
Sosok laki-laki tua bersama laki-laki sedikit lebih muda berumur sekitar 50 tahun mengintip dari atas atap.
“Hmm..!! Apa sebaiknya kita kembali saja? Sepertinya kedua anak ini tidak mencurigakan dan tidak akan bisa menganggu rencana kita kelak,” ucap laki-laki tua dengan janggut sudah memutih.
“Hmm..!! Tunggu dulu, aku penasaran apakah kedua anak ini bisa mempelajari Teknik yang konon katanya pernah menjadi perebutan dunia persilatan,” ucap pria terlihat berumur 50 tahun yang tak lain Xe Lang.
“Hmm..!! Kau ini ngelantur ya, mana mereka bisa mempelajari Buku tidak berguna itu, siapapun tahu jika mereka memaksa mempelajari atau menutupi setiap tahap yang kurang akan langsung mati, jadi biarkan saja mereka mempelajarinya, jika mereka mati, itu bukan urusan kita. Ayo kembali,” ajak laki-laki tua itu sambil menggelengkan kepalanya.
Xe Lang mengangguk membenarkan, ia saja yang sudah memegang buku tersebut saat membunuh ayah Lan Yuheng tidak bisa mempelajarinya dalam waktu beberapa bulan ini.
Jika Lan Yuheng tahu orang yang membunuh keluarganya adalah sosok yang berpura-pura baik ini telah membunuh ayahnya, entah apa yang ia lakukan.
Xe Lang membunuh ayah Lan Yuheng alasan utamanya adalah buku yang di pegang oleh ayah Lan Yuheng dan alasan kedua adalah ia takut jika ayah Lan Yuheng menganggu rencananya kelak.
***
Waktu terus berlalu, malam berganti pagi, pagi berganti siang, siang berganti sore.
__ADS_1
Setelah kurang dari 24 jam, kini Xi Juan dan Xi Luan langsung membuka mata mereka secara bersamaan.
“Hmm..!! Teknik yang cukup mengerikan,” gumam Xi Luan dan Xi Juan bersamaan.
“Kak apa kita akan mengajari Lan Yuheng tentang teknik ini? Aku takut jika kita memberitahunya maka ia bisa memberitahu banyak orang cara mempelajari teknik mengerikan ini.” Tanya Xi Juan melalui telepati.
“Hmm..!! Kau sadar ya jika teknik ini sengaja di buat begini karena berbahayanya teknik ini,” balas Xi Luan.
Xi Juan mengangguk serius.
Xi Juan terdiam, alasan utama ia tidak terlalu menyukai Lan Yuheng adalah ia terlalu naif, walau ia melihat wajah Lan Yuheng berpura-pura kuat dan tegar. Xi Juan tahu jika Lan Yuheng sedikit kasihan kepada murid sekte racun serta Xin Deng saat ia membunuh mereka kemarin.
“Huuf,, rupanya aku akan menyiksanya lebih dulu agar ia paham dunia ini lebih kejam dariku,” gumam Xi Juan dalam hati.
“Yuheng, kau bisa masuk.”
Mendengar suara dari dalam, Lan Yuheng yang menguap kini menjadi segar kembali, dengan segera ia membuka pintu, lalu melangkah dengan tergesa-gesa.
__ADS_1
Tap tap..!!
Tapi langkah Lan Yuheng menjadi melambat di sertai wajah lesu saat melihat Xi Juan menggeleng serta memasang wajah pasrah.
“A..Apa kau tidak bisa mempelajarinya Juan?” Tanya Lan Yuheng sedikit tergagap, ia takut Xi Juan tersinggung oleh kata-katanya.
Tapi nyatanya Xi Juan kini tersenyum tipis, ia tak tahu di balik senyum Xi Juan ada maksud tertentu.
“Hmm..!! Aku tidak bisa mempelajarinya saat ini, jadi aku akan memberikanmu teknik yang telah di berikan oleh ayahku dulu, walau teknik ini masih di tingkat Fana, tapi ia memiliki daya serang yang meledak-ledak, apa kau menginginkannya?” Ucap Xi Juan bertanya sembari mempertahankan senyumnya.
Hmm hmm..!!
Dengan polos Lan Yuheng mengangguk. “Aku mau, aku mau, ayo ajari aku,” ucap Lan Yuheng bersemangat.
“Baiklah, tapi bukan di sini kita berlatih, ayo ikuti aku,” ajak Xi Juan keluar dari kamarnya.
Dengan semangat serta bertekad kuat, Lan Yuheng mengikuti langkah Xi Juan yang terus menerus tersenyum licik.
__ADS_1