Oh My Dosen ( Remake )

Oh My Dosen ( Remake )
Bab 99. Alea


__ADS_3

"Assalamu'alaikum". Teriakan lantang Fira membuat atensi Arsy memandang gadis yang tengah tertunduk dalam dalam itu pun teralihkan.


Putri semata wayang nya itu langsung duduk di samping nya setelah mencium punggung tangan kanan Arsy dengan takdzim.


"Bunda, kangen". Rengek Fira mendusel di lengan kanan Bunda nya, layak nya seekor anak kucing kepada induk nya, tanpa memperdulikan Rafa juga gadis yang sedang duduk di hadapan Bunda Arsy.


Arsy mengusap lembut pucuk kepala Fira hingga gadis itu mendongak kan kepala nya lalu tersenyum lembut kepada sang Bunda.


"Udah gede masih aja manja". Fira melipat bibir nya mendengar celotehan kakak nya.


"Sirik?, bilang bos".Ucap Fira lalu melihat kearah kakak nya yang sedang duduk di hadapan nya.


Kedua bola mata Fira membulat dengan sempurna saat mendapati sang kakak tengah duduk di sebelah seorang gadis yang mengenakan seragam yang sama dengan nya.


"Alea". Ucap Fira setelah memperhatikan gadis yang tengah duduk di hadapan Rafa, hingga membuat gadis itu mengangkat kepala nya.


Wajah sedih yang tampak sejak tiba di kediaman Bagaskara itu kini tampak terlihat ceria, saat melihat putri kesayangan keluarga Bagaskara tersebut.


"Fira". Ucap gadis itu dengan senang.


Fira segera berjalan menuju kursi yang Rafa duduki bersama dengan gadis bernama Alea tersebut, bahkan gadis itu mendorong dengan paksa posisi duduk sang Kakak yang tidak berada jauh dari gadis cantik


Fira langsung menangkup kedua tangan kepada kedua tangan Alea yang berada di panggkuan Alea.


Kedua gadis itu duduk saling berhadapan, Fira memandang Alea dengan tatapan penuh kekhawatiran, apalagi saat melihat wajah Alea yang ada luka lebam nya, membuat Fira semakin khawatir.

__ADS_1


"Kamu kemana aja?". Tanya Fira khawatir dan memperhatikan dengan seksama Alea.


"Aku...".


"Kamu tau nggak, tadi Aku sama Bu Mira juga Pak Dwi ke rumah Kamu, tapi nggak ada orang di rumah Kamu". Potong Fira sebelum Alea melanjutkan ucapan nya.


"Tetangga Kamu bilang Om Broto kemarin nyeret Kamu pas waktu mau berangkat sekolah. Kamu di bawa kemana sama Dia?". Fira menatap Alea dengan seksama.


"Dia nggak ngapa ngapain Kamu kan?". Alea menggelengkan kepala nya mendengar pertanyaan Fira


Fira pun bernafas dengan lega.


"Ya ampun Lea, Aku khawatir banget sama Kamu, Aku takut Om Broto ngapa ngapain Kamu, tau nggak". Fira langsung memeluk Alea dengan erat dan terdengar isakan kecil haru dari Fira, karena bisa kembali bertemu dengan Alea, setelah seharian Alea tidak bisa di hubungi.


"Alhamdulillah, Kamu sehat juga selamat". Alea mengusap lembut punggung Fira.


"Udah nyerocos nya?". Ucap Rafa dingin. Fira mengerucutkan bibir nya mendengar ucapan kakak nya.


"Temen kamu ini juga mau bicara dek, bukan kamu aja". Fira mendengus kesal lalu melihat kearah sang kakak dengan kesal.


"Ngomong ngomong kok kamu bisa sampai di rumah Aku, Lea?". Tanya Fira kebingungan.


"Tadi, Aku ketemu sama Kakak Kamu di kereta". Alea tertunduk, saat kedua bola mata nya menatap mata Rafa yang tengah menatap nya dalam.


"Kok bisa?". Fira membalikkan tubuh nya dan menatap Rafa dengan tatapan penuh tanya.

__ADS_1


Sementara Arsy, Ibu dia anak itu lebih memilih menyimak obrolan ketiga anak muda yang tengah berada di hadapan nya.


"Tumbenan lho, Abang cewe, dan nggak kenal pula?". Tatapan mata Fira semakin penuh tanya kala melihat Rafa justru tetap cuek seperti biasa nya.


"Emang salah kalau Abang bantu?". Tanya Rafa yang di balas dengan Fira seulas senyuman penuh keisengan.


"Para cewek yang nggak di kenal terus Abang bantuin itu rata rata umur nya di atas 60 tahun semua. Jadi ya aneh dong kalau tiba tiba Abang mengulurkan bantuan sama Alea?". Fira menaik turun kan alis nya kepada Rafa yang kemudian di hadiahi Rafa sebuah sentilan di kening Fira.


"Ish, Bunda. Abang tuh, masa nyentil Aku". Rengek Fira memelas kepada sang Bunda yang hanya bisa tersenyum mendengar rengekan putri kesayangan nya.


"Sudah, nggak usah merajuk kaya gitu. Malu sama Alea". Alea hanya mengulum senyum nya. Gadis itu merasa iri dengan Fira yang tampak di manja dan di sayang oleh Kakak juga Bunda nya.


Senyum nya perlahan langsung menghilang ketika mengingat nasib nya yang justru di buang oleh keluarga nya dan di asuh oleh orang yang hanya bisa memanfaatkan nya.


Nasib nya bertambah miris saat Ibu yang mengasuh nya meninggal dunia beberapa minggu lalu, sehingga memaksa nya untuk berbagi tempat tinggal dengan seorang Pria yang menjadi teman hidup tanpa nikah Ibu asuh nya beberapa bulan lalu.


Alea menghela nafas pelan, kala mengingat kejadian di beberapa hari lalu, saat Dia akan berangkat sekolah. Broto, nama pria yang menjadi teman hidup tanpa pernikahan Ibu Asuh nya itu akan melecehkannya dan bahkan berniat memperkosa nya.


Sehingga membuat Alea pun akhirnya kabur dari rumah yang selama 15 tahun itu menaungi nya. Namun malang Broto ternyata mengejar nya, hingga akhir nya pelarian Alea terhenti ketika bertemu dengan Rafa di dalam kereta.


"Kamu jangan sedih. Mulai sekarang Kamu tinggal di sini. Oke". Arsy menggelengkan kepala nya mendengar ucapan Fira.


"Bolehkan Bunda?".


"Ayah tidak setuju!".

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen nya ya.


See You next bab


__ADS_2