
"Mau ketemu siapa sih?" tanya Rian yang kini tengah duduk di atas sofa empuk milik Raihan. Ia memakai kemeja berwarna biru. Di pergelangan tangan kanannya terbalut sebuah arloji mahal dengan warna perak. Untuk bagian bawah, ia memakai sebuah celana panjang berwarna hitam yang terlihat pas ia pakai. Ia menatap Raihan yang kini berdiri di depan sebuah lemari. Di pintu lemari itu dilengkapi sebuah kaca.
Raihan sendiri memakai celana hitam panjang. Namun panjang celana itu tak lebih dari mata kakinya. Untuk bagian atas ia memakai sebuah baju kaus putih tanpa motif.
"Yun. Temanku dari MMO," jawab Raihan singkat sambil merapikan rambutnya. Rian sendiri terlihat mulai asik dengan ponselnya. Setelah selesai, Raihan mulai melangkah. Ia segera tiba di tempat ia menggantung pakaian miliknya. Selain pakaian, ada juga sebuah topeng kabuki di tempat itu. Namun kali ini Raihan tak berniat menutupi identitas miliknya. Meraih sebuah jaket lembut berwarna indigo. Ia segera memakai jaket itu dan melangkah menuju pintu. Sebelum membuka pintu itu, ia menoleh ke arah Rian sejenak.
"Ikut gak?" tanya Raihan pada Rian yang terlihat masih sibuk dengan ponsel pintarnya.
"Sebentar. Aku mau balas pesan dari Lucy dulu," jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya dari layar ponsel. Raihan menghela nafasnya sesaat sebelum bersandar di pintu apartemennya. Tak lama, Rian menyimpan ponselnya di saku. Raihan yang menyadari hal tersebut segera membuka pintu. Mereka pun segera keluar dari apartemen Raihan. Setelah mengunci pintu apartemennya baik-baik, mereka segera berangkat menuju suatu kafe tempat dimana mereka akan melakukan pertemuan.
"Lucy itu siapa?" celetuk Raihan di tengah perjalanan memecah kesunyian diantara mereka.
"Dia sama seperti diriku, salah satu petinggi Guild Antariksa Aksara. Memangnya kenapa?" tanya balik Rian dengan bingung. Tidak biasanya sahabatnya ini menanyakan orang yang tidak dikenalnya.
__ADS_1
Raihan menghela nafas sejenak sebelum menggeleng pelan. "Maaf, aku salah memberikan pertanyaan," ucap Raihan. Ia kini memberikan senyum penuh makna. "Apa hubunganmu dengan Lucy?" tanya Raihan. Ia bisa merasakan ada hubungan yang lebih dari sekedar teman dan rekan antara sahabatnya itu dan Lucy. Walaupun ia sebenarnya tidak terlalu peduli, namun ia sedikit ingin tahu tentang rahasia sahabat tersebut.
Rian sendiri menggaruk pelan pipinya dengan jari telunjuk. Ia tersenyum masam mendengar pertanyaan Raihan. Memang Raihan selalu dapat memperhatikan hal-hal kecil yang tidak semua orang lain bisa lihat. Dengan enggan, akhirnya Rian menceritakan hubungannya dengan Lucy. Lucy atau yang memiliki nama asli Lidya itu adalah teman masa kecilnya. Mereka selalu bermain bersama sejak kecil karena rumah Lidya tepat berada di sebelah rumah Rian. Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka semakin dekat. Dan entah kapan semua itu bermula, namun saat Rian sadar, Lidya telah menempati hatinya. Rian sendiri sampai sekarang belum tahu apakah Lidya juga memiliki perasaan yang sama atau tidak.
Raihan sendiri sekarang tertawa mendengar cerita dari Rian. Ia sebenarnya sudah menduga bahwa teman baiknya ini memang memiliki perasaan khusus pada Lucy. Raihan bisa mengetahui karena respon yang diberikan Rian pada Lucy dan orang lain sedikit berbeda. Walaupun hal itu tak terlihat begitu jelas oleh orang-orang, namun hal itu tidak bisa lepas dari pengamatan Raihan. Sejujurnya hal ini tidak patut ditertawakan. Namun karena Rian menceritakannya dari awal membuat Raihan tertawa. Padahal ia hanya menanyakan hubungannya dengan Lucy.
Rian sendiri menatap Raihan dengan kesal. Ia mendengus pelan.
"Kalau begitu, lebih baik kau utarakan perasaanmu. Daripada orang lain yang mendapatkan hatinya lebih dulu," goda Raihan sambil tertawa pelan.
Peace adalah sage terkenal dari God Reason. Ia juga dikabarkan begitu dekat dengan Black Kenshi Rey. Sesuai kabar itu, memang Peace adalah salah satu rekan yang berjuang bersama Rey dari bawah hingga mencapai puncak. Hidup mati selalu mereka alami bersama. Rey selalu melindungi Peace dari bahaya yang mengancam mereka. Disisi lain Peace juga selalu membantu Rey dengan memberikan sihir-sihir dukungan dan memulihkan nyawa Rey. Setelah berpetualang cukup lama, muncul benih-benih cinta dalam hati Rey. Pada satu kesempatan, Rey mengutarakan perasaannya. Kala itu ia tidak mendapatkan balasan dari Peace. Entah ia diterima atau ditolak, Peace tak pernah memberikan kepastian. Sejak saat itulah hubungan mereka mulai renggang. Dan pada suatu ketika, Peace memasuki sebuah Guild yang bernama Nirvana Garden. Saat itu jugalah Rey memutuskan untuk berhenti berpetualang dengan Peace dan mereka tak pernah lagi berinteraksi satu sama lain.
Publik hanya tahu Rey dan Peace berhenti berpetualang bersama karena Peace memasuki Nirvana Garden dan akan menjadi lebih terikat dengan Guild, sedangkan Rey sendiri memiliki jiwa yang bebas. Mereka tidak tahu bahwa sejujurnya Rey memutuskan berpetualang sendiri karena alasan Peace memasuki Nirvana Garden yang tak semua orang ketahui.
__ADS_1
Raihan selalu ingat alasan Peace memasuki Nirvana Garden. Jika Seven Hero adalah dihitung dengan kekuatan pribadi dan popularitas, maka Nirvana Garden adalah yang terkuat dalam berkelompok. Ia adalah Guild terkuat pada masa God Reason. Tidak banyak yang berani menyinggung Nirvana Garden. Namun Rey termasuk orang yang berani menyinggung Nirvana Garden. Tak tanggung-tanggung, ia menyinggung Orion sang ketua dari Guild terkuat saat itu. Rey sempat bertarung dengannya beberapa kali dan berakhir kemenangan oleh Rey. Orion juga salah satu orang yang tahu dengan jelas alasan Peace memasuki Nirvana Garden.
Raihan menghela nafasnya pelan. Setiap mengingat masa-masa itu, pikirannya selalu terganggu. Rian sendiri tersenyum kecut karena ia membangkitkan ingatan masa lalu yang tak ingin diingatnya lagi. Walaupun Rian salah satu orang yang tahu konflik sebenarnya antara Rey dan Orion, Rey selalu menyuruh Rian untuk tidak ikut terlibat. Rian menghirup nafas sebelum mengalihkan topik pembicaraan.
Rian menjelaskan saat ini ada 3 kabar yang sedang ramai dibicarakan para pemain di forum resmi MMO.
Pertama adalah selesainya Main Story pertama oleh ShiroNeko. Para pemain yang lain sedikit terkejut karena cara menyelesaikan Main Story pertama cukup mudah yaitu menaikkan level hingga batasan level. Batasan level adalah sebuah batas para pemain untuk menaikkan level mereka. Seperti pada Main Story pertama, para pemain tidak akan bisa menembus level di atas 150 yang merupakan batasan level. Karena Main Story pertama telah selesai, maka batasan level kembali ditingkatkan. Kabar burung mengatakan bahwa batasan level Main Story kedua adalah 300.
Kabar kedua adalah muncul pergerakan aneh di Midgard Utara yang terkenal banyaknya hutan-hutan lebat disana. Walaupun tidak banyak yang mengetahui hal tersebut, namun warga-warga disana mulai menjadi korban. Banyak warga desa yang dibunuh dan menghilang.
Kabar ketiga adalah konflik panas antara Guild First Class Light Crusader dengan Azure Rose dan Aozora. Guild Light Crusader berniat menyerang Guild Azure Rose dan Aozora. Namun sayangnya rencananya bocor hingga mereka mendapatkan serangan balasan dari kedua Guild Second Class tersebut. Guild Azure Rose menyebutkan dalam satu kesempatan bahwa ada pahlawan baik hati yang menolong mereka saat itu. Walaupun pahlawan laki-laki itu tak menolong secara langsung, namun bantuan yang ia berikan begitu membantu mereka. Ketua Guild Aozora yang terkenal membenci laki-laki itu juga menyebutkan bahwa Guild Aozora begitu menghormati pahlawan kuat tersebut. Ia juga menyebutkan pintu Guild mereka akan selalu terbuka untuk pria yang menolong mereka itu.
"Untuk kabar yang ketiga, aku yakin cerita ini dilebih-lebihkan oleh orang-orang," ucap Rian menggeleng pelan. Raihan sendiri tertawa pelan mendengar penjelasan dari Rian tersebut. Rian segera menatapnya bingung. Menyadari tatapan bingung Rian, Raihan mulai menjelaskan petualangannya baru-baru ini pada sahabatnya itu.
__ADS_1
"Ah. Kalau begini kabar itu bukan dilebih-lebihkan. Bahkan kurasa berita ini kurang lengkap karena tidak menyebutkan Black Kenshi Rey." Setelah mendengar cerita Raihan, barulah Rian merasa berita itu sesuai dengan fakta bahwa ada 'pahlawan kuat' yang membantu Guild Azure Rose dan Aozora.
Tak lama, mereka berdua segera tiba ke tempat tujuan mereka. Rian memandang sebuah kafe di depannya dengan terkejut. Pasalnya, ia tahu kafe ini dan cerita antara tempat ini dengan sahabatnya tersebut. Rian adalah orang yang diberitahu oleh Raihan tentang kejadian kala itu oleh dirinya. Rian segera menoleh ke arah Raihan yang tersenyum masam. Semua ingatan tentang kafe ini kembali teringat oleh dirinya. Kafe ini tempat dimana konfliknya dengan Light Crusader bermula. Di tempat itu juga ia membenci teman sekolah yang bernama Randi itu. Dan di kafe siber ini juga Lina memutuskan hubungannya dengan Raihan. Yaitu tempat yang bernama "Caya Cafe".