Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Desa Yang Di Kuasai Perampok


__ADS_3

Di sebuah lembah, terlihat sosok pemuda tampan dengan rambut biru muda kini berdiri di atas batu.


Rambutnya yang berkibar membuat pesona pemuda tersebut semakin maskulin.


“Hem..!! Satu minggu lagi aku akan sampai ibukota Awan jika menggunakan kecepatan penuhku,” ucap pemuda tersebut menghela nafas panjang.


“Aku tak menyangka jika akan langsung terdampar di Kekaisaran Mu, Daratan Barat, tapi aku cukup heran, bukankah Kota Naga adalah bagian dari Daratan barat? Mengapa kota itu milik Kekaisaran Yin,” gumam Xi Juan berpikir sesaat.


“Hemm..!! Jadi begitu, jika tebakanku tidak salah kota itu mungkin hasil dari perselisihan dan Kekaisaran Yin menang sehingga menjadi milik mereka,” gumam Xi Juan langsung melompat dari batu yang sangat besar menuju lembah.


Wuss..!!


...


Dua hari telah berlalu, saat ini Xi Juan sedang berjalan memasuki desa kecil.


Tap tap..!!


Saat Xi Juan melangkah masuk, ia langsung berhenti saat melihat beberapa orang yang mencurigakan.


“Hemm..!! Mereka rupanya para perampok yang telah mengambil alih desa,” gumam Xi Juan saat merasakan niat membunuh dari salah satu pria tua yang melewati dirinya.


Setelah berjalan hingga sampai ke tengah-tengah desa, Xi Juan semakin merasakan niat membunuh dari orang-orang yang kini berjualan di sekelilingnya.


Xi Juan menyunggingkan senyum tipis. “Hoho kenapa anjing liar seperti kalian begitu bodoh dengan berpura-pura menjadi penduduk desa.” Kekeh Xi Juan.


“Cara kalian menyamar sungguh bodoh, baru kali ini aku melihat sekelompok anjing idiot menyamar sambil memancarkan niat membunuh,” ejek Xi Juan.

__ADS_1


Brak..!!


Sebuah meja sayur langsung hancur, salah satu pria tua memiliki bekas luka di wajahnya langsung maju.


“Apa kau bilang? Coba katakan sekali lagi?” Tanya pria tua tersebut sambil memancarkan niat membunuhnya.


Semua dari kelompok perampok yang tadinya menyamar juga memancarkan niat membunuh mereka ke arah Xi Juan.


“Heeh,, apa kalian tuli, aku bilang kalian hanya sekelompok anjing I..D..I..O..T,” ucap Xi Juan langsung mengulang ucapannya dengan eja'an dan tak lupa Xi Juan tersenyum kecil.


Duar..!!


Salah satu dari kelompok perampok langsung meremas sebuah pintu hancur.


“Bunuh bocah ini, jangan sisakan satu inci tubuhnya,” teriak pemimpin perampok yang memiliki tingkat kekuatan Ranah Nirwana ⭐ 3 Awal.


“Aku tanya kemana kalian membawa semua penduduk desa?” Tanya Xi Juan dengan nada serius, tatapan Xi Juan mengarah ke yang Xi Juan yakini adalah pemimpinnya.


“Heeh,, sudah aku beri makanan Binatang Buas,” ejek pemimpin perompak.


Tak lama para anggotanya ikut tertawa terbahak-bahak.


“Mati,” teriak salah satu anggota perampok yang sudah sampai di depan Xi Juan.


Xi Juan yang di permainkan langsung tersenyum tipis. “Rupanya kalian belum pernah melihat siksaan,” ucap Xi Juan.


Dengan santai Xi Juan memiringkan tubuhnya ke kiri.

__ADS_1


Wuss..!!


Pedang dari anggota perampok hanya menebas udara, dengan kesal ia menoleh ke arah Xi Juan yang menghindar.


Saat menoleh, ia langsung membelalakkan matanya.


Jlep jlep..!!


Xi Juan yang telah mengeluarkan jarum dari cincin penyimpanannya langsung menusuk mata anggota perampok tersebut.


Argh...!!


Teriakan seketika menggema.


Para anggota perampok yang ikut menerjang ke arah Xi Juan seketika terhenti, mereka semua tidak dapat melihat kecepatan tangan Xi Juan tadi saat menusuk mata rekan mereka.


“Sial, bunuh dia jangan biarkan dia hidup,” teriak pemimpin perampok yang dapat melihat samar-samar apa yang Xi Juan lakukan.


Tapi karena menang jumlah, ia yakin bisa membunuh Xi Juan, walau jauh di dalam hatinya ada jejak ketakutan.


Xi Juan yang telah menusuk anggota perampok yang menyerangnya langsung mengayunkan pedangnya.


Crash crash..!!


Kedua kaki anggota perampok yang sudah buta langsung terpotong rapi.


Tidak berhenti sampai di sana, Xi Juan langsung mengeluarkan puluhan jarum kecil, dengan cepat Xi Juan melempar jarum kecil tersebut ke musuh-musuhnya.

__ADS_1


Wuss wuss..!!


__ADS_2