Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Mencari Informasi Dimana Xi Luan ( Pria Tua Lou Feng )


__ADS_3

“Kayu Cendana.” Gumam Xi Juan yang langsung membuat Yin Jing terkejut.


Kayu Cendana telah lama punah dan di katakan hampir punah, jadi wajar saja jika Kayu Cendana akan di lupakan di Daratan Immortal.


Sementara pintu yang terbuat dari Kayu Cendana ini konon di dapat dari luar Daratan Immortal. Tapi Yin Jing tidak mempercayai akan adanya Alam Semesta lain selain Daratan Immortal ini.


“Da..Dari mana kau mengetahui ini Kayu Cendana?” Tanya Yin Jing sedikit terbata-bata.


Mendengar itu Xi Juan sedikit heran. Tapi tak lama ia tersenyum tipis. “Kita bisa bertukar informasi jika kau ingin tentang Kayu Cendana ini lebih jauh.” Ucap Xi Juan tersenyum licik.


Wajah Yin Jing seketika cemberut, ia saat ini mengembungkan pipinya di sertai menginjak lantai hingga terdengar suara retakan.


“Ayo masuk,” ajak Yin Jing dengan nada kesal.


Xi Juan pun mengangguk santai, di ikuti Lan Yuheng sambil menggaruk kepalanya tidak paham apa yang mereka bicarakan.


Cklek..!!


Tap tap..!!

__ADS_1


Pandangan pertama Xi Juan saat masuk adalah terkesan kuno dan energi Qi di ruangan ini sangat padat dan murni.


Xi Juan berhenti sesaat lalu menghirup udara segar. Lan Yuheng langsung mengikuti kelakuan Xi Juan.


Huss..!!


Terdengar suara hembusan nafas Xi Juan bersamaan dengan matanya terbuka.


Xi Juan melirik ke arah Yin Jing dan seorang laki-laki paruh baya.


Melihat tatapan layu laki-laki paruh baya ini. Xi Juan langsung mundur.


Instingnya mengatakan jika ia akan langsung mati dalam hitungan detik jika bertarung.


“Hmm..!! Responmu terlalu berlebihan nak, aku ini hanya pria tua yang akan mati,” ucap pria tua sambil tersenyum tipis.


“Hem..!! Jangan merendahkan dirimu pak tua, selama aku berkelana, kau adalah orang ke 3 terkuat yang aku temui selain guru dan sosok itu,” ucap Xi Juan tidak ingin mengatakan Singa Merah.


Pria tua itu mengerutkan keningnya. Ia mengira jika ia akan di katakan pertama, tapi sudah ada dua orang yang pemuda di depannya ini temui, malah jauh lebih kuat darinya.

__ADS_1


“Kalau boleh tahu siapa kedua senior itu?” Tanya pria tua dengan lembut, dari penglihatannya, ia tahu jika Xi Juan tidak berbohong yang artinya ada kultivator yang jauh lebih kuat darinya.


Yin Jing yang mendengar gurunya sangat lembut dan hormat bicara kini tersenyum tipis. Dugaan tidak salah jika kedua pemuda ini sesuatu.


“Hmm..!! Aku kesini untuk mencari informasi, bukan kesini untuk memberi informasi,” ucap Xi Juan langsung mengalihkan.


“Ah,, maafkan aku yang telah tua ini, jadi lupa menyuruh kalian untuk duduk, silahkan.” Ucap pria tua yang bernama Lou Feng.


Xi Juan mengangguk sambil melangkah ke kursi yang ada di depannya.


Setelah duduk. Xi Juan dan Lan Yuheng kini melirik ke arah depan, tepatnya Lou Feng.


“Baiklah satu pertanyaan mudah satu koin emas, satu pertanyaan sedang 5 koin emas, satu pertanyaan sulit 100 koin emas. Untuk pertanyaan VIP maka menggunakan Batu Kristal Energi.” Ucap Lou Feng menjelaskan.


“Hmm..!! Bagaimana aku tahu jika ada unsur penipuan? Karena setiap pertannyaan pasti bisa di manipulasi, yang mudah di katakan sulit.” Xi Juan menaikkan sebelah alisnya berkerut.


Yin Jing yang mendengar itu langsung menutup mulutnya. Ia kini semakin tertarik dengan Xi Juan, karena pemuda ini sangat cerdas serta pintar memainkan lidahnya untuk provokasi.


“Hmm..!! Kau boleh lihat daftarnya di sini nak, kau akan tahu nanti pertanyaanmu ini mudah, menengah, sulit atau VIP.” Lou Feng melempar sebuah kulit Binatang Buas yang masih di ikat.

__ADS_1


Dengan santai Xi Juan membukanya selama beberapa detik lalu menutupnya kembali.


“Langsung saja, apa kau tahu kemana orang ini?” Tanya Xi Juan menunjuk gambar kakaknya sambil melempar 5 koin emas.


__ADS_2