
Bintang yang telah bersiap-siap untuk pergi bekerja, kini berjalan ke arah meja makan untuk sarapan. Namun Ia tidak melihat Ibunya, yang biasanya duduk menunggunya untuk sarapan bersama.
"Ibu kemana yaa..?" tanya Bintang sembari mencari keberadaan Ibunya.
Bintang melangkahkan kakinya menuju dapur, namun Ibu tidak ada. Lalu Ia mencarinya ke dalam kamar, dan di lihatnya Ibu sedang terbaring lemah.
"Ibu kenapa, sakit..?" tanya Bintang seraya memeriksa keadaan Ibunya.
"Ibu tidak apa-apa Bin, cuma sedikit pusing. Nanti juga sembuh.." ujar Ibu sambil tersenyum, Ia tidak ingin membuat putri kesayangannya itu merasa khawatir.
"Kita ke dokter aja yaa, Bu.." ajak Bintang yang tidak ingin Ibunya kenapa-kenapa.
"Tidak perlu Bin, Ibu sudah minum obat tadi.." sahut Ibu.
"Yaa udah Ibu istirahat aja dulu, Bintang hari ini izin gak masuk kerja aja. Biar bisa temenin dan jagain Ibu di rumah.." ujar Bintang.
"Tidak perlu Bin, lebih baik sekarang kamu sarapan terus berangkat kerja. Ibu tidak apa-apa kok.." ucap Ibu.
"Tapi Bu--"
"Tidak ada pakai tapi-tapi, sekarang kamu sarapan dulu sana.." perintah Ibu pada Bintang yang akhirnya keluar dari kamar, lalu menuju ke meja makan.
Selesai sarapan, Bintang pun berpamitan pada Ibunya. Dengan berat hati Ia segera berangkat menuju toko, di sana Pelangi sudah menunggunya sejak tadi.
"Tumben kamu baru datang, Bin..? Biasanya duluan terus.." ucap Pelangi yang melihat Bintang baru saja tiba.
"Iyaa maaf El telat, tadi aku ragu mau masuk kerja atau gak karena Ibu lagi kurang enak badan.." ujar Bintang dengan raut wajah yang sedih.
"Ohh, jadi Ibu kamu sakit..? Yaa udah kalau gitu sekarang kamu pulang aja, jagain Ibu di rumah. Aku gak apa-apa kok sendiri di toko.." ucap Pelangi.
"Tapi Ibu mau aku tetapi kerja El, mungkin nanti siang aja aku pulang ke rumah untuk lihat keadaan Ibu.." balas Bintang.
"Iyaa Bin, gak apa-apa kok. Gimana baiknya menurut kamu aja, yaa udah ayo masuk.." ajak Pelangi sambil merangkul Bintang.
"Jangan pegang pundak, aku gak suka.." seru Bintang sambil menepis tangan Pelangi.
"Kalau pegang tangan, suka kan..?" tanya Pelangi dengan tersenyum, sambil memegang tangan Bintang.
__ADS_1
"Mulai deh kumat mesumnya, ampun deh nih anak.." balas Bintang sambil berjalan lebih dulu, meninggalkan Pelangi di belakangnya.
Bintang dan Pelangi kini memulai pekerjaannya masing-masing, namun sejak tadi Bintang terlihat kurang fokus dengan pekerjaannya. Ia terus saja memikirkan keadaan Ibu di rumah, dan hal ini di sadari oleh Pelangi.
"Kalau kamu kepikiran Ibu dan gak tenang gitu, lebih baik sekarang kamu pulang, Bin.." ucap Pelangi.
"Nanti aja El, sebentar lagi juga udah tengah hari.." sahut Bintang.
Dan waktu istirahat pun telah tiba, Bintang kini bersiap-siap pulang ke rumah untuk melihat keadaan Ibunya.
"Kamu mau kemana, El..?" tanya Bintang pada Pelangi yang mengikutinya dari belakang.
"Mau ikut kamu pulang, aku juga kan mau jenguk Ibu.." jawab Pelangi sambil tersenyum.
"Terus toko siapa yang jagain..?" tanya Bintang lagi.
"Di tutup aja dulu.." sahut Pelangi.
"Tapi El, memang gak apa-apa di tutup..?" ucap Bintang yang jadi merasa tidak enak.
"Gak apa-apa, toko-toko aku yaa suka-suka aku-lah.." seru Pelangi sambil tersenyum dan segera berjalan keluar.
"Kamu kok bisa ada di rumah Bin, bukannya ada di toko..? Pelangi juga kenapa bisa ada di sini..?" tanya Ibu yang segera bangun, dan memilih untuk duduk bersandar pada dinding tempat tidur.
"Bintang bilang Ibu lagi sakit, jadi Pelangi datang buat jenguk Ibu.." jelas Pelangi.
"Iyaa Bu, Bintang mau tau keadaan Ibu. Makanya Bintang pulang ke rumah.." ucap Bintang yang ikut menimpali.
"Ibu sudah tidak apa-apa kok, sekarang sudah baikan. Maaf yaa Ibu tadi belum sempat masak, jadi tidak ada makanan di rumah.." ujar Ibu.
"Gak apa-apa kok Bu, tadi Bintang udah beli makanan. Sekarang kita makan yaa, aku suapin Ibu makan.." seru Bintang sambil tersenyum menatap Ibunya.
Kini ketiganya telah berada di ruang makan, Bintang tengah sibuk menyuapi Ibunya. Sedangkan Pelangi hanya diam menyaksikan mereka, sambil menyantap makanannya.
"Bintang perhatian banget sama Ibunya, gimana kalau sama pacarnya yaa.." gumam Pelangi dalam hati sambil tersenyum sendiri, sambil terus melanjutkan makan siangnya.
"Gimana keadaan Ibu sekarang..?" tanya Bintang yang baru saja selesai menyuapi Ibunya makan.
__ADS_1
"Sudah lebih baik, kepala Ibu juga sudah tidak pusing lagi, Bin.." ujar Ibu.
"Syukurlah kalau gitu Bu, Bintang gak mau Ibu sakit. Ibu jangan kecapekan yaa, harus banyak istirahat.." pinta Bintang pada Ibunya yang selama ini masih saja sibuk berkebun.
"Iyaa Bin, Ibu tidak apa-apa kok. Sekarang kamu kembali ke toko yaa, masa gara-gara Ibu toko sampai di tutup.." ujar Ibu.
"Gak apa-apa kok Bu, Ibu cepat sembuh yaa.. Pelangi dan Bintang mau pamit ke toko lagi.." ucap Pelangi seraya tersenyum.
Setelah kepergian Bintang dan Pelangi, Ibu pun segera masuk ke dalam kamar untuk beristirahat. Ia merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, sambil menatap foto almarhum suaminya yang selalu di rindukan.
🌠
🌠
Malam harinya, Pelangi pergi bersama Ibunya untuk menghadiri acara pertunangan anak dari salah satu teman Ibunya. Meski Pelangi sebenarnya enggan untuk menghadiri acara tersebut, karena pasti di sana Ia akan mendapat berbagai macam pertanyaan yang Ia tidak sukai.
"Ayo Mii, kita pulang aja. Aku udah gak betah di sini.." seru Pelangi sambil menggandeng tangan Ibunya.
"Acaranya kan belum selesai, El.. Lagi pula kenapa kamu mau cepat-cepat pulang..?" tanya Melati yang masih berbincang-bincang dengan tamu yang lainnya.
"Dari tadi aku di tanyain dan di godain sama cowok-cowok di sini. Anak teman-teman Mamii tuh.." ujar Pelangi.
"Bagus dong, berarti kamu laku keras,hehee.." sahut Melati seraya tersenyum.
"Mamii apaan sih, di kira aku barang apa laku keras.." gerutu Pelangi.
"Yaa sudah, tunggu sebentar lagi baru kita pulang. Mamii masih mau ngobrol dulu.." balas Melati.
Pelangi pun terpaksa mengikuti Ibunya untuk berbincang-bincang bersama tamu yang lain, sambil sesekali Ia mengirim pesan pada Bintang untuk menanyakan bagaimana keadaan Ibunya saat ini.
"Kamu kenapa El, senyum-senyum sendiri dari tadi..?" tanya Melati pada Pelangi yang sejak tadi sibuk dengan ponselnya.
"Gak kenapa-kenapa kok Mii, ini cuma lagi lihat video lucu banget,hee.." jawab Pelangi yang segera memasukkan ponselnya ke dalam tas kecil yang Ia bawa.
"Ohh, yaa sudah ayo kita pamit pulang.." ajak Melati pada putrinya.
Setelah berpamitan, Pelangi dan Ibunya pun segera pulang. Namun saat di perjalanan, Pelangi meminta Ibunya untuk singgah ke rumah Bintang, Ia ingin melihat keadaan Ibu Bintang yang sedang sakit. Namun alasan sebenarnya, Pelangi ingin bertemu dengan Bintang yang beberapa hari ini telah mengusik ketenangannya...
__ADS_1
Bersambung...
🙏😊 A59🌠