
“Pelahap Jiwa.” Teriak Jendral Yuan Mo menyeringai saat merasakan jiwa Xi Juan sangat lemah.
Wuss..!!
Bilah pedang energi Xi Juan melesat ke arah Jendral Yuan Mo dan sebaliknya, terlihat samar-samar serangan spiritual milik Jendral Yuan Mo mengarah ke Xi Juan.
Dret..!!
Duar..!!
Saat kedua serangan bentrok, serangan spiritual milik Jendral Yuan Mo langsung hancur tanpa sisa, bahkan setelah menghancurkan serangan musuh, bilah pedang energi Xi Juan terus melesat ke arah Jendral Yuan Mo.
Crash..!!
Tubuh Jendral Yuan Mo langsung terbelah menjadi dua.
Namun Xi Juan yang melihat itu sama sekali tidak senang. Dengan cepat Xi Juan mundur saat merasakan bahaya yang mengancam jiwanya.
Wung..!!
Celah muncul di depan Xi Juan dan sebuah tangan raksasa terlihat keluar ingin menarik tubuh Xi Juan.
Bruk..!!
Tubuh Xi Juan langsung tertekan akibat beratnya tekanan yang muncul tiba-tiba.
“Sial,” gumam Xi Juan memasang wajah serius.
__ADS_1
“Aku tak akan menyerah begitu saja,” teriak Xi Juan.
Duar duar duar..!!
Aura Xi Juan seketika menyebar dan mengguncang sebagian Hutan Monster wilayah luar dan dalam.
Tak lama secara perlahan Xi Juan melayang ke langit. Tatapan mata Xi Juan mengarah ke celah yang ia yakini jika di dalam celah tersebut adalah dunia Iblis atau Alam Semesta tempat iblis tinggal. Untuk tangan raksasa, ia menduga itu adalah tangan Jendral Yuan Mo yang telah ia bunuh.
Sret..!!
Sosok mata muncul dari lubang celah setelah tangan raksasa masuk.
“Aku tak menduga jika ada yang dengan mudah membunuh sedikit jiwa yang ku kirim ke daratan Immortal ini,” terdengar nada suara yang sangat berat dari dalam celah.
“Siapapun kau, kau harus mati.” Ucap sosok Iblis yang ada di dalam celah.
Aura kegelapan langsung keluar dari dalam celah bersamaan dengan tekanan spiritual untuk menekan jiwa semua orang yang ada di Hutan Monster.
Bruk..!!
Xi Juan yang merasa tekanan tersebut jauh lebih mengerikan dari sebelumnya hanya melototkan matanya tak percaya. “Urgh..!! Apakah aku harus menggunakan semua energi ilahi yang tersimpan ini?” Gumam Xi Juan kini bimbang.
“Sial, apa yang harus aku lakukan? Jika aku menggunakan semuanya, maka aku tak akan bisa menyelamatkan kakak. Tapi jika aku tidak menggunakan semuanya aku bisa mati di sini, terlebih-” Pandangan Xi Juan mengarah ke Lan Yuheng.
Lan Yuheng terlihat berlutut juga dan berusaha untuk mempertahankan kesadarannya saatnya, sementara musuh-musuhnya yang belum Lan Yuheng bunuh kini mereka semua telah mati akibat dua tekanan yang mengerikan.
Saat merenung.
__ADS_1
Sebuah suara tiba-tiba terdengar di depan Xi Juan.
“Aku tak menduga jika orang yang membunuh jiwa yang ku kirim kesini akan semuda ini.” Ucap sosok yang mirip Jendral Yuan Mo, namun terlihat tubuhnya jauh lebih gelap dan tinggi.
Tubuh sosok di depannya ini sangat mengerikan karena di kelilingi oleh kegelapan serta aura kematian.
Xi Juan yang telah mengangkat kepalanya dengan susah payah langsung melototkan matanya.
Dengan cepat Xi Juan ingin mengeluarkan semua energi ilahi yang tersimpan di Dantiannya.
Dret..!!
Urgh..!!
“Ooh mau kabur dengan membakar inti Energimu, itu tak akan pernah bisa terjadi,” ucap sosok Iblis menyeringai.
Xi Juan yang lehernya di cekik oleh tangan yang terbuat dari energi bercampur energi spiritual kini merasakan jiwanya terguncang hebat.
Bahkan ia merasa jiwanya ingin di tarik keluar.
Tak lama karena tidak bisa melakukan apapun, pandangan Xi Juan mulai gelap. “Urgh, apakah ini yang namanya kekuatan mutlak, aku sama sekali tidak bisa melakukan apapun. Seolah aku hanya setitik debu di depannya.”
Jendral Iblis yang melihat manusia yang kini mulai kehilangan kesadarannya langsung melempar tubuh Xi Juan.
Bruk..!!
Pandangan Jendral Iblis mengarah ke Lan Yuheng yang masih mampu bertahan, bahkan tatapan mata Lan Yuheng memancarkan niat membunuh serta ancaman jika ia berani melukai kakaknya.
__ADS_1
“Ooh masih ada manusia menjijikan seperti ini rupanya. Baiklah karena aku baik hati, maka aku akan melahap jiwamu sebagai bentuk belah kasih ku,” ucap Jendral Iblis menyeringai kejam.