
“Hehe,, jadi begini rasanya mendominasi seperti Juan,” kekeh Lan Yuheng dalam hati.
Lan Yuheng merasa sangat senang saat memukul wajah Han Fu hingga tidak di kenali lagi, ia juga tidak takut dengan klan atau ahli yang ada di belakang Han Fu.
Lan Yuheng tidak takut bukan karena mengandalkan Yin Jing atau Yin Jian yang berasal dari Kekaisaran Yin.
Lan Yuheng tidak takut karena ia merasa bisa melarikan diri jika di cari oleh klan Han.
...
Sementara Dan Zan kini membelalakkan matanya saat melihat kekejaman Lan Yuheng, tanpa terasa ia menelan ludahnya sendiri.
Beruntung ia hanya menghadapi pria tua itu saat menghadang anggota Kekaisaran, jika ia di hadapkan oleh para generasi muda tanpa belas kasih ini, ia berpikir mungkin nasibnya saat itu akan mengenaskan.
Tap tap..!!
Seketika banyak pasukan berpakaian pasukan kota dan klan Han.
Mereka yang mendengar adanya keributan langsung ke tempat kejadian. Pemimpin penjaga gerbang yang baru saja kembali dari rumah bordil langsung berjalan dengan angkuh.
“Siapa yang berani membuat kerusuhan di Kota Han haah?” Teriak pemimpin penjaga gerbang dengan nada arogan.
Seketika para penduduk yang masih di pos pintu masuk langsung berkeringat dingin.
__ADS_1
Kekuatan Pemimpin penjaga gerbang saat ini berada di Half Saint, sama dengan Dan Zan.
Semua tahu reputasi Han Bong sangat jelek di mata masyarakat, selain sering menindas rakyat kecil, ia juga sering mengambil gadis-gadis muda yang berasal dari desa saat akan mengadu nasib ke Kota Han.
Pandangan Han Bong kini mengarah ke Dan Zan, ia belum sadar jika pengawal pribadi Han Fu saat ini terbaring di tanah.
“Ka..Kau Dan Zan, berani sekali kau merampok di Kota ku,” teriak Han Bong menunjuk Dan Zan.
Pandangan Han Bong lalu beralih ke Lan Yuheng yang saat ini menginjak kepala seorang dengan pakaian klan Han.
Han Bong melihat itu tentu acuh walau tahu ada anggota klan Han di siksa, ia belum sadar jika yang kepalanya di injak adalah Tuan muda Klan Han.
“Heeh,, ada kepala babi di sini,” ejek Xi Juan tiba-tiba keluar dari gerbong kereta.
“Bocah kurang ajar, berani sekali kau mengejek yang tampan ini,” teriak Han Bon, saat berteriak ludah dari mulutnya muncrat kemana-mana.
Sementara para penduduk kota kini menahan tawa saat mendengar ejekan Xi Juan.
Tap tap..!!
Han Bong belum melakukan pergerakan karena ia tahu jika pasukan yang ia bawa masih jauh di bawah pasukan milik Dan Zan.
Setelah sampai ke tempat Lan Yuheng berada, Xi Juan mengeluarkan pedang biasa.
__ADS_1
Tangan kiri Xi Juan membentuk benang Qi yang sangat tipis, setelah itu benang tersebut menarik tubuh Han Fu.
Srett..!!
Dengan santai Xi Juan mencekik leher Han Fu sambil di arahkan ke Han Bong.
“Apa kau mengenal pemuda ini?” Tanya Xi Juan tersenyum tipis sambil menaikkan sebelah alisnya.
Saat berada di dalam gerbong, ia tentu mendengar semua pembicaraan mereka.
Sementara Han Bong yang mengenali wajah Tuan mudanya langsung melesat ke arah Xi Juan karena merasakan bahaya.
Crash..!!
“Aah kau terlambat sedetik,” ejek Xi Juan langsung memenggal kepala Han Fu lalu melempar tubuhnya ke arah Han Bong.
Glek..!!
Keheningan seketika terjadi di tempat tersebut saat Xi Juan membunuh Tuan muda klan Han tanpa pikir panjang.
Tanpa sadar beberapa dari mereka memegangi leher mereka sambil melangkah mundur.
“I..Iblis kau adalah Iblis berwajah manusia,” teriak Han Bong langsung melesat di penuhi oleh amarah.
__ADS_1