Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Datang Menggali Kuburan Sendiri


__ADS_3

Keringat dingin langsung membasahi wajah dan tubuh Song Jun.


“Sialan ternyata Harimau Taring Pedang bewarna putih yang di cari-cari oleh para penetua sekte ada di sini.”


“Dari auranya saja ia memiliki kekuatan yang sangat mengerikan, aku harus lari dari sini, ia sama sekali bukan lawanku,” gumam Song Jun langsung membalikkan badannya.


Song Jun saat ini masih belum sadar jika Xi Juan ada kepala Yang Tan dan di samping tubuh Yang Tan ada Xi Luan.


Jika ia menyadarinya maka ia pasti akan semakin mengutuk poster buronan yang terpampang di aula misi.


Wuss..!!


Tap tap..!!


“Heeh,, sudah jauh-jauh datang kemari, kau langsung ingin kembali?” Sebuah suara langsung menghentikan langkah kaki Song Jun.


Song Jun membalikkan badannya sambil menyilangkan pedangnya.


Trank..!!


Song Jun seketika mendengus saat di serang oleh pemuda yang tak lain Xi Juan.


“Orang lemah sepertimu sama sekali bukan lawanku, dan sebaiknya kau jangan menghalangi jalanku,” dengus Song Jun sambil memberikan sebuah ancaman.


Xi Juan hanya memiringkan kepalanya sambil mengeluarkan sebuah senyum mengejek.


“Kau tahu, saat kau sudah datang kesini maka tidak akan ada jalan kembali bagimu,” ucap Xi Juan seketika merubah ekspresinya dengan nada dingin.


“Setiap orang yang datang ingin membunuh ku maka akan aku balas dengan kematian yang menyakitkan,” Xi Juan langsung mundur dua langkah sambil berteriak keras.


“Yang Tan.”


Wuss..!!

__ADS_1


Sebuah cakar yang sangat besar seketika muncul dari atas kepala Song Jun.


Tubuh Song Jun seketika bergetar ketakutan saat melihat cakar Harimau Taring Pedang.


“Sialan, aku tak ingin mati seperti ini,” teriak Song Jun langsung mengerahkan semua kemampuannya.


“Teknik Pedang Racun.”


“Pedang Kalajengking Beracun tingkat dua,” teriak Song Jun.


Tak lama sebuah bilah berbentuk kalajengking langsung muncul lalu melesat ke arah Kaki kanan Yang Tan yang sedang terayun.


Gerr..!!


Yang Tan terdengar menggeram, tak lama kuku kuku Yang Tan memanjang layaknya pedang.


Crash..!!


Kuku Yang Tan seketika memotong bilah kalajengking layaknya tahu.


Song Jun yang masih memiliki semangat bertahan hidup kembali menyilang pedangnya.


Trank..!!


Krak krak..!!


Pedang Song Jun seketika retak dan sebentar lagi akan hancur.


Piar..!!


Crash..!!


Wuuss..!!

__ADS_1


Bom..!!


Argghh..!!


Seketika Song Jun yang terkena cakaran milik Yang Tan seketika terlempar hingga menabrak beberapa pohon.


Terdengar juga jerit teriakan Song Jun yang menderita luka parah.


Wuss..!!


Tap tap..!!


Tak lama para junior Song Jun muncul, mereka semua langsung membantu Song Jun.


Tatapan mata para Junior Song Jun mengarah ke Yang Tan dengan ganas.


Para Junior Song Jun yang belum mengetahui tentang Harimau Taring Pedang kini berniat menyerang Yang Tan bersama-sama.


Song Jun yang melihat itu seketika memiliki harapan untuk pergi dari sini.


“Haha para tikus bodoh, ayo serang dia. Biarkan aku pergi dari sini dan kematian kalian semua nanti akan di balaskan oleh para Penetua sekte,” gumam Song Jun tertawa dalam hati.


Sifat asli Song Jun seketika keluar saat ini, dengan santai ia menatap para juniornya dengan senyum hangat.


“Kalian semua serang Harimau bodoh ini bersama-sama, tadi aku ceroboh sehingga terkena serangannya secara diam-diam,” ucap Song Jun dengan pelan.


“Kau tenang saja Senior Song, aku pasti yang pertama kali memukulnya menggunakan paluku,” ucap salah satu junior Song Jun yang paling besar.


“Hmm..!! Mereka telah mencari masalah denganmu dan Sekte Racun, biarkan aku meracuninya hingga ia merasakan rasa sakit.” Sambung pria maskulin.


Semua para junior Song Jun seketika ingin menunjukkan kebolehan mereka di depan Senior mereka.


***

__ADS_1


Sementara Xi Juan dan Yang Tan kini tertawa terbahak-bahak saat mendengar dan melihat sikap sombong murid Sekte Racun ini.


“Mereka yang datang kesini hanya menggali kuburan mereka saja,” ucap Xi Luan datar sambil menggelengkan kepalanya.


__ADS_2