
...❄️...
...❄️...
...❄️...
Sudah hampir 10 menit Vivian berdiri di depan pintu apartemen Owen. Tapi tidak satupun tanda-tanda jika seseorang menempati apartemen yang sedang ia datangi.
"Kau yakin ini tempat nya Drigo?" Vivian bersuara tidak sabaran. Vivian tidak suka membuang waktunya seperti ini. "Benar nona." sahut Drigo yang berdiri tepat di belakang Vivian.
Sambil menahan perasaan kesalnya, sekali lagi Vivian menekan bel apartemen owen, tapi hasil yang di dapat nya masih tetap sama. "Ini benar-benar menyebalkan. Atau jangan-jangan Owen sengaja menghindari ku." gerutu Vivian dengan wajahnya yang mulai kesal.
Mia yang melihat seseorang tidak dikenali berdiri di depan pintu apartemen Owen pun mendekat dengan sengaja.
Mia tersenyum ramah kepada Vivian "Maaf nona, apa anda mencari sir Owen?" tanya Mia. Tapi gadis di depannya justru menatap Mia dengan tatapan tak suka dan menilai.
"Kau kenal Owen?" sahut Vivian datar disertai wajah curiga. Mia mengangguk samar. "Benar." siapa juga yang tidak mengenal tetangga setampan dosennya itu di sekitar apartemen ini.
"Kau tinggal di sini, bersama Owen?" sekali lagi pertanyaan Vivian membuat Mia merasa sangat di curigai. Sepertinya wanita ini akan salah paham jika Mia tidak segera menjelaskan semuanya.
"Tidak nona. Apartemen saya di sebelah sini." jelas Mia tidak ingin membuat kesalahpahaman.
"Apa kau tahu dimana Owen? Ah, lupakan. Aku akan datang lagi nanti." Vivian kembali bergumam seraya melihat jam tangannya.
Tak lama setelahnya Vivian langsung pergi tanpa bicara satu patah pun pada Mia. Begitu juga dengan pria yang selalu mengikuti dirinya itu.
Jika saja Vivian membiarkan Mia untuk menjawab, maka wanita itu akan tahu jika saat ini pria yang di carinya sedang berada di kampus.
"Maaf, Kalau boleh saya tahu anda siapa? akan saya sampaikan jika nanti saya bertemu sir Owen." Mia menawarkan bantuan dengan suara yang cukup nyaring.
__ADS_1
Mia bisa menilai jika wanita di hadapan nya saat ini adalah wanita karier dan terlihat enggan untuk membuang waktunya dengan sia-sia. Seperti wanita yang sering Mia jumpai selama ini.
"Aku tunangan Owen. Vivian."
...Tunangan?...
...❄️❄️❄️...
...UNIVERSITAS X...
"Mia. Kau sudah menyelesaikan tugas kelompok untuk mata kuliah ini?" gadis di samping Mia yang bernama Flo sedang bertanya pada dirinya.
"Tugas kelompok?" Mia kembali mengingat tugas mana yang di maksudkan oleh Flo.
"Iya. Tugas kelompok dari sir Owen." ujar Flo dengan jelas.
"Tumben sekali kau bisa melupakan tugas penting seperti ini. Terutama pada mata kuliah sir Owen." Mia juga heran dengan dirinya sendiri. Pekerjaan nya mengurus bayi besar di Mension mewah itu ternyata menyita lebih banyak perhatian dari yang Mia pikirkan.
Bahkan Mia juga lupa jika ia harus menyelesaikan tugasnya bersama dengan Owen. "Ah. Aku juga lupa tentang hal itu." Mia mendesah pelan. "Kau lupa apa?" Flo kembali menyela.
Mia lupa mengatakan jika tunangan dosen tampannya datang menemui pria itu tadi siang.
"Bukan apa-apa."
...❄️❄️❄️...
Owen melihat Mia saat gadis itu meninggalkan ruang kelasnya. Gadis itu satu-satunya yang belum mengumpulkan tugas dari semua siswa yang mengambil mata kuliah Owen semester ini. Meskipun tenggat waktu nya masih tersisa, tapi tidak biasanya Mia terlambat seperti ini.
Mia juga tidak mengatakan pada nya kapan gadis itu akan mengerjakan tugas tersebut. Padahal Owen sudah menunggu gadis itu untuk meminta tolong pada dirinya.
__ADS_1
Owen pun buru-buru mengejar Mia, "Mia..?" panggil Owen. Mia langsung berbalik karena mengenali suara yang memanggil dirinya. Sir Owen.
Mia berdiri ditempatnya seraya menunggu dosen tampannya dengan tenang. Kebetulan Mia juga ingin mengatakan sesuatu pada Owen.
"Ya sir." sahut Mia menunggu Owen bicara. "Tugas kelompok mu." Ah, Mia tahu pastilah dosennya akan menanyakan hal ini. Tugas itu bernilai tinggi pada mata kuliah kali ini.
"Aku akan mengerjakan nya secepat mungkin sir. Aku masih punya waktu dua hari bukan?" sahut Mia, dan Owen mengangguk dengan tenang. Ia tahu gadis itu pasti akan menyelesaikan tugasnya dengan baik.
"Kapan kau ingin mengerjakan nya? bagaimana jika nanti malam?" usul Owen. Tapi bukannya menjawab, Mia justru mengatakan hal yang lain.
"Sir. Ada seseorang yang mencari anda tadi." Mia langsung mengganti topik pembicaraan mumpung ia masih mengingat nya. Owen menautkan kedua alisnya.
"Di apartment anda. Seorang wanita. Bernama Vivian." ujar Mia, dan wajah Owen seketika berubah datar.
Melihat ekspresi wajah Owen yang terlihat asing membuat Mia sedikit khawatir. Ia yakin ada sesuatu dengan keduanya.
"Katanya..."
"Katakan saja kapan kau ingin mengerjakan tugas mu Mia. Aku akan membantu mu." Kali ini Owen lah yang mengganti topik pembicaraan. Apa Owen tak suka jika ia berbicara tentang urusan pria itu?.
Memang seharusnya Mia tidak ikut campur dengan masalah pribadi Owen dan tunangannya. Kali ini kau benar-benar sudah melewati batas mu Mia.
"Baik sir.."
...❄️...
...❄️...
...❄️...
__ADS_1