
Masker yang saya gunakan sepertinya cukup membantu proses penguntitan ini. Mata saya dengan leluasa memandangi kemesraan mereka. Si Botak dan Meylan tidak melihat ke arah saya sama sekali. Posisi duduk kami memang berjauhan. Tapi saya tetap bisa memantau mereka. Sesekali Si Botak menyuapkan potongan steak ke mulut Meylan. Mesranya...
Sama saya juga begitu sih.. Saya pernah beberapa kali disuapi olehnya. Tapi sayangnya dalam versi pura-pura. Apalagi saat itu ada mamanya di depan kami. Sudut mata saya mulai memanas. Ini baru melihat kemesraan mereka secara langsung. Bagaimana dengan yang mereka lakukan di apartemen?
Sepertinya mereka sudah selesai makan. Saya harus bersiap-siap. Akan kemana mereka ya? Apakah langsung ke bioskop? saya amati mereka terus. Meylan berdiri dan menggandeng tangan Si Botak. Mereka begitu serasi. Tinggi badan mereka nampak begitu seimbang.
...****************...
__ADS_1
Saya masih mengantre untuk membeli tiket. Kemana mereka ya? kok tidak kelihatan. Apa sedang muter muter dulu membeli sesuatu. Tiba-tiba saya merasa tegang. Apa Jangan-jangan mereka tidak jadi nonton?
Nah itu mereka.. Nampak Si Botak dan Meylan sudah memasuki area bioskop. Saya segera melipir. Tiket sudah saya dapatkan. Si Botak segera mengantre untuk membeli tiket. Si Princess Meylan duduk dengan santai sambil memainkan ponselnya. Semua mata tertuju padanya. Ibarat emas dia begitu berkilau.
Film akan diputar sekitar 15 menit lagi. Saya tetap pada posisi di sini. Menjaga jarak agar jangan sampai Si Botak melihat saya. Sambil menunggu Film diputar, mereka duduk bersebelahan, Si Botak menggenggam tangan Meylan dengan mesranya.
Di sela-sela menonton film, adegan romantis pun kembali saya lihat. Kali ini pemerannya adalah sepasang mantan suami istri yaitu Mas Farid dan Princess Meylan. Mereka tak segan untuk saling meluapkan gelora kemesraan. Mas Farid memeluk bahu Meylan dan Meylan merebahkan kepalanya di pundak Mas Farid. Aih, mesranya....
__ADS_1
Film yang diputar sebenarnya cukup bagus. Film horor bergenre romantis. Tapi saya tidak bisa fokus menonton karena rasanya tontonan di depan saya lebih menarik. Adegan mesra antara Si Botak dan Meylan. Huh!
Entah apa yang merasuki otak saya. Saya sadar apa yang sudah saya lakukan ini malah menambah volume sakit hati saya. Saya cemburu? jelas, sangat cemburu. Tapi lagi-lagi apalah daya saya? status saya hanyalah istri pura-pura...
Kalau di dalam sinetron, mungkin adegan itu sudah berganti dengan adegan kekerasan hehehe... Di mana Princess Meylan akan dilabrak dan dipermalukan di depan umum. Saya akan menjambak rambutnya sambil melontarkan makian kasar. Lalu Si Botak akan terkejut dan berusaha menenangkan saya.
Hmmm..Sayangnya, adegan itu hanya ada dalam khayalan saya saja. Coba kalau beneran, pasti seru. Pasti akan jadi berita viral di sosmed. Saya akan langsung tenar di dunia maya, dan setiap orang pasti akan heboh memberitakan saya dengan tagar istri yang diselingkuhi, istri yang dikhianati, melabrak pelakor, dan hmm.. Apa lagi yak?
__ADS_1
Bersambung.