MENIKAH DENGAN KAKAK SAHABATKU

MENIKAH DENGAN KAKAK SAHABATKU
BONUS CHAPTER 3 HARI PERNIKAHAN


__ADS_3

Reyvan memeluk Sasha dari belakang saat Sasha sedang mengeringkan rambutnya dikamar pribadi mereka.


"Maafkan aku sayang." Lirih Reyvan ditelinga Sasha.


"Ada apa Mas?" Tanya Sasha.


"Aku mengingat sikapku ke kamu dulu, sampai kamu ninggalin aku dan melahirkan Rachel seorang diri. Sekarang Rachel sudah mau menikah, rasanya aku menyesal sekali pernah melewatkan waktu tanpa kamu dan Rachel walaupun itu hanya lima tahun."


Sasha membalikan tubuhnya dan melingkarkan tangannya dileher Reyvan lalu mengecup sekilas bibir Reyvan. "Sudahlah Mas, yang penting kamu sekarang sudah jauh berubah jadi lebih baik lagi, bahkan Fazel, Rachel, dan Zio sangat menyayangimu, kamu Daddy terbaik untuk mereka."


Reyvan menempelkan keningnya ke kening Sasha, "Dan kamu pun Mommy terbaik untuk ketiga anak kita." Perlahan Reyvan mencium lembut bibir Sasha dan ciuman mereka berubah jadi panas.


Reyvan membawa Sasha ketempat tidur mereka, menciumi Sasha dengan begitu liarnya dan Sasha selalu membalas dengan penuh gairah, perlahan pakaian mereka terlepas dan terlempar tak beraturan.


"Kamu masih sama seperti dulu sayang." Ucap Reyvan dengan suara Parau.


"Kamu pun masih gagah seperti dulu, staminamu tak pernah turun, aku takut kewalahan melayanimu dan kamu... Ahh Mas pelan-pelan." balas Sasha yang mulai mendesah karna Reyvan terus menggigit bagian leher jenjangnya.


"Aku tak mungkin bisa kelain hati, dan aku slalu puas sama kamu, kamu slalu menggairahkan untuk aku sayang." Reyvan mulai menjelajahi kedua gunung kembar Sasha, bagian bibirnya mulai menyesap dan satu tangannya terus bergerilya meraih titik-titik sensitif Sasha.


"Akhhh.. Mass, pelan.." Desah Sasha.


"Maaf Sayang."


Reyvan mulai membenamkan miliknya ditempat sensitif Sasha, perlahan mulai memainkan juniornya, setelah agak lama, gantian Sasha yang mengambil alih permainan, mereka saling memuaskan satu sama lain, meski umur mereka sudah tidak muda lagi, tapi mereka slalu memberi kepuasan.


"Akhh Sayang, kamu slalu hebat melayaniku." Reyvan mengalihkan posisi saat dirinya sudah tidak bisa menahan puncaknya lagi.


Sasha dibuat mendesah dan mereka larut dalam permainan malam itu.


"Enghhh.." suara erangan Reyvan mengakhiri permainannya.


"Aku mencintaimu, slalu mencintaimu." Ucap Reyvan sambil mengecupi seluruh wajah Sasha.


"Sudah Mas, geli.."


"Mau menemaniku mandi?" Tanya Reyvan dengan menggoda.


Sasha tersenyum, "Tidak akan nambah lagi?" Tanyanya balik, karna tidak mungkin dalam semalam Reyvan hanya melakukan satu kali.


Reyvan tertawa dan mencium istri nya dengan begitu gemas, "Mana mungkin aku tidak nambah, baiklah, kita tidur dulu dan lanjut lagi nanti malam.


Sasha masuk kedalam dekapan Reyvan, tubuh mereka dibiarkan polos dan hanya tertutupi oleh selimut tebalnya.


***


"Kamu cantik sekali sayang." Ucap Sasha saat memasuki ruang rias Rachel.


"Mommy..." seru Rachel.


Sasha menatap sendu wajah putrinya itu, putri yang dulu ia perjuangkan seorang diri. "Mommy sangat menyayangimu sayang." Lirih Sasha yang sebentar lagi melepas anak gadisnya untuk menjadi istri Fazel.


"Mommy.. Rachel juga sangat menyayangi Mommy." Jawab Rachel.

__ADS_1


"Sayang, Mommy sangat ingin mendampingimu. Tapi Kak Fazel juga membutuhkan Mommy. Bolehkan Mommy menemani Kak Fazel?" Tanya Sasha.


Sasha tengah bingung, kedua anaknya akan menikah, disisi lain Rachel adalah putri kandungnya dan disisi lain Fazel meskipun ia hanya seorang anak angkat namun Sasha sangat menyayanginya.


"Mom, nanti Daddy yang mendampingiku. Kak Fazel tidak pernah percaya diri kecuali dengan Mommy atau aku. Aku mengijinkan Mommy menemani Kak Fazel." Jawab Rachel dengan tulus.


"Rachel memang anak baik." Sahut Fitto yang tiba-tiba datang bersama Indira


"Uncle Fitt, Auntie dira." Panggil Rachel.


"Sha, temanilah Fazel. Rachel sudah seperti anakku, dari dalam kandunganmu aku sudah menyayangi Rachel, biar Rachel aku yang mendampingi." Ucap Indira.


Sasha tersenyum, "Thanks Ra, Fitt.. Kalian slalu ada dimasa-masa sulit aku dan Rachel."


Indira memeluk Sasha, kemudian Sasha berpamitan untuk keruangan Fazel.


"Sha, untung lo kesini." ucap Naya yang baru saja keluar dari ruangan Fazel.


"Ada apa Nay?" Tanya Sasha.


"Fazel, sepertinya dia grogi sekali. Atau mungkin tidak percaya diri." Jawab Naya.


"Gue sudah duga, makanya gue kesini."


Sementara Sasha masuk keruangan Fazel dan Naya kembali keruangan Rachel.


"Zel..." Panggil Sasha.


"Mom.. Kenapa kesini?" Tanya Fazel.


"Kamu membutuhkan Mommy." jawab Sasha sambil menangkup pipi Fazel dengan kedua tangan lembutnya.


"Tapi Rachel harus Mommy dampingi juga kan Mom." lirih Fazel.


"Rachel sudah banyak yang mendampingi, sementara kamu, Mommy tau kamu grogi dan membutuhkan Mommy. Iya kan?" tanya Sasha sambil tersenyum.


Fazel mengangguk kemudian memeluk Sasha.


"Terimakasih Mom, Mommy slalu menumbuhkan rasa percaya diri pada Fazel."


Sasha melepaskan pelukannya, "Kamu siap menjadi kepala rumah tangga?" Tanyanya.


"Siap Mom, hanya dengan Rachel, Fazel bisa percaya diri."


"Kalian ditakdirkan untuk saling melengkapi Zel. Saling mencintailah kalian hingga akhir nanti." Ucap Sasha.


"Tentu Mom, Fazel akan menjaga Rachel dan mencintainya segenap hati Fazel. Seperti Daddy yang slalu mencintai Mommy."


Sasha tersenyum.


Sasha terus mengajak Fazel berbincang, sedari dulu Sasha selalu melakukan hal ini kepada Fazel untuk membuat Fazel melupakan grogi dan rasa tidak percaya dirinya. Metode Sasha ini slalu berhasil dan diikuti oleh Rachel.


"Sudah siap Zel? waktunya kita turun."

__ADS_1


Fazel menarik nafasnya dan membuangnya dengan perlahan kemudian mengangguk.


Dengan satu tarikan nafas, kini Rachel resmi menjadi istri Fazel. Sasha memeluk tubuh Fazel, "Tolong jaga Rachel untuk Mommy Zel, Mommy bangga sama Fazel." Bisiknya sambil memeluk Fazel.


"Good Boy, Daddy tau kamu pasti akan menjadi anak Daddy yang terbaik." Ucap Reyvan ketika bergantian memeluk Fazel.


"Terimakasih Dad, bukan hanya Rachel yang Fazel jaga, tapi Daddy, Mommy dan Zio akan slalu Fazel jaga." Ucapnya mantap.


Resepsi pernikahan Fazel dan Rachel digelar mewah di ballroom hotel, dengan thema princess sesuai impian Rachel.


"Kamu cape sayang?" Tanya Fazel lembut pada Rachel.


"Engga Kak, aku kayak mimpi banget." Jawab Rachel.


"Kamu cantik sekali, dari kecil kamu slalu cantik." Fazel tersenyum dan Rachel membalas senyuman itu.


"Hemm pantes aja Kak Fazel naksir aku." Ucap Rachel dengan percaya diri.


Fazel tertawa, "Bukan karna kamu cantik, tapi karna dari awal kakak cuma bisa terbuka sama kamu selain Mommy. Kamu menarik, itu yang bisa buat kakak terus memperjuangkan kamu."


Rachel tersenyum menanggapinya.


"Rachel kelihatan bahagia baget ya Bang." Ucap Naya pada Billy.


"Kaya kita dulu ya Nay, hampir jadi kakak adik tapi berakhir dipelaminan." Jawab Billy.


"Mungkin ini jawabannya ya Bang, kenapa surat adopsi Fazel tidak pernah turun dari pengadilan, pada akhirnya Fazel berjodoh dengan Rachel."


"Kamu tau Nay? ada rahasia yang aku simpan sendirian selama ini." Ucap Billy.


"Rahasia? apa Bang?" Tanya Naya dengan penasaran.


"Aku tidak pernah melengkapi berkas Fazel ke pengadilan." Billy menarik nafas dan membuangnya secara kasar. "Pertama kali aku melihat Fazel bisa berinteraksi dengan Rachel, disitu aku melihat adanya kenyamanan pada diri Fazel. Fazel yang biasanya hanya bisa berbicara kepada Reyvan ataupun aku, tetapi bersama Rachel, dia membagi tawanya."


"Ya ampun Bang, Apa Kak Rey dan Sasha tau?"


Billy menggelengkan kepalanya, "Hanya aku Nay." jawabnya.


"Tapi aku yakin, Kak Rey dan Sasha tidak akan mempermasalahkan ini." Ucap Naya.


"Kamu benar Nay, yang sudah berlalu ya sudahlah. Apa lagi sekarang dengan pernikahan ini, Fazel resmi menjadi bagian dari Rivano. Malah jika Fazel kemarin menjadi anak adopsi resmi Rey dan Sasha akan lebih sulit mempersatukan Fazel dan Rachel dan pasti akan lebih menyakitkan juga jadi aib dikeluarga Rivano tentang pernikahan kakak beradik."


Naya mengengguk. "Memang ini sudah jalannya Bang."


.


.


.


.


...Dukung Author yuk, dengan Vote, like dan coment agar tetap semangat....

__ADS_1


__ADS_2