Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 43 Melacak Keberadaan Alexa


__ADS_3

Di perusahaan Sean, tes masih berlangsung tanpa kehadiran Sean di sana. Hingga siang hari tes itu baru selesai.


Selesai tes, ruang tes kembali kosong dan segera ditutup. beberapa staf tampak mengamankan area lokasi tes setelah insiden hilangnya liontin milik Sean. Tak ada yang boleh masuk ke ruangan itu sampai petugas yang bertugas di sana menyatakan tempat itu dibuka kembali untuk staf lainnya.


“Bagaimana apa menemukan sesuatu yang dicari ?”ucap seorang petugas di sana pada rekannya.


“Tak ada benda atau sesuatu di sini yang bisa dijadikan sebagai petunjuk untuk melacak gadis yang mengambil liontin milik tuan.”jawab tugas lain menjelaskan saat masih mencari beberapa benda yang bisa dijadikan petunjuk.


“Cari terus... meskipun sekecil apapun petunjuk yang ditemukan itu tetaplah penting.”ucap petugas lain memerintahkan untuk terus mencari petunjuk di ruangan tes.


Tiga puluh menit kemudian seorang petugas menemukan remahan tisu di bawah kursi dan mengambilnya.


“Tunjukkan ini pada tuan Sean. Mungkin saja ini berguna.”ucap salah satu petugas menunjukkan remahan tisu pada rekannya.


Seorang petugas keluar dari ruang tes. Di depan pintu dia bertemu dengan Sean yang akan masuk ke ruangan.


“Bagaimana apakah menemukan sesuatu petunjuk ?”ucap Sean bertanya pada petugas yang keluar.


“Ya tuan... tim kami menemukan remahan tisu dari bawah kursi tempat tuan melakukan tes interview tadi.”jawab petugas tadi kemudian menunjukkan remahan tisu yang ditemukannya pada Sean.


Sean mengambil remahan tisu itu dan melihatnya. Meskipun dia sendiri kurang yakin tisu itu milik Alexa atau peserta tes lainnya, namun dia tetap menjadikan barang bukti itu sebagai petunjuk.


“Segera selidiki dan cari tahu dari mana tisu itu berasal. Segera laporkan padaku dalam satu jam ke depan.”ucap Sean memberi perintah pada petugas itu.


“Baik tuan...”jawab petugas tadi kemudian segera menyelidiki bersama timnya untuk menemukan asal tisu itu.


Sean masuk ke ruangan tes dan memberi perintah pada petugas itu untuk membuka kembali akses masuk ke ruang tes pada semua staf yang ada di sana.


Sean keluar dari ruang tes dan kembali ke tempat duduknya untuk menunggu laporan dari fantôme ataupun dari petugas lainnya.

__ADS_1


Tepat satu jam berikutnya seorang petugas tersenyum lebar sambil menatap remahan tisu yang ditemukan tadi.


“Ya... akhirnya remahan tisu ini sudah diketahui asalnya...”ucap salah satu petugas pada rekannya.


Petugas itu kemudian melaporkan hasil penemuannya pada Sean.


“kriiiing....” suara telepon di meja Sean yang berdering.


“Ya halo... apa ada informasi untuk ku ?”ucap Sean Tak sabar ingin segera mengetahui informasi yang didapat.


“Tuan.... kami sudah menemukan jika tisu itu berasal dari sebuah penginapan, yaitu auberge de la lune.”jawab petugas Itu menjelaskan pada Sean.


“Baik, terima kasih.”jawab Sean singkat kemudian menutup teleponnya.


Lelaki itu kemudian melihat ke arah pintu menetap ke ruangan sekretarisnya.


“Ya tuan...”jawab Judas dari ruangannya lalu segera masuk ke ruangan Sean.


“Ada apa tuan... ?”ucap Judas Setelah tiba di hadapan Sean.


“Apa ada laporan dari Fantôme.. ?”tanya Sean lagi.


“Aku akan menghubungi mereka setelah ini...”balas Judas.


Sean berdiri dan menghampiri sekretarisnya. Coba kau datangi Auberge de la lune dan cari di sana apa ada seseorang yang menginap di sana bernama Alexa Deswari ?”ucap Sean memberi perintah.


“Baik tuan.”jawab Judas.


Sekretaris itu segera keluar kantor mengendarai mobilnya menuju ke penginapan yang disebutkan oleh Sean barusan.

__ADS_1


Sedangkan Alexa masih terlalu tidur di kamarnya saat Judas masuk ke penginapan tempatnya menginap.


Di lain tempat Fantôme sedang mengajak keberadaan Alexa dari nomor ponsel yang dia dapat dari file yang diberikan oleh Judas tadi


“Ya... ketemu... pemegang nomor ini saat ini sedang berada di auberge de la lune.”ucap salah satu anggota fantôme pada rekannya.


“Segera laporkan hal itu pada bos.”ucap anggota Fantôme lainnya.


“Bos...kami sudah menemukan lokasi target dan ternyata itu ada di auberge de la lune.”ucap anggota Fantôme menjelaskan pada Sivan melalui telepon.


“Bagus.... jika begitu posisikan beberapa anggota di sekitar lokasi penginapan itu sekarang juga dan tunggu perintahku selanjutnya.”balas Sivan memberi perintah pada bawahannya.


Setelah mendapatkan kabar itu Sivan segera menelepon Sean dan memberitahukan padanya jika keberadaan target saat ini berada di Auberge de la lune. Dia juga bertanya apa seharusnya bertindak sekarang.


“Sivan.... tahan dulu para anak buah mu dan tunggu perintah dariku untuk menangkap target.”balas Sean memberikan perintah padanya.


Sementara itu Judas juga berhasil mendapatkan informasi dari petugas resepsionis yang ada di penginapan itu dan mendapatkan informasi jika target memang menginap di situ sampai satu minggu ke depan. Dia pun memberitahukan informasi yang didapatnya itu pada Sean.


“Tuan bagaimana apa sebaiknya aku tangkap Gadis itu sekarang ?”tanya Judas menunggu perintah dari Sean.


“Sekarang kau kembali ke sini. Tunggu perintahku selanjutnya. Aku sendiri nanti yang akan menangkap gadis itu dan mengambil liontin itu sendiri dengan tanganku.”jawab Sean memberikan perintah.


Judas pun menuruti perintah Sean dan segera keluar dari penginapan tanpa melakukan apapun di sana.


Sedangkan Sean tersenyum lebar setelah menerima informasi itu.


“Alexa... Sebentar lagi kita akan bertemu dan kupastikan aku akan mengambil kembali liontin milikku.”ucap Sean berdiri dan menatap keluar jendela sambil tersenyum lebar dan tak sabar ingin segera bertemu dengan gadis itu kembali.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2