MENIKAH DENGAN KAKAK SAHABATKU

MENIKAH DENGAN KAKAK SAHABATKU
NYAMUKNYA BUAS


__ADS_3

Pagi hari Sasha bangun lebih awal, setiap hari jumat slalu ada kuliah pagi, Sasha melihat Reyvan yang masih tertidur pulas sambil memeluknya dengan sangat possesif, perlahan Sasha memindahkan tangan Reyvan yang memeluknya itu.


Sasha beranjak menuju toilet untuk membersihkan diri.


"Ya ampun merah semua" Sasha terkejut saat melihat dirinya didepan cermin, melihat begitu banyaknya kiss mark yang dibuat oleh Reyvan di area dadanya.


Seketika wajahnya memerah mengingat kejadian sedikit panas semalam.


Sasha menggelang-gelengkan kepalanya untuk melupakan bayangan yang terjadi semalam.


Setelah ritual bebersihnya selesai, Sasha segera membereskan buku-buku dan laptop yang akan ia bawa kekampus. Sasha melihat Reyvan yang masih tertidur pulas.


"Mas Rey kelihatannya cape banget" Gumam Sasha sambil mengusap kepala Reyvan yang masih tertidur, kemudian mencium keningnya.


"Aku berangkat dulu mas" Pamitnya yang tidak mungkin terdengar oleh Reyvan.


Sasha turun menelusuri anak tangga, berpapasan dengan Naya yang juga sudah bersiap untuk berangkat ke kampus bersama.


"Ayo kalian sarapan dulu" Ajak bunda.


"Iya bun, makasih" Jawab Sasha sambil menarik kursi meja makan.


"Reyvan mana Sha? gak ikut sarapan bersama?" tanya Ayah.


"Lah kak Rey udah pulang? bukannya besok minggu baru balik ya?" Sahut Naya yang bertanya.


"Masih tidur Yah, kayanya Mas Rey cape banget" jawab Sasha ke Ayah.


"Iya Nay, udah pulang semalam, gak tau sih jam berapa"


"Jam sepuluh lewat pulangnya Sha, emang gak ngabarin ya?" tanya bunda.


"Aku gak tau bun, padahal siangnya Mas Rey video call, bilang pulangnya masih tiga harian lagi, eh pas aku bangun semalam, mas Rey tau-tau udah tidur aja disebelah aku" Ucap Sasha.


"Bikin kejutan itu Sha." Sahut Naya.


Sasha hanya tersenyum menanggapinya.


"Yuk jalan Nay" Ajak Sasha setelah mereka selesai Sarapan.


Merekapun pamit ke Ayah dan Bunda lalu pergi kekampus diantar oleh Supir.


Diperjalanan, Naya melihat sekilas leher belakang Sasha lalu menggodanya.


"Sha, dikamar kak Rey banyak nyamuk ya?" Tanyanya dengan iseng.


"Hah, Nyamuk? ga ada Nay" jawab Sasha dengan nada heran.


"Masa gak ada Nyamuk Sha?" Lalu Naya mengeluarkan cermin lipatnya dan memberikannya pada Sasha. "Nih ngaca deh, leher lo dideket kuping merah, Nyamuknya buas yak? Ahahaha" Naya tertawa puas meledek Sasha.


Sasha meraih cermin lipat itu dan melihat lehernya. "Ya ampun disini juga ada ternyata" gumamnya yang terdengar oleh Naya.


Sasha langsung melepas ikatan rambutnya, karna saat itu rambut nya sedang dikuncir kuda. "Sisir dong Nay" Pinta Sasha.

__ADS_1


Naya tertawa, "Emang selain disitu dimana lagi Sha?" Tanya Naya yang tak berhenti menggoda Sasha sambil memberikan sisir untuk Sasha.


"Sstt Nay, udah deh gak usah rese!!" Wajah Sasha memerah seperti udang rebus karna kerpergok oleh adik ipar yang sekaligus sahabatnya itu.


Sementara dirumah Bunda,


Reyvan mulai mengerjapkan matanya, kemudian mengambil posisi duduk dan melihat kearah jam dinding dikamarnya.


"Hah udah jam sembilan" Gumamnya, kemudian dia meraih ponselnya, melihat pesan masuk dan matanya tertuju pada sebuah pesan dari My Little Wife.


"Hubby, aku berangkat kekampus ya, selamat istirahat, Love U"


Seketika Reyvan tersenyum setelah membaca pesan masuk dari Sasha. "Gadis kecil itu menggil gue hubby? " kemudian Rey membalas pesannya itu.


"Maaf sayang, aku kecapean, nanti aku jemput kekampus ya, Love u Too"


Pesannya terkirim, namun belum terbaca, jelas saja, Sasha sudah mulai masuk kelas dan tak memegang ponsel.


Reyvan bergegas mandi kemudian turun kebawah.


"Siang banget Rey bangunnya, ini udah jam sepuluh." Sahut Bunda.


"Iya Bun, Rey cape banget, selama di Singapura kerjaan numpuk banget, Rey sama Billy kurang istirahat" Jawabnya sambil meregangkan lehernya.


Selesai sarapan Reyvan duduk bersama Ayah di Taman belakang, setiap jumat Ayah memang tidak bekerja, kondisinya yang sudah berumur membuatnya harus membatasi jadwal bekerjanya, sehingga hanya kekantor tiga sampai empat kali dalam seminggu.


Bunda mengantarkan dua cangkir kopi untuk Ayah dan Reyvan lalu ikut ngobrol bersama.


"Sudah ada kabar soal maminya Sasha Rey?" tanya Ayah yang menanyakan kabar soal perkembangan pencarian Mami Martha.


"Kasian Sasha, Darren dan Maminya hilang entah kemana, kamu harus baik sama Sasha Rey, kamu suaminya Sasha, hiduplah dengan baik bersama Sasha" kali ini Bunda memberi nasihat.


"Iya Bun, Rey pasti akan jaga Sasha terus."


Sementara Ayah menyembunyikan keraguannya terhadap Reyvan, dia masih belum percaya Reyvan benar-benar telah berubah.


"Permisi Pak Rey, diluar ada yang mencari" Ucap Bi Sumi.


Reyvan mengernyitkan dahinya, pasalnya dia sedang tidak menunggu tamu, jika itu Billy pasti Billy langsung masuk kedalam rumah.


"Siapa Bi?"


"Kurang tau Pak, tapi sepertinya mengantar mobil"


"Oh iya saya tau Bi, ya sudah tolong buatkan minum untuk tamunya ya Bi" Titah Rey.


"Kamu beli mobil Rey?" Tanya Bunda,


"Beli mobil untuk Sasha Bun, kasian Sasha kalau gak ada mobil, Sasha udah biasa mandiri kemana-mana dengan bawa mobil sendiri"


"Gak takut nanti Sasha kecelakaan lagi?" tanya Bunda.


"Bun, kecelakaan kemarin bukan sepenuhnya kesalahan Sasha, polisi kan udah jelasin, awalnya Sasha ditabrak dari belakang dan karna kondisi hujan deras, Sasha jadi hilang kendali" Jawab Reyvan menjelaskan.

__ADS_1


Reyvan beranjak menuju ruang tamu, Ayah dan Bunda ikut mengekori Reyvan.


Setelah urusan serah terima mobil selesai, Reyvan melihat mobil yang ia beli untuk istrinya itu.


"Bagus gak Bun?" Tanya Reyvan.


"Bagus, cocok untuk Sasha"


"Bilang Sasha Rey, kalau cuaca sedang tidak bersahabat, jangan bawa mobil" Sahut Ayah.


"Iya yah, Rey akan larang Sasha untuk bawa mobil kalau cuaca sedang tidak bagus"


Jam satu siang Reyvan menjemput Sasha dikampus, tentunya memakai mobil baru untuk Sasha.


Reyvan memarkirkan mobilnya diparkirkan, dan berdiri disamping mobil sambil menyandarkan dirinya pada pintu mobil.


"Kak Rey tuh" Ucap Fitto sambil menunjuk kearah Reyvan.


"Wah kak Rey pake mobil baru" Seru Naya.


"Kayanya Mobil buat lo Sha" Ucap Fitto.


Sasha hanya mengerdikan bahunya enggan menanggapi. Mereka bertiga menghampiri Reyvan. Reyvan langsung mencium pipi Sasha didepan Fitto dan Naya.


"Mobil baru nih Kak" Ucap Fitto.


"Mobilnya Sasha Fitt" Jawab Reyvan.


"Udah datang Mas?" tanya Sasha.


"Baru tadi diantar, nih kamu yang bawa mobilnya" Ucap Reyvan sambil memberikan kunci mobil ke Sasha.


"Kita langsung pulang Kak?" Tanya Naya.


"Emang lo mau kemana?"


"Traktir gue makan dulu kek, belom makan siang nih"


"Ya udah ayo, yuk Fitt ikut juga" Ajak Reyvan ke Fitto.


"Lain kali deh Kak, gue mau kebandara, jemput sepupu gue yang baru datang dari Amrik"


"Lo mau pergi Fitt? hati-hati dijalan ya Fitt" Ucap Sasha.


"Iya Sha gue duluan ya, Nay, Kak Rey, gue duluan" Fitto pamit dan masuk kedalam mobilnya.


.


.


.


.

__ADS_1


...Tinggalkan Like dan Komentar ya Agar Author Semakin Bersemangat Up Ceritanya"...


__ADS_2