
Para Jendral Iblis langsung menyeringai kejam, mereka semua langsung menerjang ke arah Xi Luan sambil mengayunkan senjata mereka masing-masing.
Seutas wajah datar Xi Luan tampil dari awal kini mulai menyeringai kejam, entah kenapa ia merasakan tubuhnya kini mendidih karena sangat ingin bertarung.
Namun Xi Luan terus menerus berusaha untuk menekan tubuh serta sesuatu yang ada di dalam tubuhnya. Xi Luan tidak tahu apa itu, karena ia merasa sosok yang bersembunyi di dalam tubuhnya itulah yang memaksa ia untuk bertarung.
Dret..!!
Bom bom bom bom..!!
Puluhan serangan dari berbagai arah langsung menerjang ke arah Xi Luan. Namun sebelum serangan tersebut sampai ke tubuhnya, Xi Luan lebih dulu menghilang.
Dret..!!
Xi Luan muncul tepat di depan adiknya.
“Token teleportasi,” ucap Raja Iblis terkejut saat melihat kemunculan Xi Luan.
Melihat Xi Luan akan mengambil tubuh Xi Juan, Raja Iblis kini langsung bergerak cepat ke arah Xi Luan.
“Kurang ajar, tidak akan ku biarkan kalian melarikan diri,” teriak Raja Ibis kini muncul di depan Xi Luan sambil mengayunkan senjatanya.
Wuss..!!
Crash..!!
Tebasan Raja Iblis hanya mengenai udara, hal tersebut membuat Raja Iblis langsung meraung di penuhi oleh amarah.
__ADS_1
Raja Iblis tak menduga jika pemuda tersebut memiliki token teleportasi.
“Kalian semua buru mereka bertiga, aku tak mau tahu, jangan pernah memperlihatkan wajah kalian sebelum mendapat informasi dimana tempat mereka berada.” Teriak Raja Iblis langsung memerintahkan para Jendralnya.
Setelah itu tatapan Raja Iblis mengarah ke sosok Singa Api Merah. Ia tahu jika di depannya ada sebuah perisai dan ia juga sadar tidak akan bisa menghancurkan penghalang di depannya ini.
Bagaimana Raja Iblis berpikir seperti itu, itu karena ia sangat mengenal Singa Api merah bersama dua kawannya yang memiliki kekuatan hampir setara dengan dirinya. Jika Singa Api Merah saja tidak bisa menghancurkan penghalang, ia pun sama.
Dan jika ketiganya bergabung, maka ia akan langsung kalah telak tanpa bisa melawan.
“Hehe,, kau akan terkurung seumur hidupmu di Hutan ini, ini akan memudahkan kami menginvasi Ras Iblis untuk memperbudak Ras manusia di Daratan Immortal ini.” Kekeh Raja Iblis.
Tatapan Raja Iblis juga mengarah ke seekor burung yang memiliki ekor emas. “Hehe jika kalian berdua terkurung di sini, ini akan jauh lebih memudahkanku,” tawa bahagia Raja Iblis perlihatkan di sertai sedikit ejekan.
Singa Api Merah hanya menggeram penuh amarah, namun ia sadar marah tidak akan gunanya dan hanya mengalami nasibnya terkurung di Hutan Monster seumur hidupnya.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Tap tap..!!
Xi Luan muncul di tempat yang tidak ia ketahui, saat Xi Luan melihat sekelilingnya. Tatapan Xi Luan langsung berubah dingin.
Bagaimana tidak, ia melihat desa yang kini hancur dan banyak mayat berserakan dimana-mana. Xi Luan pun sadar siapa pelakunya.
“Ras Iblis, aku akan membantai kalian semua,” ucap Xi Luan datar dengan tubuh bergetar hebat karena keinginannya untuk terus bertarung kini semakin meningkat dari waktu ke waktu.
__ADS_1
Inilah awal mula Xi Luan akan di juluki Pembantai karena saat membunuh iblis, ia sama sekali tidak memejamkan mata maupun memasang ekspresi apapun selain tatapan dingin.
Xi Luan langsung menurunkan adiknya dan Lan Yuheng. Dengan penuh kehati-hatian ia memeriksa tubuh keduanya. Setelah tahu Lan Yuheng jiwanya terluka serta kehabisan energi. Xi Luan langsung mengalirkan energi ilahinya menggunakan tangan kiri untuk membuat Lan Yuheng tersadar.
Sementara tangan kanan Xi Luan memeriksa kondisi adiknya. Namun wajahnya seketika mengerut karena adiknya sama sekali tidak kehabisan energi maupun terluka.
“Apa ini? Kenapa Juan'er baik-baik saja?” Gumam Xi Luan. “Apakah ini perbuatan iblis menjijikan itu?” Gumam Xi Luan kembali merenung.
Tapi Xi Luan langsung menggelengkan kepalanya, ia kembali memeriksa Xi Juan dengan hati-hati, tak lama ia sedikit melototkan matanya saat tahu jika jiwa adiknya saat ini tidak berada di tubuhnya.
Tak ingin berpikir negatif, Xi Luan dengan cermat kembali memeriksa adiknya, bahkan ia kini menghentikan penyembuhan Lan Yuheng.
10 menit kemudian.
“Ini?” Ucap Xi Luan tak percaya.
“Juan'er sama sepertiku, ada kekuatan tersembunyi selain energi ilahi di dantiannya. Apakah ini pemberian guru?” Gumam Xi Luan berpikir jika ini pemberian gurunya Kaisar Dewa Pengacau ( Duan Du )
Karena tahu jika adiknya mungkin saat ini berada di alam lain atau di bawa ke alam lain dan berhadapan dengan sosok kekuatan tersembunyinya. Xi Luan hanya berharap jika adiknya baik-baik saja.
“Semoga kau tidak mengalami hal yang tidak kakakmu ini inginkan Juan'er,” gumam Xi Luan.
Tak lama, pandangan Xi Luan mengarah ke Lan Yuheng. “Aku harus menyembuhkan Yuheng lebih dahulu, baru setelah itu aku menyembuhkan diriku.”
Tanpa menunggu waktu lama, Xi Luan kembali mengalirkan energinya dalam jumlah banyak ke dalam tubuh Lan Yuheng.
-
__ADS_1