Menikah Demi Papa

Menikah Demi Papa
Do You Miss Me?


__ADS_3

Happy reading 🍃


Saat ini semua penghuni rumah keluarga Smith tengah berkumpul di meja makan, mereka sedang menyantap menu sarapan yang sudah disediakan oleh para pelayan.


Menu sarapan yang disediakan oleh para pelayan pagi itu adalah egg drop sandwich ala drama korea yang tengah populer di kalangan KDrama Lovers, telur mata sapi dan tak lupa segelas susu sapi segar sebagai pelengkap menu sarapan


Aluna baru saja memasuki ruang makan sambil menenteng nampan berisikan piring dan gelas kosong. Gadis itu tidak menunggu mertua dan adik iparnya untuk sarapan karena tidak bisa menahan rasa lapar dan keinginan besar untuk makan makanan tertentu, bisa dikatakan bahwa ia sedang mengalami fase ngidam yang sangat sering dialami oleh wanita hamil.


Aluna membawa nampan itu ke dapur dan menaruhnya di westafel.


"Selamat pagi mommy, daddy, Shera." Sapa Aluna.


Gadis itu menarik kursi makan dan bergabung bersama mertua serta adik iparnya.


"Selamat pagi sayang." Balas Ayunda, mertua Aluna.


"Kamu sudah sarapan?" Tanya Reymond. Pria itu meneguk susu segar yang tersedia di hadapannya.


"Sudah daddy. Maaf ya aku sarapan duluan."


"Tidak perlu meminta maaf. Kami malah khawatir kalau kamu tidak sarapan."


Ayunda memang selalu bersikap baik dan ramah kepada Aluna. Wanita paruh baya itu menganggap Aluna seperti anaknya sendiri walaupun gadis itu hanya menantu di keluarga Smith namun perlakuan dan kasih sayang yang diberikan sama persis seperti layaknya seorang ibu kandung terhadap anak perempuan. Ayunda tidak pernah membeda-bedakan kasih sayang antara Shera dengan Aluna. Wanita itu tidak punya alasan untuk bersikap buruk dan membenci menantunya karena selama tinggal dalam satu atap, penilaiannya terhadap Aluna tidak ada cacat sedikitpun. Gadis itu sudah menunjukan sikap sebagai menantu idaman dimata mertuanya.


"Mommy, aku izin menghadiri acara reuni ya nanti sore." Ucap Aluna sambil mengambil satu buah jeruk diatas meja.


"Reuni sekolah?"


"Iya daddy, lebih tepatnya reuni SMA."


"Sore ini akan diadakan acara reuni SMA di ballroom hotel pukul lima sore. Aku kesana bareng Rossa. Boleh ya?"


"Kamu sudah meminta izin Bryan?"

__ADS_1


Aluna menggelengkan kepala.


"Belum, akhir-akhir ini Mas Bryan sulit dihubungi tapi kalian tidak usah khawatir. Aku akan pergi membawa serta kedua pengawal seperti biasa."


"Oke!" Ayunda mengangkat satu ibu jari, menandakan bahwa ia memberikan izin menantunya pergi menghadiri acara reuni nanti sore.


Mau tak mau, Reymond memberikan izin juga karena ia tidak mau membuat Ayunda kecewa. Baginya kebahagiaan istrinya merupakan prioritas utama.


"Terima kasih mommy dan daddy."


|| Sore Hari ||


"Rudy, kita ke Jl. MH Thamrin dulu jemput Eliza di apartemennya." Bryan melihat arloji di tangan kanannya menunjukan pukul setengah empat sore waktu setempat.


"Baik tuan."


Pria itu menarik napas panjang, timbul rasa tidak suka jika atasannya menjalin hubungan kembali dengan wanita lain walaupun status hubungan mereka masih belum jelas.


"Tuan, apakah anda tidak berencana pulang kerumah? Sudah hampir satu minggu anda meninggalkan nyonya muda dirumah sendirian, apakah anda tidak merindukannya?"


"Tunggu sampai pekerjaanku selesai, setelah itu baru pulang ke rumah."


"Kamu fokus saja menyetir!"


Diam-diam Bryan membuka ponselnya, memperhatikan beberapa slide foto Aluna bersama dirinya. Foto itu diambil saat mereka berbulan madu di Bali. Dalam foto itu nampak keduanya tersenyum bahagia, seperti pasangan yang baru saja pacaran. Pria itu mengusap layar ponsel dan bergumam "apa kabar kamu, sayang. Apakah kau merindukanku?"


Rudy bisa dengan jelas mendengar perkataan Bryan karena tidak ingin terlalu ikut campur dalam urusan pribadi akhirnya ia menyalakan mesin mobil dan melajukannya ke apartemen tempat Eliza tinggal.


Tiga puluh menit kemudian, kini mobil yang ditumpangi Bryan sudah berada di area parkir apartemen, mereka sedang menunggu Eliza. Tak lama kemudian, dari lobi keluarlah seorang wanita berusia sekitar dua puluh lima tahun berjalan ke arah mobil hitam milik Bryan.


Bryan membukakan pintu saat ia sudah melihat Eliza berjalan dengan langkah anggun layaknya seorang model yang berlenggak lenggok memperagakan busana atau aksesoris di atas runaway.


"Terima kasih, Ry!" Ucap Eliza dengan lembut.

__ADS_1


Bryan hanya diam saja, tidak membalas ucapan terima kasih dari wanita dihadapannya.


Kini mereka berdua berada di dalam mobil yang sama, duduk bersampingan. Keduanya terlihat begitu serasi, memiliki paras cantik dan tampan.


"Halo Rudy, hari ini kamu sangat tampan sekali." Ucap Eliza mencairkan suasana.


"Terima kasih nona Eliza."


"Jangan panggil aku nona, panggil saja Eliza. Sama seperti saat kita masih sekolah dulu."


"Ehm, baik Eliza."


"Nah begitu dong jadi kesannya tidak terlalu formal. Kita bertiga adalah teman lama pasti akan menyenangkan jika mengulang kembali momen dulu saat masih bersama, benar 'kan Ry?" Eliza melirik ke arah Bryan.


"He'em!" Jawab Bryan singkat.


"Sabar Eliza, demi tujuan balas dendam kamu harus terbiasa menghadapi sikap dingin pria ini. Dulu kamu bisa menaklukannya, apalagi sekarang dengan penampilanmu yang jauh lebih menarik, pasti akan lebih mudah meluluhkan hati Bryan." Ucap Eliza dalam hati.


"Oh iya, tadi Gugun kirim pesan katanya sedang on the way hotel. Kita ketemuan di lobi hotel saja."


"He'em!"


"Kalian tahu tidak, reuni kali ini panitia penyelenggara mengundang mantan personil band sekolah adik kelas kita loh. Band itu sangat terkenal pasa masanya. Kalau tidak salah, XO' band nama bandnya. Mereka empat tahun lebih muda dari kita." Ucap Eliza penuh antusias.


Sepanjang perjalanan, Eliza terus saja mengoceh seakan tidak ada habisnya topik pembicaraan yang ia ucapkan sampai membuat Rudy bosan karena mendengar wanita dibelakangnya terus mengoceh. Sementara Bryan, pria itu malah menikmati setiap perkataan yang Eliza ucapkan.


"Apakah aku mulai memaafkan wanita ini?" Tanya Bryan dalam hati.


to be continued....


Kira-kira Aluna dan Bryan akan bertemu tidak di acara reuni nanti? Hayo tebak! 🤭


Penasaran? Pantengin terus ya kak, novel aku.

__ADS_1


Jangan lupa like dan masukan novel ini ke list favorit kalian agar tidak ketinggalan cerita selanjutnya. Terima kasih.


__ADS_2