Oh My Dosen ( Remake )

Oh My Dosen ( Remake )
Bab 26. Miss Juwi


__ADS_3

Sejak menjelang shubuh kediaman Oma Shinta sudah mulai ramai. Pun hal nya dengan Bagas yang memilih tinggal di apartemen milik nya. Kediamannya lebih ramai dari biasanya.


Tante Mar'ie dan suami nya menyempatkan diri datang untuk menyaksikan akad nikah sang kemenakannya. Bahkan dia memberikan satu set perhiasan sebagai hadiah untuk Arsy.


Keluarga Pak Sabeni ayah kandung Aulia yang biasa di sapa Lia pun tak kalah sibuk nya membantu sang majikan yang menolak di panggil Tuan oleh nya.


Karena itulah Pak Sabeni selalu memanggil Bagas dengan sebutan Mas Bagas, dan mau tidak mau Bagas pun akhirnya menyetujui panggilan tersebut.


Sementara Lia, jika bertemu Bagas diluar kampus dan tanpa ada kehadiran Arsy juga yang lain nya memanggilnya dengan panggilan Om Bagas.


Karena tau sendiri kan usia Bagas saat ini memang lebih pantas di panggil Om oleh para gadis seusia Lia dan juga Arsy. ( Hehehehe... Sori Om Bagas ✌✌ ).


Kembali ke kediaman Oma Shinta.


Beberapa kerabat Oma mulai sibuk mempersiapkan acara akad juga prasmanan yang rencana nya akan di gelar selepas akad nikah pukul 8 pagi di lanjutkan dengan prasmanan hingga pukul 12 siang.


Tak ada acara lanjutan besar-besaran, karena Arsy sendiri yang menginginkan nya. Dan Oma juga khawatir jikalau mereka menggelar resepsi secara besar-besaran.


Karena baik Arsy, Bagas maupun Oma masih belum ingin banyak orang yang mengetahui status Arsy sebagai pewaris tunggal RH grup yang kini masih di kuasai oleh Amanda dan dikendalikan oleh Daniel dengan Tian sebagai kaki tangan Daniel.


Oma dan Bagas masih sangat mengkhawatirkan keselamatan Arsy jikalau ketiga orang itu mengetahui keberadaan Arsy yang masih hidup. Bisa di pastikan ketiga orang itu akan kembali menyakiti Arsy atau bahkan menghabisi Arsy seperti nasib kedua orang tua nya.


Bahkan Arsy kecil pun sempat menjadi target, dan karena itulah sejak kedua orang tua Arsy meninggal, kedua orang tuanya Bagas juga Oma sepakat menyembunyikan keberadaan Arsy dengan memberitahu kepada khalayak kalau Arsy adalah anak kandung Bastian.


"Oma, ikutan di rias juga nggak?". Tanya Lia saat melihat Oma Shinta hanya duduk mengawasi MUA yang sedang merias Arsy.


"Nggak lah. Mau habis foundation nya Miss Juwi buat ngerias wajah keriput Oma". Oma pun terkekeh dengan ucapan nya pun hal nya Arsy, Lia dan juga Miss Juwi.


"Oma, di poles dikit tuh masih keliatan cantik tau". Ujar Miss Juwi yang bernama asli Juwono.

__ADS_1


"Masa sih?". Tanya Oma seraya menyentuh wajah keriput nya.


"Orang Ditya nya aja ganteng nya minta ampun, apalagi Oma nya udah pasti waktu muda dulu Oma cantik nya minta ampun". Seloroh Miss Juwi genit.


"Chika, beruntung banget lho bisa dapat pendamping modelan Ditya. Kalau Ditya mau, Aku juga rela kok jadi istri muda nya". Oma langsung menepuk kencang bahu Miss Juwi hingga lelaki setengah matang itu pun mengaduh kesakitan.


"Kamu mau yang sudah di kubur belasan tahun bangkit lagi, kalau sampai Adit mau sama Kamu". Ucap Oma kesal.


"Astaga Oma. Eike bercanda Oma. Eike juga tau diri keles. Liat Aku aja Ditya udah kaya orang senggol bacok. Apalagi Aku deketin Ditya bisa belum semeter Aku udah di tebas. Krek". Ujar Miss Juwita sambil memperagakan gerakan tangan yang menyayat pelan leher nya.


Seketika ruangan tempat Arsy di rias pun penuh dengan gelak tawa.


"Maka itu Insyaf Miss. Jangan sampai dijemput ajal nanti bingung mau di dimakamin sebagai lelaki atau wanita, kan nggak ada yang modelan miss kaya gini di akhirat nanti". Wajah Miss Juwita langsung berubah masam mendengar tausyiah singkat Lia yang sepertinya langsung mengena bagi Miss Juwita. Oma dan Arsy tampak mengulumkan senyum penuh arti.


"Kalau Eike insyaf, yei mau eike nikahin nggak?" Lia membulatkan mata nya menatap tajam kearah laki-laki setengah matang yang sedang sibuk mengoles wajah Arsy.


"By The Way. Peraka itu apaan Lia?". Arsy yang sejak tadi menyimak tampak penasaran dengan sebuah kalimat yang Lia lontarkan untuk Miss Juwi.


"Perawan atau Jejaka". Ujar Lia di susul tawa kencang Oma Shinta dan juga Arsy. Dan lagi-lagi Miss Juwita menggulung bibir nya hingga berlipat-lipat menahan kesal nya kepada Lia.


"Eike masih Perjaka". Protes Miss Juwita seraya melempar kuas make-up kepada Lia, namun dengan gesit Lia menggeser tubuh nya, menjadikan kuas yang di lempar oleh Miss Juwi pun terjatuh ke lantai kamar.


"Beneran? Masih orisinil?". Tanya Lia.


" Kenapa, Kamu mau coba? ". Tantang Miss Juwi dengan suara asli nya yang ngebass, hingga membuat Lia pun bergidik ngeri. Sementara Oma Shinta dan Arsy hanya menjadi penyimak debat para manusia setengah matang tersebut.


"Berhenti jadi Miss lalu jadi Mas, baru Miss Juwi bisa lamar saya. Nggak usah mas kawin modelan Pak Bagas. Karena takut ngeberatin Miss Juwi. Cukup Surah Ar-Rahman aja buat Mas kawin nya. Kalau Miss sanggup kuy lah ngadep babe Saya. Yang nama nya Babe Sabeni yang punya kampung jati ".Miss Juwita tampak menelan saliva nya dengan kasar mendengar ucapan Lia, bukan masalah mahar nya tapi nama Babe Sabeni lah yang membuat Miss Juwi itu sedikit meringis.


"Tuh Miss, sanggup nggak nerima tantangan nya Si Pa'Ul?". Ujar Arsy tertawa kecil.

__ADS_1


"Siapa takut". Ujar Miss Juwi tegas. Lalu beranjak keluar ruangan, karena sudah menyelesaikan riasan Arsy.


Ketiga wanita berhijab yang berbeda usia itu pun saling pandang dalam diam, karena tiba-tiba Miss Juwita ngacir keluar kamar tanpa basa basi.


"Jiah... Dia ngambek. Dasar lelaki setengah mateng". Seloroh Lia. Oma juga Arsy hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat Lia yang kini sibuk memainkan gadget nya.


"Lagian Lo tuh, kebiasaan kalau ngomong nggak pernah mikir sama nggak bisa ngerem". Ujar Arsy merapikan hijab nya. Tampak Lia mengerucutkan bibir nya membalas ucapan Arsy.


"Dia nya aja yang baperan. Lo kaya nggak tau lelaki setengah jadi aja Ka. Udah biasa kale manusia kaya gitu doyan ngambek". Arsy berdecih kesal mendengar ucapan Lia.


Oma menggelengkan kepala nya berkali kali. Perawan nya Sabeni ini memang kalau bicara asal jeplak, mirip sekali dengan Babe nya.


Padahal Almarhumah Istri Sabeni yang bernama Ameera itu bertutur kata lembut dan bersikap lembut. Tapi apa mau di kata sejak sang enyak meninggal, Lia yang bernama asli Aulia Fauziah itu pun tumbuh menjadi anak perempuan yang tomboy.


Berkat didikan sang Babe yang merupakan kepala pengawal keluarga Bagas. Lia pun akhirnya mahir bela diri pencak silat. Kalau kata Babe hitung-hitung melestarikan budaya leluhur.


Dan akibat didikan Babe Beni yang kerasa membuat Lia pun tumbuh menjadi anak gadis yang tomboy. Tak jarang para pria yang mendekati nya harus uji kompetensi dulu dengan beradu beberapa jurus pencak silat. Kalau Lia kalah makan Lia bersedia menerima nya.


Namun apa mau di kata, sampai detik ini, masih belum ada pria yang berhasil mengalahkan Lia. Namun tak terhitung jumlah Pria yang sudah jatuh tersungkur beradu jurus dengan Lia.


"Kamu nggak takut kalau tantangan Kamu itu di setujui oleh Miss Juwita Aul?". Tanya Oma yang terbiasa memanggil Lia Aul. Bahkan kalau Lia berulah Oma selalu memanggil nya Pa'Ul.


############################################


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK NYA YA


LIKE JUGA KOMEN NYA JANGAN LUPA


SEE YOU NEXT BAB

__ADS_1


__ADS_2