersenyum lebar dan menghembuskan nafas dalam-dalam.


“tap... tap... tap...”Alexa melangkah masuk dan melihat ke sekitar penginapan karena merasa sudah lama sekali tak menginjak tempat itu.


Dia lalu masuk ke kamarnya setelah menyapa petugas resepsionis penginapan.


Di dalam kamar Alexa segera melompat dan merupakan dirinya di tempat tidur.


“Ooh... nyaman sekali tidur di sini. Meskipun bed ini standar namun terasa lebih nyaman daripada bed mewah di rumah Sean...”gumam Alexa tersenyum lebar menatap langit-langit di kamar tempatnya menginap.


Untuk sejenak gadis itu menikmati suasana tenang di sana sambil berguling di tempat tidur.


Satu jam berikutnya Dia teringat pada Rey.


“Oh ya... aku harus memberitahu Rey agar dia tidak khawatir padaku.”gumam Alexa seketika duduk.


Alexa berdiri kemudian menuju ke Amari untuk mengambil ponselnya. Dia pun langsung menekan nomor Rey dan segera memanggilnya.


“tuut... tut...tuut...” suara telepon yang tidak tersambung.

__ADS_1


Alexa mengulangi lagi panggilan teleponnya namun hal yang sama terjadi.


“Apa yang salah dengan ponsel ku ?”gumamnya lalu memeriksa ponselnya.


Sementara itu di lain tempat di Jakarta. Terlihat Rey berdiri di depan kalender dinding sambil menatap tanggal hari ini.


“Hari ini Alexa akan pulang. Aku akan menunggunya pulang dan mempersiapkan surprise kecil untuknya.”gumam Rey sambil tersenyum kecil dan tak sabar ingin segera bertemu kembali dengan Alexa.


Alexa menemukan sumber masalah kenapa dia tak bisa menghubungi Rey.


“Sial... nomor ku sudah mati meskipun pulsanya masih banyak.”ucap Alexa kemudian melempar ponselnya ke tempat tidur karena kesal.


Dia pun memegang dahinya dan mencoba berpikir mencari cara lain agar tetap bisa menghubungi dan memberikan kabar pada Rey.


“Ya... aku menemukan ide.”ucapnya dan segitiga berlari keluar dari ruangan.


Gadis itu lalu menuju ke meja resepsionis. Dia berbicara dengan mereka sebentar untuk menyampaikan maksudnya.


“kring... kring...”Alexa meminjam telepon resepsionis untuk melakukan panggilan.


Rey yang berada di teras segera mengangkat ponselnya yang berdering. Namun dia tidak tahu nomor asing yang menghubunginya itu siapa.


“Halo...”ucapnya mengangkat telepon.


“Halo Rey... ini aku. Aku tak bisa bicara lama padamu karena ini telepon penginapan dan nomorku mati. Aku hanya ingin memberitahumu saja jika aku batal pulang hari ini dan aku akan segera kembali setelah urusanku selesai di sini.”ucap Alexa menjelaskan semua poinnya pada Rey.


“Oh... jadi kapan kau akan pulang ?”tanya Rey dan terlihat kecewa.


“tuut... tuut...” suara telepon yang terputus otomatis.


Rey yang belum selesai bicara menutup ponselnya dan menelepon seseorang untuk membatalkan acara yang akan dibuatnya hari ini untuk menyambut kedatangan Alexa.


“Ini tolong terimalah...”ucap Alexa pada petugas resepsionis menyerahkan beberapa lembar setelah menggunakan telepon penginapan.


Petugas resepsionis itu menerima pemberian Alexa. sedangkan Alexa kemudian berjalan masuk kembali ke kamar dan mengemasi barang-barangnya sebelum dirinya kembali ke rumah Sean.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2