Oh My Dosen ( Remake )

Oh My Dosen ( Remake )
Bab 60. Amanda Dan Daniel


__ADS_3

Daniel berjalan hilir mudik didalam ruangannya. Hati nya semakin resah ketika dia mendengar kabar kalau Arsy sedang mengandung anak dari Bagas.


Hal yang sama pun di rasakan oleh Amanda, selain karena kehamilan Arsy dapat mengusik status nya sebagai pemimpin perusahan RH Company.


Dia pun masih tak rela ketika Bagas mempersunting keponakan dan kini sedang mengandung cucu kemanakan nya.


"Sial". Umpat Amanda kesal. "Sampai kapan pun tidak akan Aku biar kan kalian bahagia". Amanda meremas beberapa lembar foto yang menampilkan Arsy dan Bagas yang baru saja keluar dari ruangan Obgyn.


Amanda bergegas keluar dari ruangan nya. Wanita itu pun melangkahkan kaki nya menuju ruangan Daniel yang hanya berbeda dua ruangan serta masih satu lantai dengan ruang kerja nya.


Tok.. Tok.. Tok


Amanda memasuki ruangan Daniel ketika mendengar perintah untuk masuk dari dalam ruangan.


"Papa sibuk?". Tanya Amanda yang langsung duduk di sofa ruang kerja Daniel.


Daniel pun menghentikan kegiatan nya memeriksa beberapa lembar dokumen yang sedang di kerjakan nya.


Amanda memijat kening nya, hingga membuat Daniel pun beranjak dari kursi kerja dan berjalan menuju sofa yang di duduki oleh Amanda.


"Kenapa?". Tanya Daniel lalu mendudukkan tubuhnya tepat di samping Amanda.


Aku ingin Papa membereskan anak Mas Rahmat". Daniel mengulas senyum tipis mendengar permintaan Amanda. Tubuh nya semakin di condong kan kepada Amanda, hingga semakin rapat.


"Kenapa hanya anak nya Rahmat saja. Lalu bagaimana dengan Ditya?". Daniel meraih dagu Amanda dan mengarahkan wajah Amanda ke arah nya. Daniel semakin melebarkan senyum nya ketika melihat sekilas gelagat Amanda yang terkejut kala mendengar nama Bagas disebut Daniel.


"Apa Kamu masih berharap kembali ke sisi Ditya?". Amanda hanya terdiam, bibir nya seakan tidak terkunci tidak bisa berucap guna menjawab pertanyaan Daniel.


Wajah nya dan wajah Daniel pun hanya berjarak beberapa senti, hingga hembusan nafas Daniel yang sedikit berbau mint bercampur nikotin pun bisa terhirup oleh Amanda.


Cup

__ADS_1


Amanda membulatkan mata nya dengan lebar ketika Daniel mendaratkan bi*** nya kepada bi*** Amanda sekilas.


"Kamu milik Ku, hanya milik Ku. Jangan pernah berharap Kamu bisa kembali kepada Ditya". Tangan kanan Daniel meraih tengkuk Amanda, sementara tangan kiri nya meraih pinggang Amanda merapatkan tubuh Amanda kepada tubuh nya, dan kemudian melu*** bi*** Amanda yang selama ini selalu menjadi candu nya.


Amanda hanya bisa pasrah dengan perlakuan Daniel. Sejak menikah dengan Bastian, bukan hanya Bastian saja yang bisa dengan bebas menjamah dan menikmati tubuh nya. Terkadang Daniel pun ikut menikmati tubuh nya.


Karena itu lah


Bahkan Riska anak tunggal nya pun, tidak dia ketahui siapa Ayah nya. Entah itu Bastian atau Daniel. Beruntung Bastian tidak mengetahui hubungan terlarang Amanda dan Daniel itu, sehingga Bastian tidak curiga dengan keberadaan Riska.


Daniel mengakhiri ciu*** panas nya dengan Amanda. Amanda mengatur deru nafas nya agar teratur. Sungguh di usia Daniel yang matang masih bisa membuat Amanda melayang dengan kenikmatan yang Daniel berikan.


"Sampai kapan pun Kamu hanya menjadi milik Ku. Selama nya". Daniel menarik paksa tubuh Amanda menuju ruang pribadi yang berada di dalam ruang kerja nya.


Dan siang ini Amanda harus kembali merasakan dan memuaskan naf** Daniel yang selalu timbul saat mereka hanya berdua dalam satu ruangan.


Seolah tak bisa menolak dengan pesona juga sentuhan Daniel, Amanda pun hanya bisa pasrah ketika sang mertua nya itu sudah membuat polos tubuh nya di atas ranjang.


Pergulatan panas itu pun berlangsung hingga kedua nya mencapai puncak nya.


Hal yang sudah cukup lama tidak diberikan Bastian itu selalu bisa di dapatkan Amanda dari sang mertua.


Bahkan harus Amanda akui keahlian sang mertua di atas ranjang jauh lebih hebat dibandingkan sang suami.


"Kamu selalu nikmat, Sayang". Puji Daniel kala hendak beranjak ke dalam kamar mandi. Dengan tubuh polos, Daniel pun melenggang santai menuju kamar mandi yang berada di ruang istirahat di dalam ruang kerja nya.


Amanda hanya bisa menghela nafas, tak rela tubuh nya di jaman oleh sang mertua. Namun apalah daya, kebutuhan biologis itu hanya bisa di dapatkan nya dari sang mertua.


Sementara sang suami selalu sibuk dengan para wanita lain nya di luaran sana yang bisa memuaskan ha*** nya.


Hal itu lah yang membuat Amanda memutuskan untuk tidak memberikan kewajiban nya kepada sang suami sejak beberapa tahun yang lalu, dikarenakan Dia merasa takut dari efek penyakit yang membayangi akibat pergaulan se** bebas yang suami nya lakukan di luaran sana.

__ADS_1


Sedang kan hubungan nya dengan Daniel hanya di lakoni sebagai pemuas has*** mereka yang tidak bisa di dapatkan oleh pasangan mereka masing-masing.


Bukan Daniel tidak ingin menikahi Amanda secara sah. Daniel hanya enggan menerima cibiran dari masyarakat apabila dia menikahi mantan menantu nya.


Jadi bagi Daniel hubungan nya dengan Amanda hanya sebatas partner di ranjangnya saja.


Daniel tersenyum kearah Amanda yang masih berselimut, setelah mengenakan pakaian Daniel pun bergegas keluar ruangan istirahat nya guna melanjutkan pekerjaannya.


Selepas kepergian Daniel, Amanda pun membuka kedua mata nya. Tubuh nya terasa letih melayani Daniel, namun apa daya nya. Daniel selalu mengancam akan membongkar keterlibatan Amanda dalam kasus tewas nya sang Kakak Rahmat Hidayat.


🌷


🌷


"Tampaknya Kamu menikmati aksi panas juga tubuh polos nya?". Sebuah suara wanita menyadarkan pria yang sedang mengawasi ruangan istirahat Daniel melalui ruangan monitor CCTV.


Pria itu merenggangkan tubuh nya dengan berselonjor di atas kursi putar yang di duduki nya sejak beberapa jam yang lalu.


"Siapa bilang menikmati, menonton bahkan menikmati desa*** Mereka saja Aku tidak sempat". Jawab pria tersebut sambil tersenyum kepada sang wanita yang kini duduk di samping nya sambil kedua mata nya sibuk mengawasi ruang istirahat Daniel.


"Ada yang menarik perhatian Ku". Pria itu menunjuk kearah hardboard pembaringan ruang istirahat Daniel. Wanita itu memicingkan mata nya untuk mempertajam penglihatan nya. Tampak sebuah pemandangan ganjil terlihat di hardboard tersebut.


Namun pandangan gadis itu terganggu akibat ulah Amanda yang justru menutup hardboard tersebut dengan tubuh polos nya.


"Dasar pasangan sun***". Umpat wanita kesal melihat tubuh polos Amanda, sementara Sang pria hanya tersenyum tipis menanggapi umpatan sang wanita.


"Suka atau tidak suka mereka yang Kamu panggil sun*** itu adalah Ibu dan Opa Kamu". Ya wanita muda itu adalah Riska. Putri tunggal Amanda entah dari Bastian atau Daniel, yang pasti nya hingga saat ini Amanda masih menjadi partner ranjang Ayah dan Anak tersebut. Ya walaupun beberapa waktu km terakhir ini hanya Daniel lah yang rutin memuaskan Amanda.


###############


TBC

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE JUGA KOMEN NYA YA


SEE YOU NEXT BAB


__ADS_2