My Possessive Bodyguard

My Possessive Bodyguard
BAB. 85 Hamidun


__ADS_3

" Sayang aku nggak papa, serius!" Ucap Victon saat di paksa untuk berbaring di ranjang pasien. Perlu di perlakukan seperti anak kecil dulu barulah Victon patuh.


"Diam dan biarin dokter yang periksa." Pemandangan saat Valerie mengecup pucuk kepala suaminya membuat dokter di sana tersenyum lucu. Ada-ada saja pasangan suami istri itu.


Beberapa menit kemudian.....


"Tidak ada hal serius pak. Saya rasa istrinya juga harus di periksa."


"Saya dok? saya nggak sakit loh, yang sakit suami saya." Valerie menyanggah karena memang kenyataannya begitu. Anehnya dokter cantik itu malah tersenyum kala melihat wajah bingung Valerie.


"Ini belum pasti. Setelah mendengar penjelasan dari pak Victon tadi, bisa jadi dugaan saya benar. Silahkan berbaring dulu.! " Jelas sang dokter.


Sebagaimana prosedur yang di jalankan begitu, Valerie tidak bisa membantah lagi. Dengan perasaan bingung, Valerie memperhatikan bagaimana dokter itu memeriksa tubuh bahkan perutnya juga.


"Selamat ya pak. Istrinya hamidun dan usianya sudah 2 minggu. Untuk lebih jelasnya, segera periksakan ke dokter kandungan." Ucap sang dokter bersamaan dengan ekspresi kedua insan itu yang sedang di landa kebingungan.


"Dok, ini serius kan?" tanya Victon untuk memastikan.


"Iya pak, dua rius malah."


Bukan main bahagianya, Victon tidak bisa mengungkapkan bagaimana hatinya bersorak riang saat ini. Senyum lebar itu membentuk sempurna, tak ketinggalan pria itu memeluk dan mencium istrinya berkali-kali.

__ADS_1


"Makasih sayang, makasih." Ucap Victon seraya mencium pucuk kepala istrinya penuh kasih sayang.


Singkatnya, setelah selesai pula dengan pemeriksaan di dokter kandungan. Dokter menjelaskan jika Victon mengalami kehamilan simpatik. Ya, itu sebab beberapa sikapnya yang menyebalkan sejak beberapa hari yang lalu.


Padahal Valerie baik-baik saja dan normal seperti biasa tanpa ada keluhan. Tapi, Victon yang tersiksa di setiap pagi.


Di dalam mobil.....


"Sayang, bisa berhenti makan itu? Nggak bagus kalau banyak-banyak."


Victon menoleh sekilas sebab istrinya tak berhenti mengunyah. Bagaimana tidak, ada beberapa pack jenis snack jagung itu di rumah, dan entah sejak kapan beberapa bungkus makanan itu juga berada di dalam mobil, Victon heran sekali.


Kalimat itu begitu terngiang di kepala Victon. Saat tidak hamidun mlendung saja istrinya sering berubah dari kucing menjadi harimau dalam sekejap mata. Mungkin kedepannya Victon akan sering mengonsumsi obat sakit kepala.


Benar saja, Victon sudah berkata selembut itu, tapi reaksi Valerie membuatnya tak bisa apa-apa. "Aku baru makan sebungkus, masa di omelin!" Ucap Valerie dengan wajah cemberut dan matanya yang berembun. Siapa yang salah jika begini? Tentu saja Victon. Terpaksalah ia menepikan mobilnya sejenak.


ciitttt....


"Bukan gitu........ boleh makan sesekali, tapi jangan sering-sering. Nggak sehat sayang." Victon berbicara selembut itu.


Satu bungkus yang di maksud Valerie adalah di kali lima. Jujur saja, Victon ingin bagaimana lagi jika sudah terlanjur begini. Di antara banyak makanan, kenapa harus itu? Victon tak paham saja.

__ADS_1


"Tapi ...... tapi ini enak."


" Iya aku tau. Nurut ya.....makannya jangan setiap hari, ganti cemilannya. Buah atau apa gitu." Sambil membujuk, tangan Victon pun diam-diam mengambil bungkus itu dari tangan Valerie.


Sedikit sulit dan akhirnya adegan tarik menarik itu pun terjadi. Valerie tak mau kalah, ia harus mempertahankan bungkus itu di tangannya. Sementara Victon juga begitu, ia bertekad untuk berhasil merebutnya apapun yang terjadi.


"Jangan!! ini punyaku!" pekik Valerie masih di posisi sama.


Keduanya saling bertahan hingga titik darah penghabisan. Hingga akhirnya, byaaaarrrrrrrr......


.


.


.


-To Be Continued-


Hai guys, semoga hari kalian menyenangkan ya hehe. Pesan dari othor, terimakasih banyak buat yang udah mendukung karya ini sepenuhnya dari awal hingga saat ini. Terimakasih๐Ÿ˜˜


Jangan lupa tetap tinggalkan vote, like dan komen nya ya hehe. Semoga sampai cerita ini selesai kalian ga bosan hihi.

__ADS_1


__ADS_2