Pelangi Untuk Bintang

Pelangi Untuk Bintang
Kembali Tenang


__ADS_3

Pelangi yang merasa kesal karena Bintang tidak juga menghubunginya, akhirnya memilih untuk segera pergi ke rumah Bintang. Setelah berpamitan pada Melati, Awan dan Rena, Ia pun memasuki mobilnya. Di sepanjang perjalanan, Pelangi terus saja mengoceh, Ia merasa bahwa Bintang sekarang berubah dan tidak lagi mementingkannya.


"Awas aja nanti kamu Biyang, aku gak terima kamu cuekin begini..!" gumam Pelangi dalam hati, seraya mempercepat laju kendaraannya.


Tidak butuh waktu lama, mobil yang di kendarai oleh Pelangi kini telah tiba di depan halaman rumah Bintang. Ia pun segera turun dari mobil dengan menyeret sebuah koper dan mengetuk pintu rumah Bintang, lalu bergegas masuk ke dalam. Karena kebetulan pintu rumah saat itu sedang tidak di kunci, Pelangi pun langsung mencari keberadaan Bintang.


"Pelangi..?! Kapan kamu datang..?" tanya Ibu pada Pelangi yang langsung menyalaminya.


"Baru aja sampai Bu, tadi Pelangi udah ketuk pintu tapi gak ada yang bukain. Jadi Pelangi langsung masuk aja,hee.." ujar Pelangi sambil melihat ke sekeliling, tapi tidak juga melihat adanya Bintang.


"Kamu pasti lagi mencari Bintang yaa, Bintang lagi ada di kamar Kak Tya.. Kebetulan ada mantan Bintang, ehh maksud Ibu teman-temannya Bintang yang datang tadi pagi.." ujar Ibu pada Pelangi.


"Jadi mantan Bintang datang, Bu..? Pantesan aja dia gak ada ngubungin Pelangi, padahal aku nungguin lho Bu,mmmh.." sahut Pelangi yang langsung bergegas berjalan menuju ke arah kamar Tya, meninggalkan Ibu yang masih belum sempat membalas ucapannya.


"Ehemm..!!"


Mendengar suara Pelangi berdeham, membuat semua orang yang ada di dalam kamar itupun terkejut. Terlebih lagi Bintang, yang membuatnya sadar bahwa Ia sudah lupa untuk mengabari Pelangi untuk datang.


"Pelangi,, kamu udah datang yaa, maaf tadi aku lupa karena sibuk--"


"Sibuk sama mantan maksudnya..?!" potong Pelangi yang kini terlihat sangat kesal sekaligus cemburu, Ia memperhatikan semua perempuan yang ada di dalam kamar itu satu persatu.


"Jadi mereka bertiga ini mantan Bintang..?! Yaa ampun, banyak banget.." gumam Pelangi dalam hati, seraya menatap tajam ke arah Bintang.


"Ini gak seperti yang kamu bayangkan El, kenalin semuanya. Ini Pelangi, pacar aku.." seru Bintang pada Yumie, Gemy dan Mery.


"Sekaligus pasangan hidup Bintang, dan mulai detik ini aku juga akan tinggal di rumah bersama Bintang dan Ibunya.." ucap Pelangi sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.

__ADS_1


"Syukurlah kalau gitu, aku ikut seneng. Aku Yumie, mantannya Bintang.." sahut Yumie.


"Aku Gemy, temannya Bintang.."


"Dan aku Mery, temannya Bintang juga. Selamat yaa buat kalian berdua, aku juga ikut seneng banget. Akhirnya Bintang bisa punya pasangan yang bisa buat dia bahagia.." ujar Mery sambil menepuk bahu Bintang.


"Iyaa Mer, terimakasih yaa.. Kamu juga harus bahagia.." balas Bintang sambil tersenyum.


"Yaa udah kalau gitu, kalian bertiga istirahat aja dulu. Aku mau ngobrol sama Bintang, ayo Bin.." ajak Pelangi yang tidak ingin melihat Bintang berlama-lama berada di dekat Yumie.


"Aku tinggal dulu yaa semuanya, nanti kalau butuh apa-apa bilang aja ke aku atau Ibu.." ucap Bintang, lalu segera keluar dari kamar bersama Pelangi.


🐝


🐝


"Aku minta maaf yaa El, karena tadi sibuk beresin kamar Kak Tya untuk mereka istirahat. Jadi sampai lupa buat ngabarin kamu.." jelas Bintang.


"Bohong..! Kamu pasti sengaja kan gak ngabarin aku, biar kamu bisa ngobrol dan dekat-dekat sama mantan kamu itu.." seru Pelangi.


"Aku gak bohong El, memang aku tadi lupa. Aku benar-benar gak sengaja, jangan marah lagi yaa.. Percaya sama aku, gak mungkin aku dekat-dekat sama yang lain. Kan aku udah punya kamu.." ujar Bintang sembari menggenggam tangan Pelangi.


"Beneran gak ada dekat-dekat sama dia atau ngobrol berduaan gitu..?" tanya Pelangi yang tidak ingin Bintang dekat dengan perempuan manapun, karena itu akan membuat dirinya menjadi sangat cemburu dan marah.


"Beneran El, kalau kamu masih gak percaya. Kamu bisa tanya ke Ibu, karena tadi Ibu juga ada di saat aku ngobrol sama mereka.." jawab Bintang.


"Terus ngapain mantan dan teman-teman kamu itu datang ke sini..? Pasti mau ngajak kamu balikan..? Terus teman-teman kamu juga dukung dan maksa, Iyaa kan..?!" tanya Pelangi yang merasa curiga dengan kedatangan mantan dari kekasihnya yang tiba-tiba itu.

__ADS_1


"Gak seperti itu El, teman aku yang namanya Mery itu cuma nganterin Yumie dan Gemy ke sini untuk minta maaf sama aku. Atas apa yang dulu pernah dia dan Gemy lakukan ke aku, dan aku juga udah maafin mereka berdua.." jelas Bintang yang mengatakan hal sebenarnya, tanpa ada yang Ia tutupi. Karena Ia ingin Pelangi tahu semuanya, dan berusaha untuk bersikap selalu terbuka.


"Ohh, jadi dia datang mau minta maaf, tapi kenapa si Gemy itu juga minta maaf ke kamu, Biyang..? Memang apa yang udah dia lakukan..?" tanya Pelangi penasaran.


"Karena waktu itu Yumie selingkuh dengan Gemy, sedangkan Gemy itu pacaran sama Mery.. Gitu ceritanya.." sahut Bintang.


"Yaa ampun, kok bisa gitu sih Biyang..? Terus kenapa sekarang tiba-tiba Yumie datang dan minta maaf ke kamu, Biyang..?"


"Karena dia menyesali perbuatannya yang dulu, dan dia juga bilang kalau dia udah dapat karmanya.." jawab Bintang.


"Memang karma apa, Biyang..?" tanya Pelangi yang membuat Bintang menghela nafasnya dengan dalam.


"Kapan-kapan aja di sambung ceritanya, sekarang lebih baik kita beresin pakaian dan barang-barang kamu, El.." ujar Bintang yang memang tidak mau lagi membahas masalah tentang mantannya itu.


"Yahh,, nanggung banget sih Biyang, padahal tinggal itu aja. Tapi yaa udah deh, ayo kita beresin. Habis itu kita istirahat, tiduran berdua,hee.." balas Pelangi sambil tersenyum bahagia, karena sekarang Ia akan tinggal bersama dengan orang yang sangat Ia sayangi dan cintai.


"Mulai deh pikirannya,mmmh.. Pasti lagi ngebayangin yang aneh-aneh kan..?!" seru Bintang sambil menatap ke wajah Pelangi yang terlihat senyum-senyum sendiri.


"Nah itu kamu tau Biyang, berarti nanti malam kita udah bisa ehemm ehemm dong,hee.." ucap Pelangi sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan, karena Ia merasa malu sendiri saat membayangkan apa yang selama ini Ia inginkan akan segera terjadi.


"Yaa ampun nih orang, pikirannya..!" balas Bintang sambil mencubit pipi Pelangi. "Ayo buruan beresin, pakaian kamu banyak banget tuh. Mau di taruh dimana coba, lemari aku mana muat, El.." ucap Bintang yang melihat tumpukan pakaian di dalam koper besar yang Pelangi bawa.


"Yaa udah kalau gak muat, nanti aku balikin aja ke rumah. Lagi pula kalau dekat sama kamu, nanti aku juga gak perlu pakai baju,hehehee.." ujar Pelangi sambil tertawa kecil, dan kembali menutup wajahnya. Bintang yang melihat itupun hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepala, karena Ia sendiri juga sempat membayangkan hal yang sama...


Bersambung...


🙏😊 A59🌠

__ADS_1


__ADS_2