Menikah Demi Papa

Menikah Demi Papa
Rahasia Besar


__ADS_3

Sementara itu, Reymond diantar Pak Udin menunju kantor polisi. Ia sengaja menemui Eliza yang merupakan sumber masalah yang terjadi pada keluarganya.


"Sudah saatnya aku mengungkap semua rahasia ini. Jika tidak, wanita itu akan terus menerus menyimpan dendam di hatinya."


"Kita ke kantor polisi xxxx Pak Udin."


"Baik tuan."


Pak Udin melajukan mobilnya.


Tiga puluh menit kemudian, Reymond sudah tiba di kantor polisi. Saat ia hendak menemui Eliza, tatapan matanya melihat sosok wanita paru baya berusia sekitar empat puluh lima tahun duduk berhadapan dengan Eliza. Wanita itu sesekali mengusap air matanya menggunakan tisu.


"Rupanya kau disini juga!" Ucap sinis Reymond.


"Reymond!" Wanita itu terperanjat.


"Cerita apa lagi yang kau karang agar putrimu semakin membenciku?"


Reymond menatap sinis wanita disampingnya.


"Untuk apa anda kesini."


"Pergi!" Teriak Eliza.


"Aku kesini hanya ingin mengungkap sebuah kebenaran."


"Kebenaran yang ibumu sembunyikan selama ini."


Wanita paru baya itu pucat pasih wajahnya seperti mayat.


"Reymond, ku mohon jangan!" Wanita itu menggelengkan kepala.


"Kau mau selamanya anakmu jadi orang bodoh yang tak tahu mengapa ia harus balas dendam."


"Jangan hina ibukku." Teriak Eliza.


"Lihat-lah, ia begitu berbakti kepadamu."


"Hentikan Reymond!"


"Ku mohon, hentikan!"


"Hentikan, katamu! Akibat keegoisanmu, dia nyaris melenyapkan seorang wanita beserta dua orang bayi yang masih dalam kandungan."


"Suci, sampai kapan kau akan menutupi rahasia ini dari putrimu." Ucap Reymond kepada ibunya Eliza.


Aku bingung kenapa Tuan Reymond dari tadi membahas soal rahasia, rahasia apa? Lantas ada hubungan apa antara ibu dengan pria ini? Bukan-kah mereka baru bertemu dua kali namun sepertinya mereka sudah lama saling kenal. Ada rahasia apa ini? Apakah ibu menyembunyikan sebuah rahasia yang aku sendiri tidak tahu? (Eliza)


Eliza dibuat bingung.


"Ibu, katakan. Apa sebenarnya yang terjadi!"


"Eliza, semua cerita yang ia sampaikan tidak semuanya benar. Ibumu sengaja merangkai kata agar kau yakin untuk membantu membalaskan dendamnya kepada keluargaku." Reymond melipat tangan ke dada.

__ADS_1


"Reymond, jangan!" Ucap Suci penuh keputus asaan.


"Maaf, aku harus mengungkapkan semuanya sekarang."


Dengan penuh keyakinan Reymond menceritakan sebuah rahasia masa lalu yang terjadi antara dirinya, ibu dan bapak Eliza.


Flash back on


Tahun 1976, disebuah kota di pulau Jawa tepatnya di DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) seorang pemuda berdarah London baru saja menapakan kakinya di Stasiun Tugu Yogyakarta. Ia dari Jakarta sengaja datang ke kota itu karena diminta sahabatnya, Alexander untuk menjadi saksi pernikahan antara dirinya dengan seorang wanita yang bernama Tiwi. Hari itu cuaca sangat panas, sehingga mereka memutuskan untuk naik becak menuju sebuah penginapan terdekat.


Ditengah perjalanan, ia melihat seorang wanita cantik dengan perawakan khas wanita Asia tengah tergesa-gesa melintas di jalur zebra cross. Ia tidak menengok kanan-kiri hampir saja wanita itu tertabrak oleh becak yang ditumpangi pria bule tersebut.


Gedebuk!


Wanita itu terjatuh. Reymond turun dari becak dan membantunya.


"Thank you." Ucap wanita itu menggunakan bahasa Inggris


"You're welcome."


Wanita itu pergi meninggalkan Reymond yang masih mematung.


"Reymond!" Ucap Alexander.


"Oh yeah. Wait a minute!"


Reymond kembali duduk diatas becak.


"Terima kasih pak." Ucap Reymond menggunakan bahasa Indonesia.


Jadi ceritanya, Reymond dan Alexander ini mahir juga berbahasa Indonesia karena mereka berdua sering bergaul dengan orang Asia khususnya yang berasal dari Indonesia.


"Bahasa Indonesiamu fasih juga Rey." Ucap Alexander.


"Tentu saja, karena aku berniat menetap juga disini jadi harus mulai mengusai bahasa Indonesia."


"Aku tak mau meninggalkanmu sendirian di negara ini. Kita akan hidup dan mati bersama di negara yang sama." Ucap Reymond terkekeh.


Alexander melempar bantal ke arah sahabatnya.


"Tapi kau tak akan menikahi wanitaku kan!" Ledek Alexander.


"Cih, mana mungkin aku tega merampas milik sahabatku sendiri."


"Aku akan mencari yang lain." Reymond merangkul pundak sahabatnya.


"Terima kasih karena sudah bersedia menjadi saksi pernikahanku."


"Kita teman jadi tak perlu berterima kasih."


"Besok kau menikah, sebaiknya persiapkan staminamu untuk menghadapi malam pertama."


Lagi-lagi Reymond menggoda Alexander.

__ADS_1


"Sialan kau Rey!" Teriak Alexander.


"Aku akan berjalan-jalan, kau istirahat-lah."


Reymond meninggalkan Alexander sendirian dikamar. Ia berjalan kaki menghirup udara segar. Sebelum keluar kamar, pria itu memakai topi cowboy untuk menghindari paparan sinar matahari di siang hari.


Dari kejauhan, ia melihat wanita yang ditolong olehnya. Pria itu berlari mengejarnya.


"Hei tunggu!" Panggil Reymond.


Napasnya tersengal-sengal.


"Anda memanggilku?"


"Ya, aku yang menolongmu tadi."


"Oh tuan, ada apa? Saya sudah mengucapkan terima kasih kan, lantas mengapa anda mengejarku?" Tanya wanita itu.


"Siapa namamu?"


"Apa arti sebuah nama bagi wanita biasa seperti saya." Ucapnya.


"Menurutmu biasa namun bagiku tidak."


Wanita itu tersipu malu. Ini pertama kalinya ada seorang pria memuji dirinya.


"Suci Rahayu." Ucap Suci tersenyum simpul.


"Aku Reymond Smith."


Reymond mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dan wanita itu pun menerimanya.


Semenjak hari itu, Reymond dan Suci menjadi dekat hingga suatu hari pria itu memantapkan hati meminang Suci untuk menjadi istrinya. Bak gayung bersambut, Suci bersedia menerima lamaran Reymond. Tepat enam bulan setelah pernikahan Alexander, Reymond berencana menikahi wanita pujaannya.


Semua rencana pernikahan sudah disusun matang mulai dari gedung, gaun pengantin dan catering sudah dipesan tinggal menyebar undangan bahkan keluarga Reymond dari London jauh-jauh hari sudah memesan tiket pesawat untuk menghadari pernikahan putra semata wayangnya namun sebuah bencana datang melanda. Dua bulan sebelum pernikahan, Suci dengan tega selingkuh dan membawa kabur uang yang Reymond titipkan untuk membayar sisa pembayaran gedung, catering dan lain-lain.


Reymond tak menyangka bahwa kekasihnya tega mengkhianatinya sebelum pernikahan berlangsung. Padahal semua persiapan sudah 90% untung saja sahabatnya Suci bernama Ayunda bersedia menggantikan wanita itu menjadi pendamping Reymond dipelaminan.


Pada hari pernikahan, Suci datang kembali memohon agar Reymond bersedia menerima dirinya dan menikahinya. Wanita itu berkata bahwa dirinya tengah mengandung benih mantan kekasihnya namun ia tidak bersedia bertanggung jawab karena terdesak Suci meminta tolong kepada Reymond untuk menjadi ayah bagi bayi yang dikandung.


Ayunda pasrah jika memang calon suaminya ingin kembali dan menikahi Suci namun dengan mantap Reymond lebih memilih wanita berhati baik itu untuk menjadi pendamping hidup selamanya.


Mulai saat itu, tumbuh rasa benci dan dendam di hati Suci. Ia bertekad membalaskan dendamnya kepada keluarga Reymond melalui anak yang dikandung.


Flash back off


Hancur hati Eliza mendengar kisah masa lalu pria itu beserta ibunya.


"Apa yang dikatakan Tuan Reymond benar?" Tanya Eliza kepada ibunya.


"El...."


to be continued....

__ADS_1


__ADS_2