Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Berita Menggemparkan


__ADS_3

“Sial,, kenapa kepalaku kini berpikir harem,” kutuk Xi Juan lalu memaksa dirinya untuk tidur.


Baru saja merasa akan tertidur nyenyak, sebuah dobrakan langsung membuat Xi Juan tersadar hingga harus berdiri siaga.


“Kakak Juan ada besar,” teriak Lan Yuheng menerjang pintu kamar penginapan Xi Juan hingga hancur.


Wajah Xi Juan seketika menghitam, dari tadi ia ingin mencoba untuk tertidur dan saat merasa sudah bisa tertidur. Lan Yuheng malah menganggunya dengan berita yang sudah akan ia tahu dari awal.


“Sialan kau Yuheng, apa kau ingin membuatku mati mengantuk,” ucap Xi Juan langsung memukul-mukul kepala Lan Yuheng.


“Ampun ampun kakak Juan, aku tidak salah karena saat ini sudah pukul 10 siang,” ucap Lan Yuheng membela diri.


Mendengar itu Xi Juan langsung menghentikan aktivitasnya memukul badan Lan Yuheng.


“Hem,, berita apa yang kau dapat?” Tanya Xi Juan melangkah menuju jubah yang ia gantung di samping tempat tidurnya.


“Hehe,, seperti yang kakak rencanakan, saat ini Patriak Klan Bangsawan Yue sedang menuju kediaman Klan Bangsawan Tang dengan pasukan penuh mereka.”

__ADS_1


“Setelah mendengar putri Yue Qie di lecehkan oleh Tang Ren, dan berita ini di dapat dari Klan Wei dan klan Jin, amarah patriak klan Bangsawan Yue terlihat tidak bisa di padamkan, bahkan oleh Kaisar Yin Long sendiri. Entah apa yang terjadi, seolah aku merasa ini sebuah kebetulan semata. Tapi aku senang rencana kita berhasil,” ucap Lan Yuheng kini tersenyum lebar dengan mata cerah saat menatap Xi Juan.


Tap tap..!!


Tak lama Qin Ji datang dengan wajah bahagia. “Tuan muda, rencanamu sungguh mengerikan, aku yakin dalam semalam Klan Bangsawan Tang akan musnah dan saat ini kita semua warga biasa di suruh untuk pergi dari area pinggiran ini, karena sebentar lagi pasukan milik Klan Bangsawan Yue tiba.” Ucap Qin Ji dengan wajah yang sangat bahagia, ia bahkan tidak pernah sebahagia ini seumur hidupnya.


Xi Juan mengangguk-angguk ringan. Dalam hati, ia juga sedikit terkejut, ia sadar ini karena ulahnya yang telah menodai kesucian surgawi milik Yue Qie sehingga Patriak klan Bangsawan Yue semarah ini.


Tap tap..!!


Xi Luan terlihat memasuki pintu bersama Yang Tan berada di pundak kirinya.


Tentu Xi Juan yang menyadari tatapan tersebut langsung mengalihkan pandangannya agar matanya tidak bertemu.


“Hemm..!! Kakak mendengar berita jika kesucian putri Yue Qie hilang semalam, aku yakin ini perbuatanmu,” nada Xi Luan sedikit dingin melalui telepati.


Melihat adiknya hanya diam. Xi Luan tak tahu harus bereaksi seperti apa.

__ADS_1


“Setidaknya jangan permalukan ibu, ibu juga seorang wanita. Kau harus mengerti maksud kakak Ju'er, jika ibu tahu maka ia akan kecewa dengan putra yang paling ia sayangi,” ucap Xi Luan langsung keluar dari kamar Xi Juan.


Xi Juan yang mendengar itu tentunya melalui telepati langsung teringat wajah ibunya yang selalu melindunginya saat membuat kenakalan.


Apapun kesalahannya, ibunya selalu membelanya, bahkan kakaknya pun sampai di marahi demi dirinya.


Membayangkan perjuangan ibunya, Xi Juan tak terasa meneteskan air matanya.


“Aku pasti akan bertanggung jawab bu, aku akan membawanya ke tempat ibu suatu hari nanti. Mungkin saat ini belum waktunya untukku mengakui karena aku masihlah lemah.” Gumam Xi Juan mencengkram erat tangannya.


Xi Juan langsung melangkah lalu di ikuti Lan Yuheng dan Qin Ji yang hanya bisa heran melihat tingkah Xi Juan dari tadi.


Tap tap..!!


Setelah menyusul Xi Luan yang duduk seorang diri di tempat makan. Xi Juan langsung memberitahu jika ia akan bertanggung jawab. Tapi saat ini bukan waktunya.


Xi Luan tentu merasa lega, ia tahu adiknya pasti akan menepati setiap ucapannya.

__ADS_1


“Jadi, apa kau tidak membawa kakakmu untuk melihat wanita itu, aku penasaran dengan wajahnya sehingga bisa membuatmu kehilangan kendali.”


__ADS_2