Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Menipu Xe Lang


__ADS_3

“Lalu siapa pemuda ini? Jangan bilang kau ingin mengajak beban lagi,” tanya Xi Juan dan terang-terangan menyindir.


Pemuda yang berada di samping Xi Luan langsung mendengus.


Brak..!!


“Siapa yang tuduh beban hah,” teriak pemuda yang memiliki kulit bersih dengan hidung mancung, mata besar, ia terbilang tampan dari segi wajah, tubuhnya yang pendek, sekitar 160cm.


Xi Juan menyunggingkan senyum tipis. “Tentu saja kau bodoh, lalu siapa lagi yang ada selain dirimu,” ejek Xi Juan.


Saat pemuda yang bernama Yin Jian atau Pangeran termuda, sekaligus adik dari Kaisar Yin Long ingin bergerak ke arah Xi Juan, terdengar sebuah suara yang membuat langkah Yin Jian terhenti.


Prok prok..!!


“Wah wah wah,, ada penyusup di sini rupanya,” ucap Xe Lang bertepuk tangan sambil menatap ke arah Xi Juan.


Xi Juan langsung membalik badan, saat melihat Xe Lang. Wajah Xi Juan sangat dingin.


“Heng,, apa maksudmu menangkap kakak ku?” Tanya Xi Juan.


Tapi tak lama ia memasang wajah jelek saat melirik wanita yang ia kenal, yaitu Yin Jing.

__ADS_1


“Apa maksudmu nona Yin?” Tanya Xi Juan melotot tak percaya.


Yin Jian yang melihat kakaknya pun tak percaya jika di balik penangkapannya adalah Yin Jing.


Sementara Xi Luan yang awalnya waspada, kini biasa-biasa saja saat melihat tingkah adiknya yang memasang wajah jelek.


“Hem,, apa maksudku?” Yin Jing menaikkan alisnya malah bertanya balik.


“Kalian adalah buronan Keluarga Kaisar, tentu saja aku akan melakukan segala cara agar bisa menangkap kalian hidup-hidup,” ucap Yin Jing sambil melirik ke arah Xe Lang.


Xe Lang mengangguk patuh, tapi dalam hati ia kini dilema jika Pangeran tempat ia mengabdi tahu Putri Kaisar Yin Jing membawa tahanan yang telah ia laporkan, terlebih Pangeran ketiga Yin Ming sedang melakukan perjalanan kesini.


Xe Lang hanya bisa mengangguk patuh menjalankan perintah dari Putri Yin Jing.


Dengan mudah ia mengikat ketiganya tanpa melakukan perlawanan.


Xi Juan dari waktu ke waktu menatap Yin Jing dengan dingin seolah di khianati.


Tap tap..!!


Setelah berjalan keluar, banyak pasukan di bawah naungan Xe Lang menunggu.

__ADS_1


“Hem,, kau bekerja dengan sangat bagus Xe Lang, tidak sia-sia kakak ku Yin Ming membuatmu jadi bawahannya,” ucap Yin Jing memuji.


“Jika sampai ke kekaisar Yin, aku akan memberitahu kontribusimu ini agar pangkatmu di naikkan lagi.” Sambung Yin Jing.


Mendengar itu, dilema Xe Lang seketika hilang, wajahnya kini berseri-seri. Terlihat juga senyum licik samar-samar Xe Lang perlihatkan jika ia bisa di angkat menjadi Jendral nantinya.


Saat ini Xe Lang menjabat menjadi Komandan yang berada di bawah kepemimpinan Yin Ming.


Jika ia bisa menjadi Jendral, tak ada lagi yang bisa memerintahkannya selain Kaisar Yin. Malah ia juga akan diberikan banyak prajurit nantinya.


Saat pikiran Xe Lang melayang ke tempat jauh. Sebuah suara menyadarkannya.


“Baiklah aku akan membawa mereka malam ini, lebih cepat lebih baik.” Ucap Yin Jing.


“Eeh,, apakah tidak bisa besok pagi saja Tuan Putri Jing? Walau anda kuat, saya takut jika ada perampok menghalangi perjalanan anda.” Ucap Xe Lang mencoba mencegah Yin Jing pergi.


Niatnya Xe Lang ingin ikut juga sehingga ia berusaha mengatur tata ucapannya agar Yin Jing tidak curiga atau tersinggung.


“Tidak perlu, aku juga membawa pasukan yang kini telah menunggu, kau tunggu saja di sini dan laporkan jika aku membawa mereka kepada Pangeran Yin Ming agar ia tidak memarahimu.”


Tanpa menunggu jawaban dari Xe Lang, Ying yang sudah berada di dalam kereta bersama ketiga tahanan langsung memerintahkan kusir untuk jalan.

__ADS_1


__ADS_2