Oh My Dosen ( Remake )

Oh My Dosen ( Remake )
Bab 46. Bersiap Berpuasa


__ADS_3

Jangan tanyakan bagaimana perasaan Lia saat ini. Rasa nya Dia ingin sekali membanting Juwono berkali-kali di lantai kala melihat posisi intim yang Juwono dan Gio lakukan di dalam gambar akun si Lambe.


Lia bergegas meraih tas nya lalu bersiap melangkah namun di tahan oleh Arsy.


"Mau kemana Lo?". Tanya Arsy kepada Lia yang masih dalam mode kesal melihat foto yang berada di akun lambe tersebut.


"Balik". Ujar Lia kesal. "Mau di gibeng Pak Bagas Lo? ".Arsy mengarahkan dagu nya kearah pintu kelas. Lia pun hanya bisa berdecak kesal saat melihat Bagas sudah memasuki ruangan kelas.


Tatapan dingin suami dari Arsy itu sukses membuat seisi kelas menjadi terdiam kala dia baru saja masuk ke kelas dan mengucapkan salam di muka kelas.


"Ya ampun, ganteng nya suami orang". Gumam Arsy di susul toyoran di keningnya yang di hadiahi oleh Lia. "Lah emang iya. Emang ganteng kan?". Gumam Arsy yang di balas Lia dengan memutar malas kedua bola mata nya.


"Jangan emosi. Gue yakin Kang Ju Won nggak ada hubungan apa apa sama Si Giobeng itu". Bisik Arsy yang memang paling suka memplesetkan nama nama orang sesuka hati nya.Lia bahkan mengulum senyuman kala mendengar plesetan nama dari rival nya dalam memperebutkan Juwono alias Miss Juwita.


"Tetep aja Elo yang menang. Kan Elo udah ....".


Pletak


Arsy menggantung ocehan nya kala sang suami menghadiahkan sebuah sentilan di kening nya.


Gadis itu menatap kesal kepada Bagas yang kini menatap nya dengan tajam.


"Nggak ada jatah nanti malam". Gumam Arsy namun tampak nya terdengar oleh Lia dan Bagas. Bukti nya Lia tampak mengulum senyum sambil melihat kepada Bagas yang kini menatap Arsy dengan tatapan serba salah.


"Widih, bakal ada yang puasa dong?". Celoteh Lia berbisik yang di susul anggukan Arsy.


Seolah melupakan kekesalannya kepada sang suami Lia pun tersenyum kecil. "Kaya nya Kang Ju Won juga harus Gue bikin puasa juga neh". Gumam Lia berbisik. Arsy mengangguk penuh semangat sementara Bagas tampak bergidik ngeri kala melihat kedua sahabat itu saling bertatapan dengan mengukir senyum smirk di wajah cantik mereka.


Bagas pun akhirnya memilih angkat kaki menjauh dari Arsy dan Lia sebelum nanti Arsy benar benar mengeluarkan fatwa puasa lebih lama untuk nya.


🌷

__ADS_1


🌷


🌷


Kelas Arsy dan Lia berakhir bertepatan dengan Adzan Ashar berkumandang.


Kedua sahabat tersebut bergegas menuju musholla kampus untuk melaksanakan kewajiban nya di sore hari itu. Dan rencana Lia akan ikut kerumah Arsy selepas sholat nanti.


Sepuluh menit kemudian mereka pun tiba di area parkir khusus mahasiswa di kampus mereka. Seperti nya istri dari Bagaskara itu akan kembali menumpang kepada Lia, setelah tadi sang suami mengabarkan akan pergi ke kantor pengacara yang mengurus identitas Arsy.


"Inget, tanya baik-baik Kang Ju Won, nggak usah pake emosi. Lo tau kan laki Lo itu dulu idaman para cowo cowo ganteng". Ucap Arsy di susul tatapan mematikan dari Lia. "Hehehehe. Sumpah Lo jelek banget kalau lagi marah Pa'Ul". Arsy mengusap kasar wajah Lia yang sedang merengut kesal.


"Sayang...". Arsy dan Lia menghentikan langkah mereka kala mendengar sebuah kata keramat yang biasa di ucapkan para pasangan sah mereka. Kedua saling berpadangan lalu menyisir pandangan ke sekitar mereka.


Sesosok pria mengenakan hoodie hitam lengkap dengan kacamata serta masker hitam, tampak memandang kearah mereka. Naluri Lia sebagai pelindung Arsy itu pun ber reaksi. Mantan gadis itu langsung berdiri di hadapan Arsy.


Pria itu semakin melangkah mendekat dan...


Tubuh pria itu langsung jatuh ke tanah kala Lia menarik lengan pria itu dan langsung membanting nya dengan keras kala pria itu akan menyentuh nya. Pria itu terjerembab ke tanah, dengan Lia yang sudah memiting kedua tangan pria itu di belakang. Jangan lupa kan dengkul Lia yang berada di pinggang belakang pria itu, hingga membuat pria itu benar benar tidak bisa berkulit.


Bahkan Arsy sampai meringis seperti kesakitan kala melihat Lia mengencangkan kuncian kepada pria itu.


"Ya ampun Lia. Ini sayang sayang". Ucap Pria itu. Lia memandang Arsy yang menggidikkan kedua bahu nya. Lia membuka paksa masker yang pria itu kena kan dan ...


"Astaghfirullah Kang Ju Won". Pekik Arsy namun Lia bergeming dengan posisi nya. Mrs Juwono itu justru semakin menekan punggung belakang sang suami yang sedang bertelungkup di atas tanah.


"Lia lepas in itu laki Lo kesakitan". Arys menarik paksa Lia yang enggan bergerak dari posisi nya. "Aduh... Kasian laki Lo Pa'Ul, itu kesakitan dodol". Arsy pun menarik tubuh Lia hingga kedua nya nyaris tersungkur kebelakang.


Juwono pun akhir nya bisa bernafas dengan lega kala tubuh sang istri sudah tidak berada lagi atas punggung nya.


Pria itu kemudian mendudukkan tubuh nya bersila di hadapan sang istri dan sahabat sang istri yang juga masih duduk di tanah.

__ADS_1


"Kalian nggak apa apa?". Arsy menggeleng lalu berdiri dan kemudian membersihkan pakaian nya yang jadi kotor karena duduk tadi.


Lia menatap tajam kepada Juwono, sementara Juwono justru menampilkan senyuman manis nya. "Ngapain senyum senyum". Ujar Lia yang ikut bangun dari posisi duduk nya.


"Senyum itu ibadah, sayang". Juwono mengangsongkan tangan kanan kanan nya kepada Lia, berharap agar Lia membantunya berdiri.


Namun Lia justru menghela nafas kasar dan menepis tangan Juwono dengan kencang. Hingga akhir nya Juwono pun bangun sendiri dari duduk nya.


"Kita balik Ka". Lia menarik tangan Arsy dan kemudian mereka berdua pun melanjutkan langkah mereka menuju motor Lia, meninggalkan Juwono yang terpaku melihat istri nya lebih memilih menggandeng sahabat nya dibandingan dia suami nya.


"Gue balik sendiri aja deh". Lia mengangkat kedua alis nya tanda tak mengerti dengan ucapan Arsy.


"Udeh naik aja. Gue udeh janji sama Pak Bagas mau nganter Lo pulang sampe rumah". Lia memberikan helm nya kepada Arsy. Namun Nyonya Bagaskara itu tampak enggan meriah nya. Pandangannya justru terarah kepada Juwono yang berdiri tidak jauh dari mereka.


"Udah dia mah nggak usah di anggap". Lia justru memakaikan helm kepada Arsy hingga membuat Arsy semakin tidak enak.


"Lo kelarin dulu deh urusan Lo sama Kang Ju Won". Arsy membuka kembali helm milik Lia. "Nanti Gue suruh Mas Bagas jemput aja" Ujar Arsy menyerahkan helm Lia kepada sang pemilik nya.


"Udeh Lo bareng Gue aja. Dia juga pasti bawa kendaraan". Lia menahan tangan Arsy kala wanita itu akan berjalan meninggalkan nya dan Juwono


"Tapi...". Arsy melihat kearah Juwono seolah meminta izin kepada suami Lia itu.


"Kamu bareng Lia aja . Nanti biar saya ikuti kalian dari belakang". Arsy menghela nafas lega saat mendengar ucapan Juwono.


"Udah yuk berangkat". Lia pun segera menstarter motor nya ketika Asry sudah duduk di belakangnya. Motor Lia pun mulai melaju ketika Arsy menganggukan kepalanya. Motor beserta pengemudi dan penumpang nya itu pun melaju, meninggalkan Juwono yang hanya bisa menatap nanar laju motor yang di kemudikan sang istri.


############


JANGAN LUPA DI LIKE JUGA KOMEN YA


SEE YOU NEXT BAB

__ADS_1


__ADS_2