Oh My Dosen ( Remake )

Oh My Dosen ( Remake )
Bab 31. Balada Mantan Miss


__ADS_3

Juwono bernafas lega selesai mengucapkan akad nikah nya untuk Lia.


Rasanya tak percaya, baru bertemu beberapa jam dengan Lia dan kemudian menikahi gadis itu ?. Tidak kah hal ini terlalu cepat?.


Entah apa yang ada dalam pikiran Lia juga Juwono setelah Juwono mengucapkan ikrar akad untuk hubungan singkat mereka ini.


"Anggap saja kalian sedang berpacaran tapi sudah halal". Seolah paham akan apa yang ada dalam pikiran mereka, Oma memberikan petuah nya.


Juwono dan Lia saling berpandangan dalam diam. Baik Arsy juga Bagas pun bukan nya berada dalam posisi yang sama dengan mereka?.


Masih belum mengenal sifat juga tingkah laku pasangan mereka masing-masing, membuat mereka harus berusaha keras untuk bisa mengimbangi sifat juga tingkah laku mereka masing-masing bukan?.


Rasa benar apa yang Oma Shinta ucapkan utuk kedua pasangan pengantin baru tersebut. Anggaplah pernikahan mereka ini sebagai permulaan sebuah hubungan pacaran namun dengan status halal.


Jadi mereka mau ngapain kan sudah halal dan tidak akan mendapatkan dosa, justru mereka akan mendapatkan pahala, bukan begitu bukan?.


Lia hanya menghela nafas nya. Dilihat nya sang ayah yang nampak memandang nya dengan wajah memelas. Apakah sang ayah tidak ikhlas setelah Dia menikah dengan Juwono?.


Karena sejati nya sang Kakak tiri lah yang mengharapkan Juwono untuk menjadi suami keempatnya.


Tunggu keempat?. Lia hanya meringis ngeri saat mengingat jikalau kakak nya sudah menikah sebanyak tiga kali dan semua nya kandas hanya beberapa minggu setelah pernikahan mereka.


Akankah Dia dan Juwono pun akan mengalami hal yang sama, menikah beberapa minggu lalu bercerai?.


Lia kembali menghela nafas nya. Kali ini pandangan nya beralih kepada sang suami yang tampak sedang bercengkrama dengan Bagas juga Akbar, yang ternyata kalau menurut cerita Oma Shinta, mereka masih berkerabat.


Ada rasa khawatir di dalam hati nya, kala mengingat Juwono yang baru beberapa jam ini meninggalkan identitas nya sebagai Juwita yang sudah melekat selama sepuluh tahun ini.


Apakah Juwono sengaja menikahi hanya untuk menutupi kelainan dan tetap akan kembali kedua dua alam nya. Atau mungkin memang Juwono sudah meninggalkan Juwita dan kembali ke kodrat nya sebagai seorang pria tulen.


Dan lagi, Lia menghela nafas nya kembali. Gadis itu nyaris tersungkur saat sebuah tepukan keras dari Arsy mendarat di bahu kanan nya.


"Astaghfirullahalazim Chika. Sakit pe'a". Gerutu nya dengan kesal.


"Kenapa Lo narik nafas melulu?". Arsy menampilkan wajah tanpa dosa nya kepada Lia.


"Kang Ju Won". Gumam Lia lalu melihat kearah suami dadakan nya, yang tampak sedang tertawa bersama Bagas dan juga Akbar.


Dan lagi, Lia menangkap beberapa gerakan gemulai dari sang suami entah saat berbicara atau pun tertawa. Dan hal itu membuat Lia terkadang bergidik ngeri melihat nya.

__ADS_1


"Kenapa Kang Ju Won?". Lia menyentil kening Arsy dengan gemas. Dan Arsy pun membalas nya dengan menyentil kembali kening Lia.


"Kualat Lo, nyentil istri dosen Lo". Lia memutar malas kedua bola mata nya mendengar omelan Arsy.


"Chika, menurut Lo, kenapa Kang Ju Won terima tantangan Gue, bulat nikah?". Arsy menatap Lia dengan heran.


"Nggak gampang kan ngilangin Miss Juwita terus balik jadi Kang Ju Won. Iya nggak iya?". Arsy mengangguk setuju dengan ucapan Lia.


"Apa pernikahan ini cuma buat nutupin kehidupan dua alam nya ya?". Arsy kembali memukul bahu Lia dengan kencang.


"Dih, si pe'a demen banget sih lo mukul pundak gue melulu". Protes Lia sambil mengusap bahu nya yang nyut-nyutan di pukul Arsy beberapa kali.


"Lagian Elo kalau ngomong kadang suka bener" Arsy tersenyum kecil hingga membuat Lia kesal.


"Kenapa?. Lo takut kalah saing sama mantan nya Kang Ju Won kalau lebih ganteng dari Kang Ju Won?". Kali ini Arsy yang mengaduh setelah mendapatkan pukulan di bahu dari Lia.


"Serius Gue". Arsy mengambil gadget yang tersimpan di saku kantung baju gamis nya. Dan kemudian menyodorkan gadget nya kepada Lia.


Lia membulatkan mata nya tak percaya saat melihat isi layar dari gadget Arsy.


"Dia pacaran sama Yudhistira, penyanyi yang lagu naik daun itu?". Arsy mengangkat kedua bahu nya.


"Mereka bahkan tinggal se apartemen". Bisik Arsy mengompori Lia, hingga membuat gadis itu mendengus dengan kesal.


"Kira-kira ngapain ya, dua cowok ganteng tinggal dalam satu apartemen. Apa jangan-jangan mereka tinggal sekamar?". Lia menghentakkan kaki nya dengan kesal mendengar ucapan Arsy.


"Wow... Yang di tunggu akhirnya datang". Lia mengalihkan pandangan kearah pandangan yang Arsy tuju.


Sesosok pria muda seusia mereka masuk kedalam rumah dengan langkah tergesa-gesa. Bahkan pemuda itu langsung memeluk erat tubuh Juwono dan menangis dalam pelukan Juwono.


"Cekh, cari mati neh si Tira". Gumam Arsy pelan namun tetap terdengar Lia yang semakin tajam menatap sang suami yang kini justru membelai lembut pucuk kepala Yudhistira dengan lembut dan penuh kasih sayang


Hati Lia berdenyut nyeri melihat pemandangan yang menurutnya tidak pantas di tampilkan di muka umum.


Dengan kesal, gadis itu berjalan menghampiri sang suami dan Yudhistira yang masih berpelukan dengan erat. Bagas dan Akbar hanya terdiam menatap kejadian yang berada di hadapannya.


"Ngapain Kamu peluk-peluk suami orang?". Lia langsung menarik tubuh Yudhistira dari pelukan Juwono dengan kasar.


Juwono tampak terkejut, pun hal nya dengan Bagas juga Akbar. Dan jangan tanyakan perasaan sang penyanyi pendatang baru yang tampan serta lagi naik daun itu, yang pasti nya lebih terkejut.

__ADS_1


Plak


Semua mata menatap terkejut kepada Lia dan Yudhistira secara bergantian, saat tiba-tiba lima jemari tangan Lia mendarat di pipi kiri sang penyanyi tampan itu, dan hal itu membuat banyak pekikan mengucapkan nama Lia secara serempak.


"Lia".


"Aulia".


"Mau jadi pelakor Kamu?". Tuding Lia mengarahkan jari telunjuk tangan kanan nya kearah muka Yudhistira.


Pria muda yang masih shock karena hadiah lima jemari Lia, itu menatap gadis yang kini sedang berdiri menatang nya di hadapan.


Pandangan mata Yudhistira bergantian menatap Lia dan Juwono, yang berdiri di belakang Lia. Juwono hendak menghampiri Yudhistira, namun Lia mencekal tangan Juwono dan menatap tajam kepada sang suami.


"Kenapa?. Mau ngelindungin Dia?". Ucap Lia dengan nada tinggi. Juwono bahkan bergidik ngeri melihat wajah Lia yang marah.


Arsy lebih memilih bersembunyi di balik tubuh sang suami. Bagas yang keheranan dengan sikap Arsy, langsung menyadari seperti nya sang istri punya andil dalam masalah Lia, Juwono dan Yudhistira.


Seolah paham dengan kesalahan yang istrinya lakukan, Bagas pun menyentil pelan kening istrinya.


"Nakal". Bisik nya lalu di balas Arsy dengan senyuman kecil.


Kembali ke Lia yang masih menatap tajam sang Suami. Beruntung beberapa tamu undangan sudah banyak yang undur diri, dan hanya menyisakan beberapa kerabat dekat yang saat ini pun sedang berbincang-bincang dengan Oma Shinta di ruang tamu.


Sehingga kejadian ini hanya di melibatkan Bagas, Arsy, Akbar sebagai saksi, serta Lia, Juwono dan Yudhistira sebagai pelaku nya.


"Kamu itu ngomong apa sih Lia". Ucap Juwono melembut.


"Menurut Kamu?". Lia balik bertanya.


"Apa maksud Lo nuduh Gue pelakor?". Tuding Yudhistira.


###################


HAPPY READING ALL


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK LIKE NYA YA


KALAU BERKENAN BISA KASIH MASUKAN DENGAN KOMEN NYA

__ADS_1


SEE YOU NEXT BAB


__ADS_2