LELAKI PILIHAN

LELAKI PILIHAN
Kutilang Berdasi


__ADS_3

Farid


"Ngopi dulu Bang! " Rocky menaruh cangkir kopi di depanku lengkap dengan dua potong roti bagelen.


"Thanks Rock," aku mulai menyeruput kopi dan mulai bercermin. Memastikan tampilanku pagi ini tetap terlihat cool dan rapih.


"Bang, semalem yang saya anter itu siapa? istri Abang? semalam kelihatannya Bu Ninis ngantuk banget, Bang. Sepanjang perjalanan tidur. Untungnya, jalanan lancar banget jadi cepat sampai."


"Pergi dulu Rock!" aku pun bergegas pergi. Meninggalkan Rocky yang masih penasaran karena pertanyaannya belum kujawab. Aku memang sedang tidak mood untuk menjawab. Selama ini di kantor, tidak ada yang tahu tentang pernikahanku dengan Ninis. Tidak boleh ada yang tahu tentang siapa itu Ninis.


...****************...

__ADS_1


Ninis.


Saya sudah bersiap-siap. Pesan dari Reyna untuk Mas Farid yang saya baca pagi ini membuat saya sigap untuk mandi. Mereka akan janjian jam 10 pagi ini di Mall Floral Garden dan tentu saja kesempatan ini tidak boleh saya lewatkan. Saya harus melihat sosok Reyna secara langsung.


Kalau dari foto-fotonya di Instagram, dia memang sangat cantik. Entahlah, apakah aslinya juga cantik. Di pesan itu, Reyna mengatakan sekalian mau mencari kado untuk anaknya yang berulang tahun minggu depan. Rasa penasaran semakin memburu saya. Saya tidak boleh terlambat. Saya harus menguntit mereka.


Seperti yang sebelum-sebelumnya, saya naik KRL supaya bisa tiba di Mall lebih awal. Sambil terus menyimak isi chatt mereka, saya dengan mudah dapat mengetahui posisi mereka saat ini.


Oh ya, hari ini saya memakai gamis berwarna coklat gelap lengkap dengan hijab lebar serta tak lupa cadar. Dengan penampilan seperti ini, saya yakin Si Botak tidak akan mengenali saya jika kami tanpa sengaja berpapasan di Mall nanti.


God.... Ternyata Reyna benar-benar cantik. Seleranya Si Botak memang tiada duanya. Nilai kecantikannya sebelas dua belas dengan Meylan. Tidak beda jauh dengan di Instagram. Wajahnya cantik dengan paras indo yang menonjol. Hidungnya mancung, matanya bulat sayu dengan dagu yang terbelah sempurna, lengkap dengan postur tubuh Kutilang Berdasi. Kurus, tinggi, langsing dan dada berisi.

__ADS_1


Pantas saja Si Botak naksir. Mereka mengobrol seru sambil saling melempar senyum. Sesuatu yang tidak pernah dilakukan Si Botak saat sedang berdua dengan saya. Kami memang sering mengobrol sambil makan, kadang bercanda juga. Tapi Si Botak tidak pernah melepaskan senyum terindah yang seperti itu kepada saya.


Dari percakapannya dengan Meylan di WA tempo hari, sepertinya mereka sedang ada masalah. Meylan terlalu sibuk sementara Si Botak terus menuntut keseriusan. Si Botak ingin cepat-cepat merealisasikan rencana awal mereka yaitu rujuk. Minimal menikah secara siri dulu. Tapi Meylan seolah lupa dan sengaja mengulur-ulur waktu. Entah kenapa....


Dan Si Botak yang sedang kecewa dengan sikap Meylan seolah seperti menemukan oase lewat pesona Reyna. Maka dia pun mendekati Reyna. Begitulah analisa saya.


Lagi-lagi batin saya bertanya, mengapa harus ke Reyna? jika dia memang sedang galau dengan sikap Meylan, mengapa dia tidak melampiaskan kegalauannya pada saya? saya yang selama ini selalu ada untuknya. Saya yang selama ini telah dilibatkan dalam usaha rujuknya dia dengan Meylan. Mengapa bukan ke saya? mengapa harus ke perempuan lain?


Pasti karena Reyna cantik dan lebih adem dilihat dibanding saya. Dammmmn! ingin rasanya menggebrak meja saat ini. Entah mengapa saat ini saya tidak ingin menangis. Tidak ada butiran air mata yang siap menetes, meski amarah sudah memuncak sampai di ubun- ubun.


Pesanan saya datang. Mungkin dengan makan, dapat menghilangkan sedikit emosi saya. Apalagi saya juga sudah lapar. Tadi di rumah belum sempat sarapan. Saya lirik mereka lagi.

__ADS_1


Si Botak nampak sedang menggoda Reyna yang sedang menyuap makanan. Aih, bikin muak. Mendadak selera makan saya hilang melihat tatapan genit Si Botak pada Reyna. Saya benar-benar ingin menggebrak meja.... Meluapkan amarah yang sudah menggunung dan mencabik-cabik kepala Si Botak.


Bersambung.


__ADS_2