Pelangi Untuk Bintang

Pelangi Untuk Bintang
Ingin Pulang


__ADS_3

Pelangi yang telah bangun terlebih dulu, segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Hingga Ia telah selesai, Bintang masih juga terlihat belum bangun. Pelangi pun berinisiatif untuk membangunkannya, perlahan Ia mendekat dan menciumi pipi serta bibir Bintang. Namun tiba-tiba saja, sebuah tangan mendarat di wajahnya.


Plakk..


"Auww,, aduhh sakit..!" erang Pelangi sembari mengusap wajahnya, lalu memukul lengan Bintang.


"Maaf El, aku gak sengaja. Kirain tadi nyamuk,hee.." ucap Bintang sambil mengusap wajah Pelangi.


"Nyamuk,, nyamuk..! Kamu pikir ada, nyamuk secantik ini..?!" tunjuk Pelangi pada dirinya sendiri dengan tersenyum.


"Gak ada El, sekali lagi maaf yaa.. Jangan marah-marah lagi.." balas Bintang.


"Niat bangunin malah di pukul, padahal banguninnya pakai kasih sayang,mmmh.." gerutu Pelangi yang masih merasa kesal, karena Bintang tidak sengaja sudah memukul wajahnya yang di kira nyamuk.


"Kan aku udah minta maaf sih, dan lagi pula aku juga gak sengaja. Yaa udah, kalau gitu aku mau mandi dulu.." ujar Bintang yang segera bangkit dan mencari handuk milik Pelangi, lalu bergegas masuk ke kamar mandi.


Pelangi yang masih merasa kesal, menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur. Ia lalu mengambil ponsel milik Bintang, dan melihatnya karena ingin memeriksa. Selama di kota B, Bintang berkomunikasi dengan siapa saja. Namun Pelangi tidak menemukan apapun, Ia pun pindah memeriksa galery dan terlihat ada banyak foto di dalamnya.


"Ngapain sih pakai di simpan segala..!" gumam Pelangi dalam hati seraya menghapus beberapa foto yang membuatnya merasa sangat kesal dan cemburu, lalu meletakkan ponsel itu kembali pada tempatnya.


"Ayo kita keluar El, cari sarapan sekalian jalan-jalan.." ajak Bintang yang baru saja selesai merapikan pakaiannya.


"Hmmm.."


"Kamu kenapa El, sariawan..?" tanya Bintang yang mendengar Pelangi hanya berdeham.


"Yaa udah, ayo jalan.." balas Pelangi dengan raut wajah kesal, dan berjalan meninggalkan Bintang yang terlihat sedang memikirkan sesuatu.


"Kenapa lagi anak itu,mmmh.." ucap Bintang seraya mengikuti Pelangi yang telah berjalan lebih dulu.


Tidak berapa lama kemudian, mereka telah tiba di depan penjual bubur ayam yang berada tidak jauh dari hotel tempat keduanya menginap. Bintang lalu memesan dua mangkuk, dan kembali duduk bersebelahan dengan Pelangi.

__ADS_1


"Bubur ayam di kota B biasanya enak-enak banget, kamu pasti suka.." seru Bintang sambil tersenyum menatap lingkungan di sekitarnya.


"Hmmm.."


Pelangi hanya berdeham, dan kembali sibuk memainkan ponselnya. Bintang yang melihat itu hanya menghela nafasnya dengan berat, lalu memikirkan tentang apa yang membuat Pelangi jadi bersikap seperti itu.


"Kamu kenapa, El..? Apa aku ngelakuin kesalahan..? Atau kamu masih marah karena kejadian yang tadi..?" tanya Bintang yang penasaran dengan perubahan sikap Pelangi padanya.


"Gak kenapa-kenapa, yaa udah makan dulu bubur ayamnya. Aku udah laper..!" sahut Pelangi seraya mengaduk-aduk bubur ayam yang ada di depannya.


"Iyaa El, di habisin yaa buburnya.." balas Bintang sambil menikmati makanannya, lalu mengingat kembali kenangan-kenangan yang pernah Ia lalui dulu selama berada di kota B.


"Kamu mikirin apa sih, Biyang..? Pasti lagi ingat mantan-mantan kamu yang dulu kan..!" seru Pelangi yang semakin merasa kesal, entah kenapa sekarang Ia jadi sulit untuk mengendalikan perasaan cemburunya.


"Gak kok, aku gak mikirin mantan. Aku cuma gak nyangka aja bisa ke kota ini lagi, apa lagi ada kamu juga di sini, El.." ujar Bintang.


"Aku gak percaya, kamu pasti lagi mikirin mantan..!" ucap Pelangi seraya bangkit dari tempat duduknya, dan berjalan pergi meninggalkan Bintang.


"Kamu sebenarnya kenapa sih, El..? Kalau memang aku salah, kamu ngomong sama aku. Jangan bersikap seperti ini.." ujar Bintang yang masih memegang tangan Pelangi, karena tidak ingin wanita yang di cintainya itu pergi.


"Aku pengen balik aja ke hotel.." sahut Pelangi yang menahan air matanya sejak tadi.


Sesampainya di kamar hotel, Pelangi langsung memeluk erat tubuh Bintang sambil menangis sesenggukan. Membuat Bintang pun langsung cemas dan bingung, melihat Pelangi yang tiba-tiba menangis seperti itu.


"Kamu kenapa menangis, El..? Apa ada yang sakit..?" tanya Bintang melepaskan pelukan Pelangi padanya, lalu memeriksa bagian tubuh Pelangi kalau saja ada yang terluka.


"Iyaa Biyang, hati aku yang sakit..! Tadi pas kamu mandi, aku sengaja periksa handphone kamu. Dan aku lihat foto-foto kamu sama Sarah, saat kalian jalan-jalan berdua.." ujar Pelangi dengan tangisan yang semakin kencang.


"Kenapa kamu simpan foto-fotonya..? Kamu masih cinta sama Sarah..? Kamu gak tau gimana perasaan aku yang sakit dan cemburu, kamu gak mikirin itu..!"


Setelah mendengar penyebab perubahan sikap Pelangi itu, Bintang pun langsung memeluk Pelangi dengan erat sambil tersenyum. Ia tidak menyangka bahwa foto-foto dirinya bersama Sarah saat jalan-jalan itu, akan membuat Pelangi menjadi sangat cemburu.

__ADS_1


"Yaa udah, kamu nangis aja dulu.." ucap Bintang.


"Tuh kan kamu gitu, jahat..!" seru Pelangi sambil mencubit perut Bintang.


"Aku gak jahat, tapi aku sayang sama kamu, El.. Cuma kamu yang ada di hati aku, gak ada yang lain. Beneran..!" ucap Bintang yang meyakinkan Pelangi untuk percaya dan tidak cemburu lagi pada Sarah.


"Yaa udah kalau gitu, kamu gak boleh lagi deket-deket sama Sarah. Apa lagi jalan berdua, dan foto-foto berdua sama dia.." rengek Pelangi yang kini terlihat memanja dan seperti anak kecil, namun begitu justru membuat Bintang menjadi gemas padanya.


"Iyaa siap tuan putri sayang, perintah akan segera di laksanakan..!" seru Bintang yang membuat Pelangi akhirnya tersenyum dan kembali memeluk dirinya.


"Aku gak mau kehilangan kamu, Biyang.. Jangan pergi-pergi lagi dari aku, hiks,, hiks,, hikkss.." pinta Pelangi yang kembali menangis tersedu-sedu.


"Iyaa El, maafin aku yaa.. Aku gak akan pergi lagi dari kamu, karena aku juga gak mau kehilangan kamu.. Udah yaa, jangan nangis lagi.." Bintang pun menghapus air mata Pelangi, lalu mengecup keningnya dengan tulus.


"Aku pengen kita secepatnya pulang ke rumah, Biyang.." ucap Pelangi yang kini sudah kembali merasa tenang.


"Memang kenapa, El..? Apa kamu gak mau jalan-jalan dulu ke tempat wisata yang ada di sini..?" tanya Bintang.


"Kenapa..?! Kamu mau jalan-jalan lagi sama Sarah..?!"


"Gak, gak kok, El.. Kan aku tanya kamu, yaa udah iyaa kita pulang besok aja.." sahut Bintang yang mencari aman, karena tidak mau lagi sampai membuat Pelangi merasa cemburu.


"Tapi aku pengen jalan-jalan, Biyang.."


"Hahh..?! Tadi katanya mau pulang,mmmh.." balas Bintang sambil menggelengkan kepalanya.


"Yaa kan pulangnya besok Biyang, sekarang kita jalan-jalan dulu yaa.." ajak Pelangi yang kini terlihat begitu bersemangat, jauh berbeda dari sebelumnya.


Keduanya pun kini bergegas untuk pergi berjalan-jalan, Bintang yang sudah tahu seluk-beluk kota B mengajak Pelangi mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di sana. Meski sesekali harus di repotkan oleh Pelangi, yang berulang kali membahas tentang masa lalunya...


Bersambung...

__ADS_1


🙏😊 A59🌠


__ADS_2