
Rasa penasaran semakin menguasai saya. Saya menjadi ingin tahu apa yang sedang dilakukan Si Botak saat ini, termasuk juga apa yang sedang dilakukannya bersama Meylan. Maka mulailah saya memantau sosial medianya. Saya amati dengan detail setiap postingan-postingannya. Tidak hanya dia.Tapi juga Si Meylan. Hahaha.. Tidak usah heran, cewek kalo jatuh cinta, insting ingin tahunya kan bisa melebihi agen FBI.
Si Botak baru saja mengirimkan insta story bertuliskan ucapan selamat ulang tahun. Pasti itu ditujukan untuk Meylan.
Selamat hari lahir... Semoga bahagia selalu memenuhi duniamu. Doa yang terbaik untukmu selalu. Emoticon love love.
Dan Meylan baru saja memajang foto baru di instagramnya. Foto dirinya di tepian pantai dengan pasir putih yang berkilau. Wajahnya sangat cantik dengan aksesoris kacamata dan topi pantai. Bertuliskan caption Need vitamin sea. Sepertinya itu foto dia ketika sedang liburan atau mungkin memang sedang ada pemotretan. Yang jelas, dia nampak sangat fotogenik. Semua foto-fotonya tidak ada yang jelek.
Selalu mendapat ribuan jempol dan komentar. Dan Si Botak sangat rajin memberikan jempol pada foto-fotonya. Hmmmm....
Saya melacak Facebook Si Botak. Postingan-postingannya yang sudah lama. Status-status dan juga foto-fotonya dengan Meylan ketika mereka masih pacaran. Luar biasa....
__ADS_1
Pikiran saya kembali dihantui pertanyaan. Kira-kira kejutan apakah yang sedang disiapkan Si Botak untuk Meylan? kado apa yang akan dia berikan pada berikan untuk Meylan? mereka akan merayakan di mana? huh, seandainya saya bisa tahu semuanya. Saya tidak mungkin menanyakan kepada Si Botak. Dia pasti heran kalau saya bertanya-tanya.
Aah.. Seandainya saya bisa meretas whatsappnya. Ya, dengan cara itu saya bisa mengetahui semuanya. Keren banget pastinya kalau saya bisa meretas tanpa ketahuan. Tapi gimana caranya ya?
Demi apapun, saya hanya ingin memenuhi rasa penasaran saja. Saya benar-benar ingin tahu apa yang sedang dia lakukan sekaligus memantau bagaimana perkembangan hubungan dia dan Meylan. Apakah mereka sudah semakin intens dan tinggal menunggu selangkah lagi untuk bersatu.
Di sisi lain, saya kan jadi bisa lebih bersiap-siap. Mempersiapkan mental dan hati saya jika nanti dia menceraikan saya dan saya harus keluar dari rumah itu. Ya, ya.. Ini ide bagus. Saya harus meretas whatsappnya.
Maka saya mencari informasi di google tentang bagaimana cara meretas whatsapp seseorang tanpa ketahuan. Wow, ada beberapa cara ternyata. Tapi sepertinya tidak sulit. Saya pun mulai mengatur strategi.
Langkah kedua adalah mencari momen dan saat yang tepat untuk meretas langsung ponselnya. Ini sungguh bukan perkara yang mudah. Saya kan harus mengambil langsung ponselnya dia. Dan caranya bagaimana ya?
__ADS_1
Langkah ketiga adalah saya harus mencari tahu password ponselnya. Dan ini sangat-sangat sulit. Saya kan tidak mungkin menanyakan langsung... Hahahaha. Gimana caranya ya?
Apa saya curi saja ponselnya dia ya? terus diam-diam saya bawa ke counter untuk dibukakan passwordnya. Dan setelah itu, saya retas whatsappnya dan lalu saya kembalikan lagi ke dia. Saya akan membuat berbagai alibi seolah-olah saya menemukan ponselnya dia secara tidak sengaja.
Hmmmm.... Ide cemerlang. Tapi sulit. Resikonya besar. Kalau dia sampai tahu, saya mencuri ponselnya, bisa panjang urusannya nanti. Saya menghela nafas. Rasa penasaran ini membuat saya tidak ada selera untuk makan. Padahal perut saya sudah keruyukan.
Saya lirik jam. Sudah pukul dua lewat lima belas. Waktu terasa berjalan dengan cepat sekali. Pikiran saya semakin berkecamuk.
"Kenapa sih bengong aja? nih ada nasi kotak dari Bu July. Bu July kemarin merayakan ulang tahun pernikahan." Ujar Bu Ratu sambil meletakkan nasi kotak itu di meja saya.
"Eh iya. Terima kasih ya Bu!"
__ADS_1
Alhamdulillah dapat rezeki. Saya jadi tidak perlu keluar untuk beli makanan. Sehabis makan, energi penasaran saya semakin memuncak. Saya pun memutuskan untuk menuju pusat perbelanjaan. Tujuan saya hanya satu, membeli ponsel baru.
Bersambung.