
"Kak besok datang kan wisuda aku?" Tanya Rachel.
"Iya sayang, nanti Kakak usahakan datang ya." Jawab Fazel.
Begitulah Fazel, slalu tidak bisa bilang tidak untuk kemauan Rachel, Fazel yang terlalu menyayangi Rachel membuat Rachel terlalu nyaman dan selalu manja pada Fazel.
Reyvan pun sangat senang dengan perlakuan Fazel terhadap Rachel.
***
"Anak Mommy cantik sekali." Seru Sasha saat melihat Rachel dengan balutan kebaya berwarna peach dan Makeup naturalnya.
Rachel menoleh kearah sumber suara, "Mommy bisa aja. Mommy juga cantik." Jawab Rachel.
"Kalian berdua sama-sama cantik." Sahut Reyvan yang merangkul istri dan anak gadisnya itu.
"Dad, dimana Kak Fazel?" Tanya Rachel.
"Hmm...Kak Fazel kekantor dulu, ada meeting penting. Nanti diusahakan menyusul." Jawab Reyvan yang kemudian beradu pandang dan tersenyum dengan Sasha.
Wajah Rachel berubah menjadi muram, "Kak Fazel bilang mau datang diwisuda aku, tapi malah mentingin kerjaan." Batin Rachel.
***
"Dan lulusan terbaik tahun ini, diraih oleh Rachel Shavanda Rivano dengan IPK 4.00."
Reyvan dan Sasha begitu bangga pada Rachel, mampu menyelesaikan S1 dengan waktu kurang dari empat tahun dengan IPK sempurna.
Rachel memang menuruni kecerdasan dari Sasha sang Mommy.
"terimakasih telah melahirkan anak yang begitu luar biasa Sayang." Ucap Reyvan sambil menggenggam dan mencium tangan Sasha.
Disudut gedung Fazel menyaksikan sendiri wanita yang ingin ia nikahi, "Kamu memang sempurna Hel, cantik, pintar, dan aku yakin kamu akan seperti Mommy yang bisa menjadi ibu yang baik untuk anak-anak kita nanti." Gumam Fazel.
Rachel menghampiri Reyvan dan Sasha, tetapi matanya slalu mencari keberadaan Fazel.
"Cari siapa?" Tanya Sasha.
"Kak Fazel beneran gak datang ya Mom?" Tanya Rachel dengan tidak bersemangat.
"Mungkin Kak Fazel banyak kerjaan. Kita pulang yuk." Ajak Reyvan.
Rachel benar-benar merasa kecewa karna Fazel mengingkari janjinya. Rasanya ia ingin marah sekali terhadap Fazel.
"Mom, kenapa kita kesini?" Tanya Rachel saat tiba di lobby sebuah hotel mewah.
"Daddy ada pertemuan dengan klien disini sebentar, temani dulu ya." Bujuk Sasha.
Mau tidak mau Rachel mengikutinya, padahal ia ingin sekali segera tiba dirumah dan menunggu Fazel didalam kamarnya.
Reyvan membawa Rachel dan Sasha menuju sebuah ruangan privat yang sudah didekorasi dengan seindah mungkin, terlihat ada background yang didekorasi dengan inisial huruf F dan R, disetiap sisinya terdapat bunga mawar berwarna merah muda kesukaan Rachel.
"Dad, Mom.. Ini acara apa?" Tanya Rachel dengan bingung sambil mengedarkan pandangannya.
Disana juga sudah terlihat ada Oma, Opa, Uncle Billy, Auntie Naya, Uncle Fitto, Auntie Indira, Zio, Nabil, Eksa dan Mahesa. Juga Ada GrandMa Martha dengan suami bulenya, Uncle Darren, Auntie Farah dan ketiga anaknya yang datang jauh-jauh dari Paris.
Terlihat juga Kenzo dan Rasya sebagai sahabat Fazel.
Reyvan membawa Rachel keatas panggung kecil yang sudah didekorasi dengan Background inisial FR tersebut.
Fazel keluar membawa Buket mawar merah muda dan naik keatas panggung kecil tersebut lalu tersenyum pada Rachel.
Fazel tampak gagah dengan memakai batik yang senada dengan kebaya Rachel.
"Dad..." Panggil Rachel sesaat sebelum Reyvan melepaskan genggaman tangannya pada Rachel.
Reyvan menatap anak gadisnya itu. "Ada yang mau Kak Fazel bilang sama Kamu." Lalu Reyvan mencium kening Rachel dan meninggalkan Rachel bersama Fazel diatas Panggung.
__ADS_1
"Kak Fazel, ada apa ini." Tanya Rachel dengan berbisik.
Fazel tersenyum, lalu menghadap para keluarga.
"Daddy, Mommy, Terimakasih untuk kesempatan yang sudah kalian berikan untuk Fazel. Terimakasih untuk kasih sayang tulus kalian hingga Fazel bisa seperti sekarang ini. Dalam kesempatan ini Fazel secara resmi ingin meminta restu untuk melamar Rachel."
Ucapan Fazel membuat Rachel terkejut, pasalnya Rachel sama sekali takut hubungannya ditolak oleh keluarganya.
"Oma, Opa, Grand Ma dan Grand Pa, terimakasih sudah mempercayai Fazel.
"Uncle Bill, Auntie Nay, Uncle Fitt, Auntie Indira, Uncle Darren dan Auntie Farah, Terimakasih untuk dukungannya. Fazel merasa tidak akan jadi seperti ini tanpa kalian semua."
Fazel menatap Rachel dan memberikan buket mawar merah muda yang sedari tadi ia pegang untuk Rachel.
"Aku sudah mendapatkan restu dari semua orang, sekarang, dihari bahagiamu aku ingin melamarmu. Will you marry me?" Tanya Fazel yang kemudian membuka sebuah kotak kecil berisikan cincin permata.
Rachel membekap mulutnya seolah tidak percaya.
"Kak benarkah ini?" Tanya Rachel.
Fazel mengangguk dan tersenyum, "So?"
Rachel mengangguk, "Yes, I will Kak."
Semua orang terlihat bahagia, terlebih Reyvan dan Sasha yang kini lega karna Ayah dan Bunda mau merestui Fazel untuk Rachel.
Fazel melingkarkan cincin dijari manis Rachel.
Reyvan dan Sasha berdiri lalu menghampiri Fazel dan Rachel.
"Selamat ya Hel, harus bahagia dengan Kak Fazel." Ucap Sasha sambil memeluk putri tercintanya itu.
"Hai Boy, Daddy bangga dengan keberanianmu." Ucap Reyvan sambil memeluk dan menepuk punggung Fazel.
"Terimakasih Dad, Mom, Karna kalian Fazel bisa seperti ini." Jawab Fazel dengan terharu.
"Good job Boy. Uncle bangga sama kamu." Ucap Billy pada Fazel.
"Terimakasih Uncle." Jawabnya Fazel.
Mereka lanjut makan siang bersama selesai acara makan siang bersama, Mereka kembali keaktifitas nya masing-masing, Fazel membawa Pulang Rachel.
"Tapi aku mau marah sama Kakak." Ucap Rachel dengan mengerucutkan bibirnya.
"Marah kenapa? Kakak salah apa?" Tanya Fazel dengan fokus menyetir.
"Kakak gak datang diwisuda aku."
Fazel tersenyum, "Siapa bilang, tadi kakak datang sampai Rachel dipanggil keatas panggung, lalu Kakak segera kembali kehotel buat siapin acara tadi Hel."
"Ide dari mana Kak?" Tanya Rachel.
"Dari hati lah sayang, demi kamu apa sih yang engga." Jawab Fazel sambil menggenggam tangan Rachel lalu menciumnya.
"Terus, gimana bisa yakinin Oma dan Opa?"
"Dibantu Daddy dan Uncle Bill. Opa bilang sebetulnya Opa juga khawatir kalau lepas kamu ke cowok lain, takut dapat yang kayak Arlan. Karna itu Opa lebih setuju kamu sama Kakak."
Rachel menghela nafasnya, "Aku kira hubungan kita akan rumit Kak."
"Bahkan Mommy sudah tau lama tentang perasaan Kakak ke kamu, Mommy slalu mendukung Kakak Hel."
"Really?"
Fazel hanya mengangguk sambil mengemudikan mobilnya.
"Kamu seneng?" Tanya Fazel.
__ADS_1
"Aku bahagiaaaaa banget Kak... Aku gak nyangka Kakak bisa ngelakuin ini lebih jauh."
"Sama-sama terus sama Kakak ya Hel, cuma kamu penyemangat dan tujuan hidup Kakak."
"Iya Kak, aku janji akan terus sama Kakak." Jawab Rachel kemudian mencium pipi Fazel.
"Apa kita akan segera menikah kak?" Tanya Rachel.
"Umurmu masih 22 tahun, sudah siap menikah? tidak ingin bekerja dulu atau lanjut S2?" Tanya Fazel.
"Mommy juga saat menikah dengan Daddy masih sembilan belas tahun. Dan Daddy tidak melarang Mommy berkarier."
Fazel tersenyum, "Kalau gitu mari kita menikah."
.
.
Terimakasih untuk Readersku semua.
walaupun masih minim komentar dan like, semoga kalian suka dengan karyaku ini.
Menikah dengan Kakak sahabatku sudah tamat ya, tapi akan ada Bonus chapter tentang pernikahan Fazel dan Rachel juga.
Yang sudah membaca mohon bantu like dan vote nya ya.
.
.
Jika berkenan, Mampir di novelku selanjutnya ya yang berjudul "TAKDIR CINTA (Ghea&Tristan)"
Update setiap Hari jam 12.00!!
Jangan lupa klik Favorit, bantu Like, Komen dan Votenya.
Beda Agama adalah LDR paling jauh.
Ghea terpaksa berpisah dengan Tristan, meskipun mereka saling mencintai namun keyakinan, iman dan Tuhan mereka berbeda membuat hubungan mereka tak bisa bersatu.
Fadhil seorang Dosen diuniversitas swasta yang berusia 35 tahun akan menikah dengan Yasmin kekasihnya yang seorang model ternama berusia 30tahun.
Mereka sudah berpacaran selama sepuluh tahun, tapi penantian Fadhil selama 10tahun berakhir menyedihkan, tak disangka Yasmin pengantinnya kabur dengan pria lain.
Namun pihak keluarga Fadhil menginginkan pengantin pengganti karna tidak ingin menanggung malu. Ghevana atau Ghea yang masih berusia 18tahun terpaksa menggantikan Yasmin sang Kakak yang kabur dengan pria lain.
Bagaimana kehidupan rumah tangga beda usia jauh Ghea dan Fadhil?
Akankah perbedaan usia 17tahun membuat mereka saling mencintai dan mengerti?
Dan bagaimana perasaan Fadhil saat Yasmin hadir kembali?
Bagaimana juga perasaan Tristan saat mengetahui Ghea sudah menikah?
Akankah Ghea melepas suaminya untuk sang Kakak atau tetap mempertahankannya?
Akankah perasaan Ghea masih ada untuk Tristan atau sudah berpaling pada Fadhil?
.
.
.
.
__ADS_1
...Dukung Author yuk, dengan Vote, like dan coment agar tetap semangat....