
Setelah kina melepaskan pelukan Ages dengan paksa ia hanya diam saja sembari melihat kearah luar, ternyata ia masih saja kesal dan ngambek. Ages benar-benar kebingungan harus bagaimana membujuk Kina agar tidak marah kepada nya lagi. Bapak itu hanya diam lalu tersenyum karena merasa hubungan kedua anak muda itu sangatlah lucu, ia juga sedikit tidak percaya ternyata Ages memiliki sisi itu dalam dirinya.
Mobil berhenti tepat di depan rumah milik Ages, dengan cepat Kina keluar dari mobil lalu berjalan kearah rumah. Untung saja ia yang memegang kunci rumah jadi ia lebih mudah untuk kembali ke dalam lebih dahulu, kina meninggalkan Ages di dalam mobil.
"Dia bisa sendiri, jadi mas Ages juga bahkan berpura-pura sakit kepada ku?" Kesal Kina.
Ia terlalu kesal karena tidak jadi makan es krim tadi sampai tidak sadar bahwa Ages berdiri dan berjalan begitu normal kearahnya tadi, bahkan ia berjalan sangat cepat seolah sedang berlari saja. Lalu kenapa dia bersikap seolah sangat lemah dan sakit selama beberapa hari terakhir ini? Kina melayaninya dan juga membopong nya bahkan saat sedang berjalan.
"Apa aku terlihat sangat bodoh dalam pandangan nya?" Kesal Kina sembari membuka pintu rumah dengan kesal.
Bagaimana ia tidak kesal? Ages sepertinya lupa dengan sandiwaranya yang sedang berpura-pura sakit itu. Lihatlah ia bahkan keluar dari mobil dengan keadaan yang sangat sehat sekali. Bukankah seharusnya saat ini ia bersikap seolah tidak sanggup berjalan dan Kina harus ada disampingnya untuk membantunya berjalan? Kina tersenyum kesal kearah Ages karena laki-laki itu sungguh sangat membuat ia terlihat bodoh selama beberapa hari ini.
"Ku kira dia sudah mulai berubah ternyata malah semakin parah!"
Kina masuk lebih dahulu ke dalam mengabaikan Ages yang berjalan memanggil nya.
"Heyy, kenapa dengan nya? " Bingung Ages terdiam di tempat melihat pintu rumah bahkan ditutup oleh gadis itu. Padahal sudah jelas Ages akan masuk ke dalam.
"Apa dia bersikap seperti itu karena es krim? Seingin Itukah ia makan es krim?"
Ages berjalan kembali menuju mobil dan mendekat kearah bapak itu "Pak bisa kembali ke taman kota? Tolong belikan es krim dengan segala rasa di dekat pohon Pinus itu yah."
Ages memberikan beberapa lembar uang kepada bapak itu, mungkin dengan cara itu ia bisa membujuk Kina. Jujur saja kalau dipikir-pikir ia juga salah karena Kina sudah lama berdiri disana dan hampir saja giliran nya ia menarik Kina hanya karena cemburu.
"Tapi tetap saja dia juga salah, dengan jelas dihadapan mataku ia berduaan dengan laki-laki lain." Kembali lagi Ages merasa kesal karena melihat hal tadi. Pada kina hanya berbincang biasa saja dengan laki-laki itu.
Ages masuk ke dalam rumah dan mencari keberadaan kina, gadis itu tidak terlihat di ruang tamu. Kemana dia pergi?.
Ages berjalan menyusuri ruang tamu dan memang tidak ada gadis itu disana, dengan pelan Ages berjalan kearah kamar dan tidak ada Kina juga disana begitu juga di kamar mandi kamar.
"Kemana gadis itu pergi? Apa dia benar-benar semarah itu padaku?" Ages kembali bertanya-tanya mengenai kesalahan nya.
"Aku merasa kesalahan ku tidak sefatal itu deh."
Ages berjalan menuju kulkas untuk mengambil minuman sebab ia juga merasa haus dan gerah setelah pertikaian ringan itu.
__ADS_1
Namun matanya berhenti tepat kearah taman belakang yang terlihat dari jendela, ia melihat Kina sedang duduk disana seorang diri.
"Disana kamu rupanya," ucap Ages dengan senyuman senang.
Kina duduk dibelakang tepat diatas bangku kayu yang diperbaiki oleh bapak itu, bangku itu jelas terlihat sudah sangat tua, Kina sendiri bingung kenapa Ages masih membiarkan nya disana bahkan disuruh untuk diperbaiki alih-alih dibelikan yang baru. Apakah ada kisah dibalik bangku itu?.
Kina mencoba untuk menenangkan dirinya, kesal dan sangat kesal karena Ages benar-benar sudah membodohi dirinya.
"Kenapa aku sangat bodoh sampai tidak sadar kalau mas Ages baik-baik saja, dia hanya berpura-pura sakit untuk melihat sejauh mana kebodohan ku."
Ages keluar dan berjalan kearah Kina secara diam-diam, ia sangat ingin membuat Kina berhenti marah kepada nya namun ia juga kebingungan bagaimana caranya. Gadis itu sepertinya benar-benar sangat marah kepada nya.
"Khem, kamu! Tolong buatkan aku jus jeruk," ucap Ages dengan cepat kearah Kina.
Gadis itu kaget karena tiba-tiba saja Ages sudah ada disana tanpa sepengetahuan nya, kapan Ages datang?.
Kina melihat kearah Ages dan melihat kearah kaki Ages begitu juga dengan bahunya yang begitu tegap itu. Jelas Ages terlihat sangat sehat siapapun akan tahu itu, berarti hanya Kina yang bodoh tidak menyadari itu. Ia begitu khawatir dan juga merawat Ages dengan sangat teliti, wahh benar-benar bodoh bukan?.
"Kenapa diam saja? Bukankah aku menyuruh mu untuk membuat jus jeruk untuk ku?" Perintah Ages kembali mencoba melihat reaksi kina.
"Mas ingin jus jeruk?" Tanya Kina bangkit dan mendekat kearah Ages.
Ages tersenyum mengangguk, ia mengira kina sepertinya tidak akan marah lagi. Ternyata kekuasaan benar-benar berpengaruh yah.
"Bukankah mas sudah sangat sehat? Aku yang lupa atau bagaimana mas? Bukankah seingatku beberapa hari ini mas sangat tidak berdaya bahkan untuk menyuapkan nasi kedalam mulut mas? Kemana-mana haru dibopong yah! Namun, saat ditaman tadi mas berjalan ahh hampir berlari menarikku menuju mobil. Bukankah itu adalah tanda-tanda mas sangat sehat sekarang? Jadi sepertinya untuk membuat jus jeruk saja bukanlah apa-apa bagi orang sehat seperti mas."
Ages benar-benar kaget dan juga bingung kenapa ia bisa lupa dengan sandiwaranya? Ia jelas sedang berpura-pura sakit kepada Kina. Karena dengan berpura-pura sakit ia akan diperhatikan penuh oleh gadis itu.
Namun karena terlanjur cemburu melihat kina dengan laki-laki itu Ages langsung beraksi tanpa memikirkan konsekuensinya. Kina Sudah tahu akan hal itu dan seperti nya ia kesal bukan hanya karena es krim melainkan ditambah dengan kebohongan Ages kepada nya.
"Akhhh kakiku terasa sangat kaku," gumam Ages mencoba untuk tetap berpura-pura kesakitan dihadapan kina.
Kina semakin kesal saja, bukankah seharusnya ia mengakui nya lalu meminta maaf. Namun keniia malah kembali melanjutkan akting gilanya itu. Apa sih untungnya melihat kina terlihat bodoh?.
"Mas sepertinya sangat bersenang-senang yah? Apa untungnya mas bersikap seperti itu? Apa mas begitu senang melihat ku terlihat sangat bodoh? Mas pasti tertawa keras karena melihat kebodohan ku selama beberapa hari ini?" Kesal Kina.
__ADS_1
Ages langsung berhenti berpura-pura, ia menelan ludah kasar karena dengan jelas ia bisa melihat kekesalan Kina. Wajah gadis itu benar-benar tidak bisa diajak berkompromi lagi ditambah ada raut kekecewaan disana.
"Bukan begitu ak,,"
"Mas jahat, mas egois..."
Kina berjalan meninggalkan Ages yang bahkan belum juga menyelesaikan ucapannya, ia mengaku salah dan ucapan Kina memang benar bahwa Ages sudah sangat jahat dan egois bersikap kekanak-kanakan seperti itu kepada Kina.
Mengingat setiap perhatian Kina Kepadanya saat ia sakit benar-benar bukanlah main-main, kina merawatnya dengan sangat telaten mulai dari membantunya bangkit dengan memeluknya membantu turun dengan susah payah membantunya dengan tubuh kecilnya. Kina bahkan sering kali begadang kalau Ages tengah berulah , tentu saja gadis itu akan sangat marah saat tahu ternyata Ages hanya berpura-pura sakit.
"Aku kan berpura-pura juga hanya untuk menarik perhatian nya," bela. Ages pada dirinya sendiri.
Ia melihat kearah Kina yang masuk ke dalam rumah dengan berjalan sangat kesal, bahunya juga terlihat sangat turun tanda ia sedang tidak baik-baik saja sekarang.
"Aduhh bagaimana ini? Ia sepertinya semakin marah saja. Bagaimana caraku untuk membujuk nya kembali?"
Ages benar-benar kebingungan sendiri mencari cara untuk membujuk Kina agar tidak marah kepada nya lagi. Gadis itu benar-benar terlihat sangat kecewa dan juga kesal kepada nya.
"Kenapa juga kamu sampai lupa dengan akting pura-pura sakitmu Ages? Akhhhh menyebalkan."
Ages kebingungan sendiri di taman belakang berpikir sangat keras bagaimana caranya agar kina tidak marah lagi.
"Niatnya ingin menarik perhatian eha malah berujung begini. Haduhhh sial!".
...🌼To be continued 🌼...
Awokawok ages, makanya jangan suka ngatain orang bodoh kalau nyatanya kamu juga bodoh. Gimana bisa kamu lupa dengan akting pura-pura sakitmu ha?.
"Gak usah sok gak tau deh Thor? Author tuh yang gak elit banget caranya. Masa aku dibuat bodoh begitu sih? Seorang Ages lupa? Ohh tidak. Ini semua salah author nya titik!"Ages
"Lah giliran gini malah nyalahin saya?" Author tidak terima.
Jangan lupa yah like komen dan votenya wan kawan.
See you guys 🧀
__ADS_1