
Alex dan Diana saling menatap satu sama lain hingga tak menyadari akan kehadiran seseorang yang sedari tadi sedang memperhatikan mereka.
"Eheemm, " Suara dehaman seseorang yang sontak membuat Alex dan Diana terkejut dan langsung mengalihkan pandangan mereka satu sama lain.
Mereka berdua mengalihkan pandanganya kepada sumber suara tersebut, terlihat orang tua Alex sedang berdiri menatap ke arah mereka. Diana tersipu malu dengan senyumanya yang kaku, Ia tidak tahu bahwa orang tua Alex sudah berada di sana dan mungkin memperhatikannya sedari tadi.
Bergegas Diana menghampiri mereka untuk menyambutnya, Diana mencium tangan keduanya dengan sopan. Ibu Alex tersenyum hangat menyikapi Diana. Tak lama Alex juga menghampiri mereka.
"Kapan kalian sampai? Bukankah ini terlalu cepat? " tanya Alex menatap heran kedua orangtuanya begitu pula Diana
Mereka tidak menjawab pertanyaan dari Alex, mereka hanya focus menatap dan tersenyum ke arah Diana. Nyonya Pradipta membawa sebuah hadiah di tanganya kemudian di berikan kepada Diana.
__ADS_1
"Ini untukmu, pakai ini untuk menyenangkan hati suamimu, " Bisiknya pelan kepada Diana dan terkekeh kecil, Nyonya Pradipta tidak luput dari tatapan heran dua pria di hadapanya
Diana mengeryitkan dahinya menatap heran dan mencoba mencerna perkataan dari ibu mertuanya itu. Ia juga penasaran apa isi dari hadiah yang di berikan padanya, apa maksudnya dengan menyenangkan hati suami? Apa hadiah itu berisi alat make up agar Diana berdandan atau sebuah gaun yang indah. Diana larut dalam pikiranya.
"Baiklah, Ayah dan Ibu duduklah dulu. Aku dan Diana akan ke atas untuk bersiap. " Ujar Alex seketika menarik lengan Diana dan mengajaknya ke atas dan masuk ke dalam kamar, Alex juga tidak lupa memerintah kepada pelayan untuk memberitahu koki di dapur agar cepat menyajikan makan malamnya.
"Imut sekali menantu kita. " Ujar Nyonya Pradipta tersenyum sembari terus menatap Diana yang di bawa pergi oleh Alex menju kamarnya
Nyonya Pradipta langsung menyikut perut suaminya dengan pelan sambil tersenyum genit, "Itu rahasia wanita, kau tidak perlu tahu. " Tuan Pradipta mengeryitkan dahinya dingin menatap heran sang istri.
Alex membawa Diana ke dalam kamar dan langsung menutup pintunya, Diana langsung melepaskan genggaman Alex pada lenganya. Ia duduk di pinggiran ranjang dan mencoba membuka isi dari hadiah yang mertuanya berikan tadi, tapi Alex seketika mencegahnya dan memberitahu Diana untuk segera bersiap.
__ADS_1
Makan malam pertama dengan sang mertua sungguh merepotkan belum lagi Diana harus berpura pura menjadi pasangan yang baik dengan Alex.
"Kau bersiaplah dulu, wanita akan menghabiskan banyak waktu untuk bersiap. "
Diana menatap Alex kecewa, Ia sungguh penasaran dengan isi hadiah yang di berikan kepadanya itu. Kemudian Ia memalingkan wajahnya dan langsung beranjak menuju kamar mandi.
Di dalam kamar mandi Diana melepaskan seluruh pakaianya, air yang mengalir dari shower langsung membasahi rambut dan seluruh tubuhnya. Ia memejamkan matanya, air mengalir membasahi setiap inci tubuhnya sungguh menangkan.
Tiba tiba Diana mendengar suara pintu di buka, Ia langsung membuka kedua matanya dan melihat langsung ke arah pintu kamar mandi. Diana sontak terkejut matanya terbelalak melihat Alex berada di dalam kamar mandi hanya dengan balutan handuk tipis yang melingkar menutupi bagian bawah tubuhnya.
"Kau sangat lama, lebih baik kita mandi bersama agar tidak terlalu memakan banyak waktu. " Ucapnya enteng
__ADS_1
Bersambung...