Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Terbukanya Sedikit Karakter dan Sifat Xi Luan


__ADS_3

“Terlebih Yue Qie dan ayahnya pasti tidak akan melepaskan kalian.” Ucap Yin Jing terdengar sedikit khawatir.


“Pergilah dan urus masalah Kekaisaranmu sendiri, aku tahu motifmu Nona Jing,” ucap Xi Luan dengan nada dingin.


Dengan acuh Xi Luan melangkah meninggalkan Yin Jing yang kini terdiam.


“Sial, aku tak menyangka jika ia sama pintarnya dengan adiknya,” gumam Yin Jing sedikit kesal.


“Tapi kenapa ia selalu diam dan jarang ikut campur saat kami beberapa waktu lalu bersama? Apa karena ini memang sifatnya yang selalu diam?” Gumam Yin Jing kini semakin pusing dengan sikap Xi Luan.


Ia mengira Xi Luan hanya dingin saja kepada setiap orang yang baru ia kenal, tapi pikirannya kini sedikit melenceng.


Dengan wajah murung Yin Jing melangkah keluar Restaurant, tidak lupa ia membayar apa yang ia pesan tadi. Walau makanan yang ia pesan belum ia sentuh.


***


“Bagaimana kak? Apa Xi bersaudara mau membantu kita menyingkirkan Pangeran ketiga?” Tanya Yin Jian dengan nada bersemangat.


Yin Jing menggelengkan kepalanya. “Aku tak menyangka jika Luan Gege jauh lebih mengerikan dari adiknya, sifat diam dan dinginnya ternyata selama ini menyembunyikan karakter aslinya,” ucap Yin Jing.

__ADS_1


Yin Jian mengerutkan alisnya saat mendengar itu, ia tidak mengerti apa yang kakaknya ini ucapkan. Tapi satu hal yang dapat ia ambil, jika Xi bersaudara tidak mau bekerjasama dengan mereka.


“Mereka terlalu sombong, aku yakin mereka akan menyesal karena telah memprovokasi klan Bangsawan Yue, terlebih Nona Yue Qie adalah cucu dari Master Sekte Cahaya Surgawi yang berada di Daratan Tengah, daratan terkuat di Alam Immortal ini,” ucap Yin Jian mendengus kesal.


“Sstt..!! Jangan bicara seperti itu kepada mereka, hanya merekalah orang yang kita kenal benar-benar tulus mendekati kita tanpa niat tertentu, tapi malah kita mendekatinya dengan niat tertentu. Mungkin ini karma bagi kita,” ucap Yin Jing mencoba melindungi Xi bersaudara.


Tap tap..!!


Saat kedua kakak beradik mengobrol, terdengar suara langkah kaki.


Cklek..!!


“Bibi, apa bibi menemukan petunjuk siapa orang itu?” Tanya Putri Kaisar Yin Jie kini berlari kecil ke arah Yin Jing.


Dengan sedikit manja Yin Jie memeluk bibinya sambil menatap ke arah bibinya.


Yin Jing yang awalnya ingin menggeleng langsung tersenyum kecil. “Bibi tahu orangnya, dan saat ini kakaknya berada di Ibukota ini,” ucap Yin Jing tersenyum kecil.


Yin Jie sedikit merasa aneh saat melihat senyum bibinya. Tapi karena dendam dan bencinya terhadap Xi Juan, ia langsung mengabaikannya.

__ADS_1


“Dimana bibi? Jika kita menangkapnya, aku yakin jika adiknya atau si mesum itu akan muncul.” Ucap Yin Jie kini mencengkram erat tangannya dan sangat ingin menghajar Xi Juan.


Walau ia belum melihat wajah Xi Juan, ia sedikit menebak jika Xi Juan sangat jelek dan buruk rupa, sehingga Xi Juan mengenakan tudung untuk menyembunyikan wajahnya.


“Hehe,, kau tenang saja, ayo kita ke tempatnya untuk menangkap mereka. Tapi jangan taruh di penjara Kekaisaran, taruh ia di penjara khusus,” ucap Yin Jing tertawa kecil.


Yin Jie mengangguk semangat, dengan cepat ia berdiri.


Mereka pun langsung pergi menuju penginapan tempat Xi Luan menginap.


***


“Hemm..!! Yang Tan, bawa Lan Yuheng dan Qin Ji menuju Hutan Monster, di sana mungkin kalian lebih aman. Orang-orang dari Kekaisaran Yin ini sangat keras kepala,” ucap Xi Luan dengan nada dingin.


“Hemm..!! Apa kau akan membiarkan dirimu di tangkap lagi agar adikmu mengamuk, atau ini memang rencanamu?” Tanya Yang Tan.


Xi Luan hanya tersenyum kecil yang langsung membuat Yang Tan merinding.


“Sial, aku baru sadar, tidak kakak, tidak adik, mereka sama-sama mengerikan,” gumam Yang Tan ketakutan setengah mati.

__ADS_1


__ADS_2