Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Menggali Informasi Tentang Xe Lang


__ADS_3

“Langsung saja, apa kau tahu kemana orang ini?” Tanya Xi Juan menunjuk gambar kakaknya sambil melempar 5 koin emas.


Melihat gambar yang ada di kulit Binatang Buas, Lou Feng mengerutkan keningnya. Ia kini sadar jika pemuda yang ada di depannya ingin mempermainkannya.


“Apa kau ingin aku cincang anak muda, ingin mempermainkanku, akan ku buat kau menyesal,” ucap Lou Feng langsung mengeluarkan auranya yang tertuju ke Xi Juan.


Merasakan tekanan yang mengerikan. Xi Juan serta Yang Tan yang tertidur nyenyak langsung merasakan sesak.


“Sialan kau orang tua, kaulah yang ingin mempermainkanku, aku bertanya dengan baik-baik. Kau malah ingin menindas seorang bocah dan menuduh seolah aku disini adalah penjahat, sedangkan kau korban agar kau dapat memerasku bukan,” ucap Xi Juan dengan nada dingin.


Tatapan mata Xi Juan pun terlihat dingin dan niat membunuh keluar dari tatapan mata Xi Juan.


Lan Yuheng yang diam dan tidak merasakan apa-apa kini hanya bisa membuka tutup mulutnya.


Saat Lan Yuheng melihat gambar yang di tunjukkan oleh Xi Juan, dengan cepat Lan Yuheng bertindak.


“Eeh,, ini salah paham, ini salah paham,” ucap Lan Yuheng berulang kali.

__ADS_1


“Juan, kau mengeluarkan gambar yang salah, itu adalah gambarmu, bukankah rambut kakakmu bewarna hitam pekat,” ucap Lan Yuheng langsung membuat Lou Feng menarik auranya.


Sementara Xi Juan yang melihat gambar dirinya kini sedikit malu, tapi itu tidak menghilangkan bencinya ke Lou Feng karena telah menekannya sedemikian rupa.


Wuss..!!


Xi Juan kembali mengeluarkan gambar kakaknya Xi Luan, tapi sebelum memperlihatkannya ke arah Lou Feng. Xi Juan lebih dulu memastikan apakah gambar yang ia keluarkan benar atau salah.


Lou Feng yang melihat wajah mirip Xi Juan tapi dengan wajah sedikit lebih dewasa dengan rambut hitam kini terdiam.


Tapi ketertarikan Yin Jing saat melihat gambar Xi Luan sedikit berbeda. Tanpa ia sadari jika wajahnya kini sedikit merah merona.


Xi Juan yang menyadari itu sedikit jijik saat tahu isi otak Yin Jing, dalam hatinya Xi Juan tidak akan membiarkan kakaknya dekat dengan wanita ular di depannya ini.


“Hmm..!! Aku tidak dapat memastikan orang yang di gambar ini adalah dia, karena semalam aku hanya melihat sekelebat bayangan pergi menuju rumah Xe Lang, aku mengira itu bawahannya. Jadi aku mengabaikannya.” Ucap Lou Feng terdiam sesaat.


“Karena aku hanya menjual informasi sampai batas sulit saja, jadi aku tidak ingin terlalu terlibat masalah dunia luar. Khususnya masalah Xe Lang yang belakangan ini seperti ingin-” Lou Feng terhenti sambil menghela nafas.

__ADS_1


Beruntung ia tidak melanjutkan tentang Xe Lang, jika tidak ia akan rugi memberitahu Informasi VIP.


Sementara Xi Juan kini raut wajahnya berubah, yang awalnya dingin langsung tersenyum tipis. “Hem, jadi untuk Informasi VIP di peruntukkan bagi yang ingin memesan saja?” Tanya Xi Juan tahu jika saat ini pria tua di depannya sangat mata duitan dan perhitungan.


Lou Feng mengangguk santai sambil mengambil 5 koin emas yang ada di meja.


Brak..!!


“Ceritakan semua yang kau ketahui tentang kota ini serta Xe Lang tanpa terkecuali, aku yakin kau tidak akan menolak setelah melihat isinya,” ucap Xi Juan dengan santai melempar kantong kain.


Lou Feng yang melihat wajah sombong Xi Juan awalnya meremehkan. Bahkan Yin Jing ikut meremehkan.


Tapi wajah Lou Feng serta Yin Jing langsung berubah 180°


Kini mereka menganga tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Bahkan Lou Feng melihat Xi Juan dan isi kantong berulang kali.


“Si..Siapa kau sebenarnya?” Tanya Lou Feng kini mulai curiga.

__ADS_1


__ADS_2