
“Semua pasukan mundur, kita akan menunggu bala bantuan tiba baru melakukan serangan lagi,” ucap Jendral Yuan De memberi perintah.
Semua pasukan Jendral Yuan De langsung mundur secara perlahan.
“Sial, jika begini maka pihak Kekaisaran Yin pasti lebih dulu memasuki wilayah dalam Hutan Monster,” gumam Jendral Yuan De kini berdiri di salah satu puncak bukit sambil mengarah ke Hutan Monster.
***
Wilayah Dalam Hutan Monster.
Wung wung wung..!!
Dret..!!
Bom..!!
Terdengar suara dengungan dari tubuh Yang Tan, dan tak lama ia langsung membuka matanya yang membuat suara ledakan di sekelilingnya.
“Hahaha,, apakah ini yang namanya kekuatan absolute,” teriak Yang Tan di sertai tawa bahagia.
Bam..!!
Duar..!!
__ADS_1
Tubuh Yang Tan langsung terlempar ke bawah hingga membuat kawah cukup dalam akibat benturan tubuhnya dengan tanah.
Urgh..!!
“Apa salahku Juan, kenapa kau selalu memukulku di saat aku bahagia?” Teriak Yang Tan dengan nada cemberut di sertai memasang wajah jelek.
“Heng,, lihat perbuatanmu, jangan membuat keributan yang lebih besar lagi,” ucap Xi Juan mendengus.
Pandangan Yang Tan langsung melihat sekelilingnya yang luluh lantah, banyak pohon yang hancur atau kini tempat mereka berdiri telah rata dengan tanah.
“Eeh,, jadi ini ulahku ya?” Ucap Yang Tan menggaruk kepalanya dengan wajah canggung.
Tapi tak lama wajah Yang Tan berubah serius saat melihat wajah Xi Juan yang tersenyum kecil.
Wuss..!!
Tap tap...!!
Tak lama Lan Yuheng, Singa Api Merah dan Qin Ji menghampiri Xi Juan dan Yang Tan.
“Bocah, perbuatanmu ini,” wajah Singa Api Merah saat ini terlihat jelek, ia tak tahu mau memukul Xi Juan atau tidak saat ini.
Xi Juan melirik Singa Api Merah. “Nanti kita bicarakan kerugian yang harus aku bayar, untuk saat ini, Yang Tan kau pergi ke arah Barat, tanyai apa maksud kedatangan mereka kesini, jika niat mereka hanya ingin melihat fenomena petir kesengsaraan Yuheng, maka suruh mereka kembali saja.” Ucap Xi Juan mengalihkan perhatian ke Yang Tan.
__ADS_1
Yang Tan seketika memamerkan giginya, dengan segera ia membalik badannya. Tapi sebelum ia melesat. Yang Tan langsung bertanya. “Tapi jika mereka memaksa masuk, apa yang harus aku lakukan?”
“Bunuh, jangan sisakan satupun dari mereka. Karena niat mereka pasti ingin memanfaatkan Yuheng. Aku tak akan membiarkan orang-orangku di manfaatkan untuk kepentingan pribadi mereka.” Ucap Xi Juan dengan nada dingin.
Yang Tan seketika menyeringai kejam.
Wung..!!
Yang Tan melesat dengan kecepatan penuhnya hingga membuat udara di tempat Yang Tan berdiri tadi langsung terhembus ke wajah mereka semua yang masih berdiri di sana.
“Lalu sisanya tinggal mereka, aku sudah peduli di katakan orang jahat atau apalah itu,” berani menyakiti keluargaku, berani ingin memanfaatkan kami. Kematian masih telalu ringan untuk kalian semua,” ucap Xi Juan dengan niat membunuh yang besar keluar dari tubuh Xi Juan.
“Ooh anak ini berniat meratakan Daratan Timur rupanya,” gumam Singa Api Merah terlihat tidak terlalu peduli dengan kehancuran Daratan Timur, tapi ia lebih tertarik bagaimana cara Xi Juan membunuh orang-orang yang ada di Daratan Timur, khususnya Kekaisaran, Klan Bangsawan dan Sekte-sekte yang berada di sana.
“Yuheng, kekuatanmu kini sudah meningkat lagi akibat kesengsaraan petirmu, walau begitu, pengalaman bertarungmu masih belum terasah, inilah kesempatanmu untuk mengasahnya dan jangan ragu untuk membunuh mereka semua.” Ucap Xi Juan.
Setelah itu pandangan terahir Xi Juan mengarah ke Qin Ji.
“Qin Ji, tunggu aku menyelamatkan kakak ku dulu dan membereskan mereka, baru aku akan membantumu menjadi kultivator lagi. Karena peran kakak ku yang penting dalam pembangkitanmu.” Ucap Xi Juan dengan nada sedikit menghela nafas.
Qin Ji mengangguk di sertai senyuman tulus. “Terimakasih Tuan muda Juan,” ucap Qin Ji merasakan kehangatan keluarga yang ia impikan.
Xi Juan hanya mengangguk, ia pun langsung melayang sambil melirik Lan Yuheng yang saat ini wajahnya tersenyum lebar.
__ADS_1
“Ayo,” ajak Xi Juan langsung melesat ke arah pasukan Kekaisaran Yin yang bergabung dengan klan Bangsawan Klan dua.