
Halo halo 👋👋
Meski belum mendapat like seratus di bab pengumuman. Author akhirnya memutuskan untuk melanjutkan kisah Varen dan Aila. 😁😁😄
Ini bukan season dua ya teman teman. Tapi ini kisah lanjutan dari judul novel yang sama yaitu "Nikahi aku, tuan mafia."
Dalam kisah kali ini, Varen akan menjadi mafia yang jauh lebih tangguh dan kejam. Sedangkan Aila, menjadi gila akibat kehilangan putri tercintanya.
Author tidak tahu, apakah nanti kalian akan menyukai kisah selanjutnya atau tidak. Yang jelas Author sangat bersemangat untuk melanjutkan kisah Varen dan Aila lagi.
...😘(Permberitahuan penting!)😘...
...👉UP setiap RABU, JUM'AT dan MINGGU saja👈...
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
[BERITA TERKINI]
"Telah terjadi kebakaran gedung MD Group. Pemicu kebakaran di akibatkan karena puntung rokok salah satu karyawan yang merokok secara sembunyi sembunyi di gudang penyimpanan berkas berkas."
"Api bahkan baru bisa dipadamkan seutuhnya setelah lima hari. Dan gedung telah menjadi rata kembali tak tersisa."
"Api melahap habis seluruh gedung, bahkan juga membakar dua gedung yang ada di sekitarnya. Sampai hari ini tercacat korban jiwa sebanyak 153 jiwa dan korban dengan luka bakar parah sebanyak 112 orang, sementara korban luka luka ringan sebanyak 56 orang."
__ADS_1
"Dalam peristiwa ini, CEO MD group bertanggung jawab sepenuhnya atas kemalangan yang terjadi."
Begitulah siaran berita yang terus berputar di layar televisi meski sudah hampir dua minggu berlalu sejak kejadian kebakaran itu.
Varen dan Aila menanggung semua kerugian itu tanpa mengeluh sama sekali. Harta yang masih tersisa mereka kerahkan semuanya untuk membiayai pemakaman, biaya rumah sakit dan juga biaya ganti rugi terhadap dua gedung lain yang ikut terbakar.
Tentu saja Varen mendapatkan semua uang itu dari hasil menjual perusahaannya dan juga seluruh sahamnya serta menjual rumah Aila dan juga mendapatkan pinjaman dari Seon dan juga teman teman lainnya.
Singkat cerita, delapan bulan berlalu paska kebakaran itu. Varen dan Aila, mama dan juga Kinan tinggal di kediaman Adam dan Ririn. Tapi, hari ini Varen mengajak Aila untuk kembali ke mansionnya di Thailand.
Awalnya Aila tidak ingin, tapi karena Varen terus memaksanya, akhirnya Aila pun mau.
Namun, dalam perjalanan menuju ke Thailand, Sayyidah tiba tiba demam tinggi di dalam pesawat. Dan saat pesawat mendarat di bandara Thailand, Sayyidah yang baru berusia sembilan bulan itu pun meninggal dunia.
Melihat apa yang terjadi pada istirnya, tentu Varen sangat terpukul. Tapi, untuk melindungi Aila, dia memutuskan mengurung Aila di ruangan rahasia di mansionnya. Hanya dua orang dokter kejiwaan yang boleh menemui Aila untuk merawatnya. Bahkan mama Bhika dan Kinan pun tidak diizinkan menemui Aila sama sekali olehnya.
Sementara Varen, kembali menjadi Mafia. Dia mengumpulkan lagi pasukannya yang baru. Mendengar Varen kembali, Seon pun kembali bergabung. Sayangnya Varen menolak. Dia tidak mengizinkan teman temannya termasuk Seon untuk bergabung dengannya.
Levarendo Mark atau Tiger king kembali. Dia akan membalaskan dendamnya atas kasus pembakaran yang terjadi pada perusahaan Aila. Termasuk balas dendam atas kematian Sayyidah dan atas kemalangan yang harus dialami Aila istri tercintanya.
Varen menjadi mafia yang sangat kejam. Dia menyingkirkan apapun yang menghalanginya. Balas dendam yang tidak tahu harus dia lampiaskan pada siapa, membuatnya menjadi bertambah gila dan menyeramkan.
"Tiger, kau harus berhenti. Sudah terlalu banyak darah yang tumpah bahkan hanya dalam satu bulan saja. Kau harus pikirkan Aila. Dia akan sangat ketakutan jika sampai dia mengetahui kau menjadi seperti ini."
__ADS_1
Itu Seon. Dia memang tidak bergabung menjadi bagian dari Tiger king. Tapi, Seon selalu datang ke mansion setiap akhir pekan, untuk menemui Varen.
"Kau juga akan berubah sepertiku jika kau tahu kenyataannya yang menyebabkan Sayyidah-ku pergi dan Aila-ku menjadi gila. Mereka melakukannya dengan cara yang kejam, Seon." Ungkap Varen.
"Siapa? Siapa yang melakukan itu, Tiger?" Tanya Seon penasaran.
"Phi Tam dan Arnold."
Mata Seon membola mendengar dua nama itu di sebutkan oleh Varen. Padahal, Tam sudah meninggal dalam kebakaran mansion waktu itu. Lalu, Arnold masih mendekam di penjara.
"Aku sendiri yang memeriksa jasad Tam dan aku yang menguburnya, Tiger. Dia sudah mati." Ujar Seon tidak percaya Tam masih hidup.
"Itulah kenyataannya, Seon. Tam masih hidup. Dia yang mengatur pembakaran perusahaan Aila. Dia juga yang memerintahakan salah satu pramugari untuk memberikan air beracun saat aku dan Aila meminta air untuk mengompres Sayyidah saat dia demam di pesawat. Kau tahu, itu sangat kejam, Seon." tutur Varen dengan raut wajah penuh dendam dan amarah yang meluap luap.
"Izinkan aku bergabung, Tiger. Aku akan membunuh Tam dan Arnold dengan tanganku sendiri."
"Tidak Seon. Aku tidak ingin kehilangan siapapun lagi yang berharga dalam hidupku. Kau cukup, jaga mama dan Kinan." Ucap Varen pada Seon.
🐯🐯🐯
Tiger king kembali lagi!!
...Salam kenal dari Author untuk kalian semua teman teman yang baru menemukan karya Author ini.👋👋👋...
__ADS_1
...Dan salam sayang dari Author untuk kalian pembaca setia novel ini dan untuk kalian yang selalu setia mendukung Author sejak awal novel ini di tulis. 😘😍...