Oh My Dosen ( Remake )

Oh My Dosen ( Remake )
Bab 32. Lia Marah


__ADS_3

Lia membalikkan tubuh nya dan kini berhadapan dengan Yudhistira. Gadis itu bahkan menyingsingkan lengan tunik yang dikenakannya sebatas siku dan meletakkan kedua tangan di pinggang ramping nya.


"Menurut Lo?". Balik Lia menantang. Arsy tampak menggaruk pucuk kepala nya yang tidak gatal. Seperti nya beberapa saat lagi Dia akan habis di omeli oleh Lia.


"Aku ke Oma dulu ya Mas". Bisik Arsy, hendak beranjak pergi, namun di tahan oleh Bagas.


"No. Kamu kelarin masalah yang Kamu bikin ini dulu, baru kita ke Oma". Bisik Bagas menahan Arsy.


"Lia kalau ngamuk nyeremin Mas". Bisik Arsy ketakutan.


"Salah kamu sendiri, bikin Lia marah". Balas Bagas berbisik.


Arsy mengerucutkan bibir nya. Bagas yang gemas pun langsung mengecup bibir Arsy dengan singkat, hingga membuat gadis itu terkejut lalu memukul pelan bahu Bagas yang di balas kekehan kecil oleh Bagas.


"Kamu sa...".


"Apa, Kamu mau bilang apa?. Kamu mau belain pelakor ini?". Juwono menggelengkan kepala nya, saat Lia langsung memotong ucapannya.


Yudhistira menyunggingkan senyuman penuh misteri. Pria muda itu kini sudah berhadapan langsung beberapa jengkal kaki dari Lia.


"Kenapa, Kalau Gue, mau ngambil milik Gue balik dari Elo?". Arsy menepuk kening nya pelan saat mendengar ucapan Yudhistira.


Seperti nya Pria muda itu paham dan akan mengikuti arah permainan ini, saat melihat sekilas Arsy yang memasang wajah memohon maaf kepada nya.


"Semakin menarik.Seperti nya Steven Spielberg kalah sama Kamu Dek". Bisik Bagas kepada Arsy yang di hadiahi cubitan kecil di pinggang Bagas.


Juwono membulatkan mata nya menatap tajam Yudhistira. Sementara Akbar, tampak menyunggingkan senyuman tipis melihat pertikaian di hadapan nya.


"Asal Lo tau, Gue lebih hafal bentukan badan laki Lo". Lia mengepal buku-buku jemari nya. Arsy yang melihat hal itupun semakin bergidik ngeri.


"Sedangkan Elo. Gue yakin belum ada secuil juga yang Lo liat dari badannya kan?" Yudhistira berdecak kecil kepada Lia. Sambil memainkan kedua tangan nya menggambarkan siluet bentuk tubuh.


Lia yang semakin panas pun maju beberapa langkah dan saat Dia hendak mencengkram kerah baju Yudhistira, Juwono menahan nya. Digenggaman nya jemari Lia dengan erat.


Lia memandang kesal kepada Juwono. Yang dipandang justru menampilkan senyuman yang sangat manis dan lembut, hingga membuat Lia salah tingkah.


"Abang harus milih. Aku atau si gadis bar bar ini?". Juwono memutar malas kedua bola mata nya mendengar ucapan Yudhistira dengan nada manja nan menggoda.


"Kena jetlag Lo Ra?". Juwono justru menendang tulang kering di kaki kanan Yudhistira, hingga membuat pria muda itu meringis.

__ADS_1


"Sayang, kenalin ini Yudhistira, Dia ini...".


" Teman se unit nya Kang Ju Won, di apartemen". Celoteh Arsy memotong ucapan Juwono yang sukses membuat Lia menyikut perut Juwono, hingga Juwono pun mengaduh.


Bagas mencubit kecil pucuk hidup Arsy dengan gemas. Lagi-lagi celoteh nya membuat Lia semakin meradang.


Yudhistira segera menarik tubuh Juwono kebelakang tubuh nya. Lia menatap tajam Yudhistira yang sudah lancang mengambil paksa Suaminya.


"Bisa nggak Lo nggak usah galak kaya gitu". Dengan lembut Yudhistira mengusap perut Juwono, dan itu membuat Lia semakin kesal.


Wajah nya bukan hanya sudah memerah, bahkan gigi nya pun sudah terdengar menggerutuk di dalam mulut nya.


Namun wajahnya berubah heran karena tiba-tiba, Juwono menjitak ubun-ubun Yudhistira beberapa kali, hingga membuat pria muda itu mengerucutkan bibir nya kesal.


"Kak Bagas, Lo liat kan perempuan kaya gini nggak pantes jadi istri abang Gue". Ucap Yudhistira kesal.


Lia membulatkan mata nya dengan lebar saat mendengar kata abang terucap keluar dari mulut Yudhistira.


Lia mencari keberadaan Arsy di sekitar nya. Tampak gadis yang di cari nya sedang bersembunyi di balik tubuh Bagas dengan mengacungkan jari telunjuk dan tengah nya bersamaan.


"Chika". Pekik Lia tertahan. Bagas hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat sang istri mengeluarkan kepala nya dari balik tubuhnya.


"Oh jadi ini ulah istri nya Si Bagas". Ucap Juwono. Lalu menghampiri Lia dan berdiri di samping nya.


"Bukan Aku Kang Ju Won. Tuh salahin si Tira, pake langsung nonggol maen peluk aja". Arsy mengalihkan kesalahan nya kepada Yudhistira.


"Lah kenapa jadi Gue yang disalahin. Kalau Lo nggak ngomporin si bar bar nggak mungkinkan Gue dituduh jeruk makan jeruk". Bela Yudhistira.


"Lo juga sih Bang. Pake jadi melehoy dulu sih buat cari bini".


"Sekali nya dapat bini bar bar melebihi Xena si princess warrior". Celoteh Yudhistira yang di hadiahi Juwono pukulan di tengkuk belakang nya.


"Maka nya kalau orang lagi cerita tuh dengerin dulu sampe kelar". Ujar Arsy yang memutuskan keluar dari persembunyiannya.


"Lo juga, yang jadi kompor". Ucap Lia kesal.


"Ya seenggaknya, Gue berhasil mancing Lo buat nunjukin perasaan Lo buat Kang Ju Won. Cie. Cie yang udah bisa cemburu". Goda Arsy, hingga membuat wajah Lia memerah.


"Nggak nyangka Gue. Jodoh nya cewek kaya Lo ternyata mantan cewek nggak jadi". Ucap Arsy yang berhasil mengundang tawa yang lain nya.

__ADS_1


"Chika". Pekik Juwono dan Lia bersamaan menahan malu.


🌷


🌷


🌷


Untuk menghormati sang empu nya acara yang mendadak maksa meminta hadiah pernikahan nya dengan dua buah lagu terbaru pun di persembahan untuk Arsy juga Bagas.


Tak ketinggalan sebuah lagu permintaan Arsy dan Lia dari Backstreet Boys yang berjudul As Long As You Love Me pun dilantunkan nya dengan iringan gitar akustik yang di main kan nya.


"Gila, suara nya merdu banget ya Chika". Bisik Lia menatap kagum kepada sang adik ipar nya.


"Lo nggak liat muka laki Lo kaya gimana?". Bisik Arsy melirik Juwono yang menatap tajam kepada Lia.


"Sumpah, kalau tau Lo kenal sama Yudhistira, Udah Gue pepet doi dari dulu". Bisik Lia namun rupa nya terdengar oleh Juwono


"Au... Sakit Kang". Pekik Lia saat menerima jitakan di ubun-ubun nya dari Juwono. Bukan nya menyesal, sang tersangka penjitak, justru memasang wajah kesal melihat nya.


" Kenapa main jitak aja. Ini sakit Kang". Protes Lia. Lagi-lagi Juwono hanya diam namun tatapan mata nya menyiratkan kemarahan.


"Masih untung di jitak, nggak Saya masukin karung Kamu". Lia mencembikkan bibir nya mendengar ucapan Juwono.


"Ingat dia itu adik ipar Kamu. Nggak pantas Kamu muji kaya gitu. Mana ngomong nya di depan suami sendiri lagi". Lia mengulum senyum nya menyimak protes dari Juwono.


Tunggu, jangan bilang kalau pria mantan Miss ini cemburu dengan adik nya, karena ucapan nya.


"Cemburu ya". Goda Lia, sambil mencolek lengan kiri Juwono. Juwono tak menanggapi godaan Lia. Pria itu justru menepis jemari Lia yang sibuk mencoleki lengan kiri nya.


"Hehehehe Mantan Miss bisa cemburu juga toh". Juwono langsung mengapit kepala Lia dan menyembunyikan nya di bawah ketiak nya, hingga gadis itu pun mengaduh. Sementara Juwono tertawa dengan senang melihat sang istri tampak berontak agar bisa terlepas dari dekapan nya.


############


TBC YA...


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK NYA YA


SEE YOU NEXT BAB

__ADS_1


__ADS_2