
“Qin Ji, ini sudah tiga bulan kita mencari ketiganya di luar Hutan Monster, tapi sampai saat ini mereka sama sekali belum menunjukkan diri,” ucap Yang Tan terdengar biasa.
Tapi jauh di dalam hatinya Yang Tan kini sangat terpukul dan frustasi akan hilangnya Xi Juan, Xi Luan dan Lan Yuheng.
Qin Ji yang mendengar itu langsung mencekik leher Yang Tan. Setelah menghilangnya ketiga sosok penolongnya, Qin Ji terlihat terpukul dan amarahnya selalu meledak-ledak setelah kehilangan ketiganya.
“Harimau sialan jaga mulutmu, jika tidak akan ku robek mulutmu itu,” teriak Qin Ji menatap Yang Tan dengan tatapan penuh amarah.
Yang Tan sama sekali tidak melawan, karena ia tidak merasakan apa-apa dengan cekikan manusia biasa, beda halnya dengan seorang kultivator yang mencekiknya, ia pasti akan langsung marah.
Karena merasa percuma bicara dengan Binatang Buas, Qin Ji langsung melempar Yang Tan.
“Jika kau menganggap Tuan muda mati, itu artinya kau sudah tidak ingin mencari mereka. Jadi kau lebih baik pergi sana, biar aku sendiri yang mencari Tuan muda dan yang lainnya,” ucap Qin Ji dengan nada dingin.
Tap tap..!!
Saat Qin Ji akan melangkah, ia seketika membeku saat melihat dua iblis kini berdiri di depannya dengan senyum jahat.
“Haha,, beruntungnya aku menemukan manusia cantik di sini,” ucap iblis dengan dua pedang di pinggangnya.
“Khehehe,, kau benar, aku tak menduga jika ada manusia di wilayah kita, terlebih manusia yang sangat bening. Aku jadi tak sabar ingin mencicipi setiap inci tubuhnya,” ucap Iblis yang memegangi tombak di tangan kanannya.
Tatapan mata kedua Iblis tersebut kini sangat menjijikkan.
Qin Ji yang melihat wajah mesum kedua iblis tersebut langsung memasang wajah jijik.
“Pergilah, aku saat ini lagi kesal, jangan sampai kekesalanku ini membuat kalian menyesal karena menganggu ku,” dengus Qin Ji sama sekali tidak takut.
“Hahahaha,, wanita yang sangat liar, aku suka itu karena ia pasti sangat ganas saat bermain di atas ranjang,” bukannya takut atas ancaman Qin Ji, kedua iblis malah semakin menjadi.
Pandangan kedua iblis langsung bertemu, setelah keduanya mengangguk dengan menjilat bibir mereka masing-masing, mereka pun langsung bergerak ke dua arah berbeda.
Wuss wuss..!!
“Hei,, kau jangan melukainya terlalu dalam, nanti rasanya akan kurang nikmat jika ia terluka,” teriak salah satu iblis.
Dret..!!
Setelah memperingati temannya, iblis tersebut langsung menjulurkan tangannya mencoba menyentuh tubuh Qin Ji.
Qin Ji yang sudah kesal akan Yang Tan yang selalu mengeluh lantaran tidak bisa menemukan Xi bersaudara dan Lan Yuheng kini benar-benar semakin kesal.
Krak..!!
Argh..!!
Dengan tatapan ganas Qin Ji meremukkan pergelangan tangan salah satu iblis yang ingin menyentuh tubuhnya.
Iblis tersebut langsung mundur dengan tatapan mengerikan.
“Ka...Kau, aku akan menyiksamu,” teriak iblis tersebut langsung mengeluarkan auranya.
__ADS_1
Sementara iblis yang satunya, ia awalnya ingin menangkap Qin Ji dari belakang kini membeku. Tubuhnya tak bisa ia gerakan, bahkan untuk menggerakkan bibirnya saja ia tak mampu.
Tepat di atas kepala iblis tersebut, Yang Tan berdiri sambil menjilati kakinya dengan santai.
“Tunggu giliranmu untuk mati, jangan menganggunya karena akan sangat merepotkan jika ia kembali kesal terhadapku,” ucap Yang Tan melalui telepati kepada iblis yang ada dibawah kakinya.
Mendengar suara telepati, iblis yang membeku kini sadar jika sosok Yang Tan adalah sosok yang paling mengerikan saat ini, bahkan ia yakin jika komandannya datang pun mereka pasti bukan lawan sosok Harimau imut tersebut.
...
Sementara iblis yang kini berhadapan sama sekali tidak sadar akan kehadiran Yang Tan, ia yang terbawa amarah pun tidak peduli dengan temannya yang diam tidak ikut campur.
“Mati kau manusia rendahan,” teriak iblis tersebut mengayunkan pedangnya.
Qin Ji walau bukan kultivator, ia tetap terlihat tenang, dengan gerakan kecil ia menggeser sedikit tubuhnya ke samping kiri untuk menghindari tebasan iblis yang menyerangnya.
Tak mau hanya di serang saja, tangan Qin Ji langsung terayun ke wajah iblis tersebut.
Plak..!!
Bam..!!
Tubuh Iblis langsung terlempar hingga menabrak pohon.
Brak..!!
Wajah iblis tersebut seketika mengganas, kini ia menatap Qin Ji dengan tatapan mengerikan.
Qin Ji yang mendengar hal yang paling ia benci kini merubah raut wajahnya menjadi dingin.
Dret..!!
Dengan cepat Qin Ji juga bergerak, pedang yang ada di pinggangnya langsung ia tarik.
Trank..!!
Crak crak..!!
Pedang Qin Ji langsung retak saat bentrok dengan pedang Iblis tersebut.
Qin Ji langsung mundur karena tahu jika iblis di depannya kini menggunakan energi Qi-nya.
Melihat Qin Ji mundur, iblis tersebut langsung tersenyum kejam karena mengira Qin Ji takut dengannya.
Tapi mata Iblis tersebut melotot saat Qin Ji mengikat rambutnya yang mengganggu pergerakannya.
Qin Ji juga mengangkat gaun yang ia kenakan hingga ke lutut lalu mengikatnya layaknya celana.
Kini Qin Ji terlihat seperti seorang laki-laki, bahkan jika dadanya tidak besar, mungkin ia akan di kira benar-benar pria yang sangat tampan.
“Seorang iblis sepertimu yang tidak tahu malu ingin melawan manusia biasa, heh, akan aku perlihatkan jika manusia biasa bisa membunuh Ras menjijikan sepertimu,” ucap Qin Ji dengan nada dingin.
__ADS_1
Qin Ji langsung mengambil sikap kuda-kuda, kakinya di tekan sekuat mungkin.
Tangan Qin Ji juga menjulur ke atas.
Wuss..!!
Tak lama sebuah pedang melesat dari belakang menuju tangan Qin Ji.
Dret..!!
Setelah menggenggam pedang pemberian Yang Tan, Qin Ji langsung melesat.
Wuss..!!
Crash..!!
Iblis yang menjadi musuh Qin Ji membeku sesaat, beruntung ia bisa menghindar, kini ia melihat wajahnya yang terus meneteskan darah.
“Dasar Jal***ng sialan,” teriak Iblis tersebut langsung membalikkan badan.
Namun tepat setelah membalikkan badannya, ia melihat dunia berputar, kini pandangannya mengarah ke langit dan ia juga melihat tubuhnya masih berdiri tanpa kepala.
Bruk..!!
Mata iblis tersebut melotot tak percaya sebelum kematiannya.
Sret..!!
Dengan santai Qin Ji mengibaskan pedangnya, darah yang menempel di pedang tersebut langsung menghilang.
“Hemm..!! Apa yang kita lakukan dengan iblis ini?” Tanya Yang Tan yang masih santai berdiri di atas kepala Iblis yang kini terlihat ketakutan.
“Aku tak peduli apa yang kau lakukan terhadapnya, aku akan pergi mencari Tuan muda dan Lan Yuheng,” ucap Qin Ji masih kesal terhadap Yang Tan.
Mendengar nada dingin Qin Ji. Yang Tan hanya bisa tersenyum kecut.
“Wanita memang sulit di tebak,” gumam Yang Tan yang kini hanya bisa tersenyum kecut.
Crak..!!
Bam..!!
Kepala iblis yang berada di bawah kaki Yang Tan langsung meledak setelah Yang Tan menekan kakinya dengan sedikit energi.
Dret.!!
Tap..!!
Tanpa izin dari Qin Ji, Yang Tan langsung duduk di bahu kiri Qin Ji.
Mereka pun langsung pergi mencari Xi Juan, Xi Luan dan Lan Yuheng.
__ADS_1
***