
Bukalah hatimu untuk Ninis. Belajarlah untuk mencintai. Kendali hati yang sebenarnya itu ada pada kuasa Illahi. Bukan kita. Maka mintalah pada Sang pemilik hati agar hatimu menjadi lapang untuk membuka dan menerima dia sepenuh hati.
Kata-kata Reyna terus terdengar di telingaku. Sangat jelas sekali. Intonasinya sangat tegas dan dalam. Aku tidak tahu bisa membayangkan bagaimana ekspresi wajah Reyna saat sedang menelponku tadi. Sepertinya dia sangat marah dan membenciku.
Kalau kamu bisa mencintai Meylan sepenuh hati, kenapa tidak dengan Ninis? Ninis wanita yang baik. Dia wanita yang tepat untuk kamu.....Meylan memang sangat cantik, tapi nyatanya apa? k**ecantikan fisik tidak akan berarti jika pada akhirnya hanya akan membuatmu terluka. Coba ingat, berapa kali Meylan menyakiti kamu?
Kamu ini bodoh atau sakit jiwa sih? Kok ada ya orang seperti kamu? sampai segitunya mencintai, ujung-ujungnya malah tersakiti dan ditinggal pergi. Orang yang kamu cintai dan perjuangkan mati-matian malah membuatmu hancur seperti ini. Kasihan banget sih kamu!
Rentetan kata-kata Reyna terus saja menggema di telingaku. Seperti suara lagu yang diputar ulang. Terus berbunyi dan berbunyi lagi. Tak mau berhenti. Aku semakin tersudut.
Intonasi suaranya sangat khas. Mendadak aku seperti anak kecil yang dimarahi habis-habisan karena ketahuan kabur saat jam tidur siang dan kemudian kembali ke rumah dalam keadaan menangis karena berantem dengan teman.
__ADS_1
Emak-emak banget. Begitulah Reyna ketika sedang memarahiku di telepon tadi.
Aku coba untuk memejamkan mata, semoga aku bisa tidur malam ini meskipun bisikan kalimat-kalimat Reyna masih saja menari-nari telingaku.
Sekarang kamu harus memutuskan. Pertahankan Ninis atau ceraikan dia. Jika ingin mempertahankannya. Perlakukan dia dengan baik. Jangan pernah menyakiti perasaannya, apalagi menjadikan dia mainan. Cintai dia dengan tulus, karena dia juga tulus mencintaimu.
Yakinlah dengan kata-kataku, Mas. Kau pasti bisa mencintai dia. Mencintai memang butuh proses. Mie instant saja harus dimasak dulu baru bisa dimakan. Begitu juga dengan perasaan.
Sekarang resapi dan hayati tentang bagaimana perasaanmu yang sebenarnya terhadap Ninis, Mas. Tidakkah hatimu tersentuh oleh kebaikan dan ketulusannya? adakah kerinduan saat kamu berjauhan dengannya seperti saat ini? yakinlah padaku, kelak cinta akan tumbuh karena ketulusan, kebersamaan dan juga ketersediaan.
Hempaskan kegilaanmu terhadapnya dan mulailah kedepankan logika. Logika orang yang waras adalah tidak akan membiarkan dirinya untuk jatuh lagi ke lubang yang sama. Paham???
__ADS_1
Apa kamu masih mau tersakiti lagi? kalau mau silahkan kejar terus Meylan sampai ke ujung dunia. Sekarang tanyakan lagi ke dalam lubuk hatimu? apakah kamu akan tetap mempertahankan Ninis atau melepaskannya?
Pertanyaan yang berat. Mungkin Reyna benar, aku memang sudah gila. Kegilaaanku terhadap Meylan selama ini telah mengalahkan logikaku. Harusnya aku bisa mengendalikan perasaan dan mulai belajar meresapi akal sehatku.
Seketika terbayang lagi wajah Mama. Mama yang begitu luar biasa menyayangi dan mengkhawatirkanku. Feeling seorang Ibu memang tidak pernah salah.
Dan satu lagi yang harus benar-benar kamu pahami, kalau kecantikan fisik yang sempurna sudah pasti akan menua seiring dengan bertambahnya usia, tapi kecantikan hati akan kekal selamanya.
Polesan make up dan filler bisa membuat wanita terlihat cantik dalam waktu instant tapi tidak dengan kecantikan hati. Kecantikan hati memang tidak mudah diresapi dalam waktu singkat, tapi pemiliknyalah yang kelak akan menjadi pemenang sejati.
Bersambung.
__ADS_1
Mohon like, vote dan komentarnya ya Guys.
Matursuwun.