
“Jadi, apa kau tidak membawa kakakmu untuk melihat wanita itu, aku penasaran dengan wajahnya sehingga bisa membuatmu kehilangan kendali.”
Tubuh Xi Juan sedikit kaku saat mendengar pertanyaan Xi Luan.
Lan Yuheng dan Qin Ji kini menyadari ada yang salah dari tadi, tapi mereka hanya bisa terdiam sambil saling melirik satu sama lain.
“Hei, apa Nona Yue kehilangan kesuciannya ini adalah perbuatan kakak Juan?” Bisik Lan Yuheng di telinga Qin Ji.
“Hemm, aku tidak tahu. Tapi walau itu benar perbuatan Tuan muda, lalu apa? Tuan muda melakukan ini demi membantuku, jadi aku akan membantu Tuan muda walau nyawaku taruhannya,” balas Qin Ji dengan mata berkaca-kaca.
Pikirannya kini terbayang saat Xi Juan melakukan hal tadi demi dirinya, ia tidak bisa membayangkan pengorbanan Tuan muda demi dirinya ini.
“Tuan muda pasti menganggapku beharga dan ia seolah adalah sosok kakak yang selalu aku idam-idamkan dari dulu, yang selalu melindungi adiknya.” Gumam Qin Ji tersenyum bahagia.
“Hei,, apa kalian membicarakanku,” dengus Xi Juan.
Seketika Lan Yuheng dan Qin Ji menjadi gugup, mereka berdua saling dorong menggunakan bahu.
Xi Juan yang melihat kelakuan keduanya layaknya anak kecil hanya bisa tersenyum pahit.
“Baiklah, ayo kita lihat langkah apa yang di lakukan Klan Bangsawan Tang terhadap Klan Bangsawan Yue yang saat ini menuju kemari,” ucap Xi Juan bangkit dari tempat duduknya.
__ADS_1
Merekapun langsung keluar dari penginapan sekaligus rumah makan.
Tap tap..!!
Saat Xi Juan, Xi Luan, Lan Yuheng dan Qin Ji berjalan menuju Klan Bangsawan Tang. Banyak sekali berita tersebar tentang akan berahirnya Klan Bangsawan Tang karena telah melecehkan putri tunggal Patriak Klan Bangsawan Yue.
“Hei kau tahu, ini pasti rencana Klan Bangsawan Wei dan Klan Jin, mereka sengaja menyebar berita ini karena menginginkan Klan Bangsawan Tang musnah.” Bisik seorang pemuda dengan wajah loyo.
“Sttt..!! Jangan bicara di depan umum, bisa-bisa kau akan di bunuh oleh Klan Bangsawan Wei dan Klan Jin,” ucap temannya dan langsung menyenggol agar terdiam.
“Tapi aku memang benar ini pasti di sengaja, karena dari awal Klan Bangsawan Jin sudah bermusuhan dengan klan Tang. Untuk klan Bangsawan Wei, mungkin mereka benci karena sampai saat ini perjanjian mereka belum di bayar oleh klan Bangsawan Tang.” Sambung pemuda loyo dengan wajah kesal.
Emm emm..!!
Saat pandangan mereka mengarah ke suara getaran.
Betapa terkejutnya semua penduduk pinggiran ibukota Awan saat melihat pasukan milik Patriak klan Bangsawan Yue.
Dam dam dam..!!
Setiap pasukan melangkahkan kakinya, getaran langsung terasa.
__ADS_1
Xi Juan dan kelompoknya kini ikut menonton bersama penduduk.
Tanpa sengaja tatapan mata Xi Juan mengarah ke sosok yang ia kenal menggunakan baju perang lengkap dengan sebuah tombak di tangannya.
Wajah sosok yang tak lain Yue Qie terlihat dingin.
Para penduduk yang melihat Yue Qie juga ikut terpana, karena baru kali ini mereka melihat Yue Qie menggunakan baju perang lengkap dan menunggangi seekor Binatang Buas.
Saat Xi Juan melihat Yue Qie, tanpa sengaja tatapan Yue Qie mengarah ke Xi Juan.
Deg..!!
Detak jantung Xi Juan dan Yue Qie seketika berdegub lebih kencang dan bersamaan.
Dengan cepat Xi Juan menggunakan topi petaninya sambil menundukkan kepala.
Sementara Yue Qie langsung bergumam. “Mata itu, perasaan ini, aku yakin itu dia. Si sialan yang semalam telah merenggut kesucianku.”
Dengan cepat Yue Qie membalik kudanya untuk mencoba menangkap sosok yang ia lihat.
Tapi sosok mata yang ia lihat mengenakan topi petani kini sudah tidak ada.
__ADS_1
“Sial, aku akan menangkapmu lain waktu, tapi sebelum itu. Aku akan menghancurkan Klan Bangsawan Tang untuk mencoba menutupi rasa malu Klan Bangsawan Yue.”